Liku Bolly : Jalan Trans Papua untuk Siapa…?
- account_circle topik papua
- calendar_month Kam, 14 Feb 2019
- visibility 1.246
- comment 0 komentar

Anggota Komisi IV DPR Provinsi Papua, Ireneus Liku W Bolly, SH / Salah Satu Ruas Jalan Trans Papua / Istimewa
Jayapura, Topikpapua.com, – Program Jalan Trans Papua yang di gaung-gaungkan sebagai salah satu mega proyek paling sukses yang di laksanakan oleh pemerintahan Presiden Jokowi ternyata masih menyimpan banyak pertanyaan yang harus di jawab.
Menurut salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua, dari Komisi IV yang membidangi Infrastruktur dan SDA, Ireneus Liku W Bolly, SH Mega Proyek Jalan trans Papua yang telah menghabiskan dana trilyunan rupiah, hingga kini belum berdampak positif bagi masyarakat Papua.
Dicontohkan Liku untuk jalan trans Papua dari Jayapura hingga Kabupaten Jayawijaya yang kabarnya adalah hasil kebijakan presiden Jokowi, Menurut nya, jalan tersebut sebenarnya adalah karya Presiden Soeharto, bukan Jokowi atau SBY.
“ Jalan trans Papua dari jayapura ke Jayawijaya kalau di klaim sebagai hasil kerja jokowi sepenuhnya juga tidak benar, karena saya juga sebagai pelaku pembukaan jalan tersebut, kalau bicara jalan trans jayapura hingga wamena itu penggagasnya bukan Jokowi atau SBY, tapi sudah ada sejak jaman Soeharto, “ Beber Liku.
Namun demikian mantan Kontraktor ini mengaku sepaham dengan apa yang di katakana oleh Jokowi terkait pembukaan jalan trans Papua untuk meningkatkan perekonomian rakyat Papua.
“ Saya setuju dengan pernyataan jokowi kalau ingin meningkatkan perekonomian masyarakat, infrastruktur jalan harus di bangun dulu, itu fakta yang betul, namun konsep pembangunan jalan di pulau jawa tidak bisa di terapkan di papua, karena dengan panjang ruas jalan 575 km ini tidak sebanding dengan jumlah penduduk di papua, “ Ungkap Liku.
Menurut Liku, Jalan trans papua jayapura-wamena sebaiknya Jangan hanya di buat untuk jalur trasportasi darat saja, tapi juga harus ada manfaat bagi warga pemilik hak ulayat tanah disana.
“ Pembukaan jalan trans papua dari jayapura ke wamena ini Goal nya apa..? apa manfaat nya bagi masyarakat papua..? kalau hanya untuk menyambungkan antara jayapura dengan wamena berarti sama saja dengan era Soeharto, jangan – jangan nanti setelah buka, di pakai beberapa tahun, trus ada penembakan jalan itu tidak di pakai lagi dan kembali di tumbuhi ilalang, kan sayang, “ beber nya.
Menurut Liku, Pemerintah pusat dan daerah harus duduk sama-sama untuk menyamakan persepsi dan memikirkan suatu Grand desain apa yang cocok di bangun di sepanjang jalan itu. Apa yang harus di buat untuk meningkatkan perekonomian warga.
Liku mencontohkan bila di era pemerintahan presiden Soeharto jalan tersebut di buat dan di barengi dengan program transmigrasi, “Nah kalau sekarang program apa yang mengikuti pembukaan jalan tersebut, “ kata Liku.
Menurut Kader Partai Gerindra tersebut, sebaiknya saat pembukaan jalur jalan di ikuti juga dengan pembukaan luasan pertanian atau peternakan atau indrustri perkebunan, “ tanah nya tetap milik masyarakat adat, namun pengelolaan nya kerjasama dengan pihak ketiga, “ Imbuh nya.
“ Jadi masyarakat tidak kehilangan hak ulayat tanah, namun tanah tersebut bisa menghasilkan buat mereka dan infestor tapi juga dengan adanya industri di sepanjang jalan tersebut akan menumbuhkembangkan perekonomian warga, “ Jelas Liku.
Liku Menambahkan bila pembukaan jalan tersebut di barengi dengan pembukaan industri, secara otomatis pergeseran penduduk juga pasti akan terjadi, “Pastinya kalau ada industri di sepanjang jalan itu kan nanti akan diikuti dengan pertambanhan penduduk, otomatis akan di bangun juga pos-pos polisi, pos TNI, nah kalau sudah aman maka jalur itu pasti akan ramai di lalui oleh kendaraan, “ Pungkas Ireneus Liku W Bolly. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




