Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri / Nug

Jayapura, Topikpapua.com, –  Polda Papua akhirnya menetapkan Bupati Mamberamo Raya, DD, sebagai tersangka kasus korupsi dana covid-19 pada tahun anggaran 2020.

Hal ini merupakan pengembangan dari penetapan SR yang merupakan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Arsip Daerah (BPKAD) Mamberamo Raya, sebagai tersangka pada kasus yang sama.

Baca Juga : Racik Cairan Disinfektan dari Wipol dan Bayclin, Pengusaha Masuk Bui

“Saya sudah pastikan Bupati Mamberamo Raya sudah jadi tersangka,” ujar Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri, di Jayapura, Selasa (29/06/21).

Untuk langkah lanjutan terhadap DD, terang Fakhiri, Polda Papua masih menunggu persetujuan dari Menteri Dalam Negeri.

Ia meyakini, persetujuan dari Mendagri akan segera keluar sehingga Polda Papua akan mengambil langkah lanjutan dari penetapan tersangka tersebut.

Baca Juga : Ketagihan Judi Online, Pegawai Bank Papua Korupsi Miliaran Dana Nasabah

“Kita tinggal tunggu mekanisme, Polda Papua akan menyurat ke Kapolri untuk meminta persetujuan dari Mendagri. Kita sudah berkomunikasi dengan bapak Mendagri, beliau bahkan menunggu,” Jelas Fakhiri.

Menurutnya, bila sudah ada petunjuk dari Mendagri Polda Papua akan segera menahan tersangka DD.

Baca Juga : Polda Papua Siap Tindak lanjuti Laporan PPATK Soal 80 Aliran Dana Mencurigakan di Papua

“Kalau sudah ada persetujuan dari bapak menteri, langsung kita akan lakukan penahanan,” kata dia.

Selain itu, Fakhiri menyebut, kasus tersebut tidak akan berhenti hanya sampai DD saja.

Baca Juga : Ini Daftar 16 DPO Kasus Korupsi di Papua, 2 Diantaranya Mantan Bupati

Akibat korupsi dana covid-19 di kabupaten mambramo raya, dugaan kerugian negara mencapai Rp 3,1 miliar.

Dari pengembangan kasus ini, Polda Papua juga telah menahan satu orang kontraktor, JH, karena membuat disinfektan palsu senilai Rp 450 juta. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here