Upacara serah terima Danlanud JAD Merauke dari Kolonel Pnb Herdy Arief Budiyanto, S.E. kepada Kolonel Pnb A. Gogot Winardi, S.T /ist

Merauke, Topikpapua.com, – Panglima Komando Operasi Angkatan Udara III (Pangkoopsau III) Biak, Marsda TNI Bowo Budiarto, S.E. CHRMP melantik Kolonel Pnb A. Gogot Winardi, S.T sebagai Komandan Lanud J.A. Dimara Merauke, menggantikan pejabat lama, Kolonel Pnb Herdy Arief Budiyanto, S.E. Pergantian jabatan ini berlangsung di gedung serba guna Mako Lanud J.A. Dimara, Jumat (30/7/2021).

Pergantian jabatan ini, merupakan tindak lanjut dari Keputusan Kasau Nomor: Kep/23-PKS/VII/2021 tanggal 28 Juli 2021 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan Di Lingkungan TNI AU.

Baca Juga : Gubernur Papua : Peristiwa di Merauke adalah Pembelajaran Bagi Aparat Penegak Hukum

Pada kesempatan tersebut, Pangkoopsau III menyampaikan bahwa, pelaksanaan serah terima jabatan ini seharusnya belum terjadi, namun harus dilaksanakan karena adanya sikap dan tindakan yang berlebihan yang dilakukan oleh 2 oknum anggota Lanud Dma terhadap warga sipil pada senin 26 Juli lalu.

Pangkoopsau III menilai, pergantian Danlanud Dma merupakan resiko atau tanggung jawab selaku komandan satuan.

“Sertijab Danlanud J.A. Dimara ini, seharusnya belum terjadi, tapi itulah resiko pekerjaan yang merupakan tanggung jawab kita semua,” ujar Pangkoopsau III, usia acara pelantikan.

Baca Juga : Sekda Flassy : Masyarakat Papua Jangan Terprovokasi Peristiwa di Merauke

Pangkoopsau III berharap, kejadian serupa tidak terulang lagi dan menjadikannya sebagai bahan intropeksi dan evaluasi untuk pelaksanaan tugas mendatang.

Kepada Danlanud Dma yang baru saja dilantik, Pangkoopsau III menegaskan, agar segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab selaku komandan, serta melakukan pendekatan dan pengamanan melekat terhadap seluruh personel.

“Kenali dan pelajari permasalahan yang telah terjadi, semoga tugas saudara selaku komandan yang baru dapat berjalan dengan baik,” pungkas Pangkoopsau III.

Sebelumnya dikabarkan terjadi penganiayaan oleh dua oknum TNI-AU terhadap seorang warga merauke.

Berawal saat kedua anggota TNI AU hendak membeli makan disalah satu rumah makan padang yang ada di jalan raya Mandala–Muli, Merauke.

Pada saat bersamaan terjadi keributan seorang warga dengan penjual bubur ayam yang lokasinya berdekatan dengan rumah makan padang tersebut.

Kedua anggota yang datang lalu berinisiatif melerai keributan dan membawa warga yang membuat keributan tersebut ke luar warung.

Namun pada saat mengamankan warga tersebut, kedua oknum TNI AU melakukan tindakan yang dianggap berlebihan terhadap warga. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here