Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » TNI Sebut KKSB di Intan Jaya Gunakan Warga Sipil Sebagai Tameng Hidup

TNI Sebut KKSB di Intan Jaya Gunakan Warga Sipil Sebagai Tameng Hidup

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Senin, 12 Okt 2020
  • visibility 885
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com, – Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Kol. Czi IGN Suriastawa mengaku KKSB di Intan jaya  menggunakan masyarakat sipil sebagai tameng hidup saat menyerang pos-pos TNI.

Hal tersebut disampaikan Kol. Suriastawa paska aksi penyerangan KKSB terhadap pos koramil persiapan di distrik Hitadipa pada hari minggu siang.

“ Terlihat jelas melalui teropong SPR-2  ada beberapa orang masyarakat di bawah tekanan  KKSB harus tunduk pada perintahnya untuk ikut bergerak mendekati posisi koramil, dengan harapan bila ada korban maka TNI akan diberitakan menembak masyarakat,”Ungkap Kol. Suriastawa lewat rilis yang di terima Redaksi Topik, Minggu (11/10/20) malam.

Dijelaskan Kapen Suriastawa, mengetahui adanya warga sipil yang dijadikan tameng hidup oleh KKSB, maka pihaknya membalas dengan tembakan tak terarah dengan tujuan untuk menjauhkan warga sipil dari KKSB tersebut.

“Harapan kami masyarakat yang dibawah tekanan KKSB tersebut menjauh dari lokasi, sehingga akan terlihat jelas mana KKSB  dan mana yang masyarakat, “ujar Kapen.

Diakui Kapen, serangan terhadap pos koramil persiapan terjadi muali pukul 13.00 hingga pukul 15.30 wit, “sekitar Pukul 15.30 WIT sudah tidak terdengar lagi suara tembakan dari Pihak KKSB yang berada di ketinggian Kampung Balamay, masyarakat yang dibawah tekanan KKSB tersebut juga sudah bergerak menjauh dari koramil tersebut, “Jelasnya.

Paska penyerangan tersebut, Kapen mengaku tak ada korban jiwa ataupun korban luka.

“ Dengan kejadian ini kita mengharapkan agar KKSB menghentikan metode tameng hidupnya dalam melakukan aksinya, dan dapat saya sampaikan Koramil Hitadipa disiapkan untuk membantu percepatan pembangunan di wilayah hitadipa. Bila KKSB terus mengganggu, secara tidak langsung akan menghambat kemajuan masyarakat karena harus selalu siaga untuk mangantisipasi aksi gangguan susulan KKSB.  “Pungkas Kol. Suriastawa. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less