Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OLAH RAGA » Jelang PON XX, Jumlah Cabor Belum Final, Ini Komentar KONI Pusat

Jelang PON XX, Jumlah Cabor Belum Final, Ini Komentar KONI Pusat

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sab, 2 Mar 2019
  • visibility 588
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pusat meminta kepada KONI Papua untuk segera memfinalisasi cabang-cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

Hal tersebut terungkap dalam rapat anggota tahunan KONI Papua yang digelar di Sahid Hotel, selama dua hari, 1 Maret – 2 Maret 2019. Rapat tahunan ini digelar untuk membahas sejumlah hal penting dan finalisasi penetapan cabor sekaligus nomor-nomor yang akan dipertandingkan, pelaksanaan TC, baik di dalam atau di luar negeri. serta berapa honor yang diberikan kepada atlet-atlet PON nantinya.


Wakil Ketua KONI Pusat, Mayjen TNI Purn Suwarno mengatakan, masih banyak masalah yang harus segera di benahi oleh KONI Papua jelang PON XX mendatang. Hal yang paling mendasar menurut Suwarno adalah terkait jumlah Cabor yang akan di pertandingkan pada PON XX mendatang.

“ Sebetulnya aturan di AD/RT sudah ada peratauran PON, sudah di putuskan disitu 2 tahun sebelum PON harus sudah di putuskan (jumlag cabor), nah awal nya kan ada 50 cabor, tapi ada usulan dari papua 38 cabor di  tambah cabor eksebisi Jawa Barat sebanyak 12, sekaligus menampung keinginan pengprov papua, “ Jelas Suwarno kepada wartawan, Jumat (01/02/19) malam.

Suwarno mengaku bila sejak dua tahun lalu pihaknya telah mengeluarkan edaran dari SK KONI, bahwa setelah pelaksanaan pemilukada dan pelantikan Gubernur, KONI Papua harus memberikan tanggapan tentang keinginan mengurangi beberapa cabang olah raga.

“ landasan kita adalah kalau cabang-cabang olah raga itu tidak di pertandingkan di PON maka tidak di lakukan pembinaan oleh KONI di daerah lain, karena KONI-KONI di daerah itu punya keterbatasan  berkaitan dengan penggunaan anggaran, “Beber nya.

Menurut Suwarno, ada komunikasi yang kurang tertata baik di dalam KONI Papua dengan Gubernur Papua terkait jumlah Cabor yang akan di pertandingkan.

“ Saya ada kekuatiran, bapak gubernur itu kurang mendapatkan informasi yang benar tentang cabang-cabang olah raga yang di kurangi itu memerlukan biaya yang sedemikian tinggi, paling venues yang berat adalah booling, kalau booling okelah kalau mau dikurangi ya tidak masalah, tetapi yang ada kaitannya dengan arung jeram, atlitnya kan tidak aneh-anah, tidak memerlukan akomondasi dan beberapa kebutuhan anggaran venues yang besar, kemudian koorpor, itu bola keranjang,  Bola keranjang itu hanya membutuhkan lapangan 20 x 40 lapangan rumput dan atlitnya juga kan tidak banyak, Jelas Suwarno.

Selain itu Suwarno juga menilai bila KONI Papua terlalu kuatir secara finalsial terhadap beberapa cabor sehingga ingin menghilangkan cabor seperti Hand Ball, Panjat Tebing dan terjun payung.

“ Handball, itu kan adalah cabang olah raga olimpic sport, kalau cabang olah raga olimpic sport tidak kita bina, trus bagaimana secara nasional kita menyiapkan atlit, panjat tembing, yang lalu panjat tebing berhasil menyumbangkan 3 emas, masa sich di papua tidak di ikutkan pertandingan, “ Jelas Suwarno

Suwarno juga mengaku Untuk cabor terjun payung dan gantol belum di masukkan dalam daftar cabor di PON XX padahal kedua cabang olah raga tersebut merupakan bagian dari cabang olah raga airo sport dan dirgantara, “ itu nanti pasti angkatan udara akan memberikan bantuan pesawat terbang dan sebagainya, “ Katanya.

Menurut Suwarno hasil rapat yang akan diputuskan dalam rapat di Papua ini nantinya akan dibawa dalam rapat anggota KONI pusat yang akan datang. Dirinya juga mengusulkan untuk setidaknya cabor PON yang akan dipertandingkan sebanyak 49 cabang olahraga.

“Kalau kita maunya sih 49 cabor karena cabor bowling disini mungkin karena anggarannya terbatas tidak akan diadakan. Harapan KONI mestinya bisa 49,” kata nya.


