PAN Dukung 7 Kandidat Pilkada di Papua, 4 Paslon Kantongi B1KWK

0
Sekretaris DPW PAN Papua, Yulianus Rumbairusi/Ist

Jayapura, Topikpapua.com –  Partai Amanat Nasional (PAN) telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) dan rekomendasi kepada tujuh pasangan bakal calon (Balon) Pilkada 2020 di Papua.

Menurut Sekretaris DPW PAN Papua, Yulianus Rumbairusi, empat diantaranya telah mengantongi B1KWK atau Surat Keputusan (SK) partai politik tentang persetujuan paslon dari Partai Amanat Nasional (PAN).

“Ada tujuh daerah yang kita berikan dukungan, tiga pasangan dalam bentuk rekomendasi, dan 4 pasangan telah menerima B1KWK,” kata Rumbairusi, kepada Redaksi Topik, Sabtu (08/08/2020) pagi.

Wakil Ketua DPR Papua ini merincikan, untuk 4 pasang calon yang telah mengantongi B1KWK, diberikan kepada Abock Busup – Yulianus Heluka di Kabupaten Yahukimo, pasangan Lakius Peyon – Nahum Mabel di Kabupaten Yalimo, pasangan Obet Rumabar – Daud Marisan di Kabupaten Supiori dan Ollen Ostal Dalimboa-Jack Imbiri di Pilkada Kabupaten Waropen.

 “ Untuk calon Empat Kabupaten ini,  kita mengusung tiga kader PAN dari Yahukimo, Supiori dan Kabupaten  Yalimo,” katanya.

Sementarara, untuk rekomendasi diberikan kepada pasangan Incumben, Elisa Kambu – Thomas Eppe Safanpo di Kabupaten Asmat, pasangan petahana Constan Oktemka – Decky Deal di Kabupaten Pegunungan Bintang,  dan pasangan Yufinia Mote – Muhammad Darwis di Pilkada Kabupaten Nabire.

“Untuk sementara tiga pasangan calon ini masih rekomendasi, dan tengah menunggu SK dalam bentuk B1KWK. Semoga dalam waktu dekat ini,” katanya.

Para calon yang telah mengantongi B1KWK maupun rekomendasi itu, kata Rumbairusi , diusulkan DPD sebagaimana,  kapasitas, popularitas, kelayakan dan dianggap mampu untuk menang. Dimana terdapat sebagian calon yang juga di usung berdasarkan hasil survey di tingkat daerah.

“Memang terhadap beberapa kabupaten dilakukan survey seperti di Waropen dan Supiori. Namun ada juga teman-teman yang mengusulkan calon yang dianggap berpeluang besar menang,  maka calon itulah yang didorong ke DPW dan DPP,” jelasnya.

Lanjutnya, DPP telah memberi kewenangan sepenuhnya kepada DPW untuk tahapan rekruitmen calon yang menggunakan perahu PAN,  termasuk tanpa mahar untuk kader.

“PAN telah berkomitmen untuk tidak mempersulit bakal calon,  kami lebih fleksibel, apalagi menerapkan mekanisme yang bertele-tele, jika kandidat yang dianggap mampu, maka calon itu yang kita didorong,” jelasnya.

Intinya kata Rumbairusi , semua beranjak dari pengalaman dan evaluasi partai. Sehingga DPP memberikan mandat lebih kepada DPW secara khusus untuk Ketua DPW, Abock Busup, dalam hal rekruitmen kandidat Pilkada untuk 11 Kabupaten di Papua.

“Kami sampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan DPP untuk kami. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, kami berharap kandidat yang diusung ini bisa berkompetisi, dan memberikan kemenangan di Pilkada 2020 nanti,” jelasnya. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here