Kapolda Akui Aparat Sudah Kuasai Perkampungan di Tembagapura
- account_circle topik papua
- calendar_month Jum, 13 Mar 2020
- visibility 720
- comment 0 komentar

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw /ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw mengaku hingga jumat malam, pihaknya telah berhasil menguasai beberapa kampung di distrik Tembagapura. Kampung-kampung tersebut adalah, Opitawak, Banti wa, Banti 1, Banti 2, dan kampung Utikini.
“ Kami sekarang sudah menguasai kampung-kampung yang kemaren sempat di masuki oleh kelompok itu, dan situasinya sekarang sudah lebih baik, , “ Ungkap Irjen Paulus kepada Redaksi Topik, Jumat (13/03/20) malam.
Walau demikian, Kapolda mengaku hingga kini masih ada gangguan dari KKB, “ Berdasarkan laporan yang saya terima dari Polsek Tembagapura, hingga kini masih ada gangguan di beberapa tempat, seperti di daerah Opitawak atau di sekitar gunung botak. Itu artinya bahwa kelompok ini masih berada di sekitar distrik Tembagapura, entah apa rencana mereka, yang jelas kami terus memantau mereka, “ Kata Paulus.
Irjen Paulus menegaskan bila pihaknya akan terus mengamankan kampung-kampung di sana dan akan menindak tegas kelompok KKB yang masih bertahan disana hingga suasana kembali aman.
“ Kami akan terus melakukan penegakan hukum, baik itu mengamankan kampung-kampung di sana dan mengejar kelompok-kelompok itu, kenapa…, ya karena mereka itu sangat menakutkan warga disana, mengkuatirkan warga, “ Tukas Kapolda.
Total Pengungsi Capai 1700 Orang
Berdasarkan data dari polsek Tembagapura, di laporkan hingga jumat (13/03/20) malam jumlah pengungsi telah mencapai angka 1700 orang lebih.
“ Hingga malam ini dari data yang saya terima sudah 1700 lebih jumlah masyarakat yang memilih turun ke timika. Kesadaran itu justru hadir dari masyarakat, bukan kami yang menghimbau mereka untuk keluar dari kampung, “ Jelas Kapolda.
Kapolda juga mengatakan bila pihaknya di bantu Pemkab Mimika dan PT Freeport Indonesia hanya memfasilitasi warga yang ingin turun ke Timika.
“ Kami sifatnya membantu dan memfasilitasi saja ya.., kami tidak meminta atau bahkan memaksa mereka untuk turun.., itu kemauan mereka sendiri, “ Pungkas Kapolda. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