Dirinya juga berharap agar Provinsi Papua bisa memanfaatkan dengan maksimal dan efektifitas penggunaan waktu juga melakukan koordinasi-koordinasi dengan pihak terkait supaya ada kelancaran

“Jangan sampai ada masalah nanti kaitannya dengan mutasi dan lain sebagainya, selesaikan secara tuntas agar nanti tidak menjadi masalah di tim keabsahan maupun di dewan hakim pada saat pertandingan,” Pungkas Suwarno. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelapkan Aset Pemkab Keerom, Mantan Bupati Jadi Tersangka

    Gelapkan Aset Pemkab Keerom, Mantan Bupati Jadi Tersangka

    • calendar_month Sel, 29 Jun 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 3.812
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Penyidik Kepolisian Resor Keerom telah menetapkan Mantan Bupati Keerom berinisial MM sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan dalam jabatan. Penetapan tersangka dilakukan pada tanggal 25 Juni 2021 berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor : S.TAP / 08 / VI / 2021 / Reskrim. Baca Juga : Korupsi Dana Covid Senilai Rp 3,1 Miliar, Bupati […]

  • RUPTL Terbaru Berpotensi Tawarkan 91 Persen Green Jobs dari Sektor Pembangkit Listrik

    RUPTL Terbaru Berpotensi Tawarkan 91 Persen Green Jobs dari Sektor Pembangkit Listrik

    • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Jakarta, Topikpapua.com, – Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) 2025–2034 tidak hanya menjadi katalisator utilisasi Energi Baru Terbarukan (EBT) secara masif, tetapi juga menjadi motor penggerak terciptanya lapangan kerja dalam skala besar. Pemerintah memproyeksikan RUPTL terbaru ini berpotensi menghadirkan 1,7 juta lapangan pekerjaan, dengan 760 ribu di antaranya merupakan kategori green jobs […]

  • Lince Kogoya Jabat Ketua Panitia Konggres ke-19 PGBWP

    Lince Kogoya Jabat Ketua Panitia Konggres ke-19 PGBWP

    • calendar_month Jum, 15 Jan 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.187
    • 0Komentar

    Wamena, Topikpapua.com, – Panitia Kongres ke-19 Persekutuan Gereja-Gereja Baptis West Papua (PGBWP) Resmi dilantik oleh Badan Pelayan Pusat Persekutuan Gereja-Gereja Baptis West Papua (BPP-PGBWP) Kamis 14 Januari 2021. Lince Kogoya dipercayakan sebagai ketua panitia. Presiden Baptis West Papua Dr.Socrates Sofyan Yoman mengatakan perempuan Juga bisa seperti laki-laki dan perempuan juga mampu dan sanggup sebagai pemimpin. […]

  • Pelaku Utama Pemerkosaan dan Penganiayaan di Argapura Tertangkap

    Pelaku Utama Pemerkosaan dan Penganiayaan di Argapura Tertangkap

    • calendar_month Kam, 27 Jun 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 2.319
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Anggota gabungan Kepolisian Resor Jayapura Kota, berhasil membekuk pelaku utama pemerkosaan dan penganiayaan terhadap korban Anggrek (nama samaran) wanita berusia 20 tahun di Kelurahan Argapura Distrik Jayapura Selatan, beberapa waktu lalu. Selain mengamankan pelaku utama MJ (37), dua orang pemuda juga diamankan oleh tim Delta yakni BJ (19) YF (22), mereka yang […]

  • Enam Petak Rumah Dinas Kepolisian di Jayapura Terbakar

    Enam Petak Rumah Dinas Kepolisian di Jayapura Terbakar

    • calendar_month Kam, 17 Nov 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Belum hilang dari ingatan kita tentang si jago merah yang menghanguskan rumah susun (rusun) di Pasar Inpres Dok IX dan rumah di kawasan belakang Hotel Bunga Youtefa Abepura, pekan lalu. Kini, musibah kebakaran kembali terjadi di Kota Jayapura, tepatnya di perumahan dinas Kepolisian di Deplat yang berdekatan dengan bengkel Polda Papua depan […]

  • Muat 11 Penumpang, Pesawat Smart Air Mendarat Darurat di Perairan Nabire

    Muat 11 Penumpang, Pesawat Smart Air Mendarat Darurat di Perairan Nabire

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle topik papua
    • visibility 970
    • 0Komentar

    Nabire, Topikpapua.com, – Pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNS mengalami kecelakaan saat lepas landas dari Bandara Nabire, Papua Tengah, Selasa (27/1/2026), sekitar pukul 12.55 WIT. 13 Orang dinyatakan selamat dalam peristiwa tersebut. Pesawat yang dijadwalkan terbang menuju Kaimana itu dilaporkan mendarat darurat di laut setelah sempat melakukan manuver kembali ke arah bandara untuk pendaratan […]

expand_less