CTK dan YK bersama barang bukti kotak amal yang dicuri / ist

Jayapura, Topikpapua.com, – Enam kali lolos saat melakukan aksi pencurian sepeda motor, CTK (16 Tahun) justru tertangkap saat mencuri kotak amal di sebuah tempat ibadah di kota jayapura. CTK diamankan bersama rekannya YK (21 tahun), Senin (22/03/21).

Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota, AKP Handry M. Bawiling menjelaskan bila penangkapan CTK dan YK berawal pada saat salah satu petugas rumah ibadah menghubungi anggota opsnal Reskrim Polresta bahwa pelaku pencurian terkait laporan polisi yang pernah dilaporkan sebelumnya sudah diamankan diseputaran kloofkamp Distrik Jayapura utara.

Baca Juga : Pencuri Kelas Kakap di Wilayah Entrop Hamadi Akhirnya Masuk Sel

“Mendapatkan informasi tersebut tim opsnal yang dipimpin Kanit Opsnal Aipda A. Serosero langsung bergerak ke TKP untuk mengambil pelaku yang telah diamankan berikut barang bukti 1 (satu) buah kotak amal,” ujar AKP Handry, Rabu (24/03/21).

Dari hasil pemeriksaan awal, YK dan CTK mengakui bahwa benar mereka lah yang melakukan pencurian kotak amal pada 22 maret 2021 sekitar pukul 03.35 Wit di salah satu rumah ibadah yang ada di kelurahan Gurabesi.

“Keduanya juga mengakui bahwa dalam aksi yang dilakukan mereka tidak sendiri melainkan dibantu oleh beberapa teman. Tim masih akan melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya dan barang bukti lain yang masih di simpan oleh rekan pelaku,” kata Handry.

Baca Juga : Sepekan Diburu, Dua Spesialis Pencuri Motor Akhirnya Terciduk Polisi

Ia memastikan, timnya akan terus memgembangkan kasus tersebut hingga semua pelaku tertangkap.

Untuk diketahui CTK  juga merupakan Spesalis pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang sudah enam kali melakukan pencurian motor di seputaran kloofkamp distrik jayapura Utara.

Selain itu, saat ditangkap, polisi juga memgamankan barang bukti sebuah motor yang diduga hasil curian.

“Tim opsnal akan melakukan pengembangan terkait BB motor yang sudah di jual oleh temannya yang telah dikantongi identitasnya untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan,” kata Handry. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here