Pasien Corona di Hotel Sahid Menurun, BTM Minta Inspektorat Lakukan Audit
- account_circle topik papua
- calendar_month Jum, 14 Agu 2020
- visibility 542
- comment 0 komentar

Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano / ist
Jayapura, Topikpapua.com – Walikota Jayapura, Benhur Tomy Mano meminta Inspektorat melakukan audit, dalam hal penggunaan Hotel Sahid sebagai rumah isolasi Pasien Corona di Kota Jayapura.
“Akan diaudit oleh Inspektorar Kota supaya transparan,” kata Walikota, Jumat (14/08/20).
Walikota mengatakan pemkot akan menutup aktivitas penanganan pasien alias tidak menerima pasien Corona di Hotel Sahid per 20 Agustus mendatang.
“Jumlah pasien semakin menurun, jadi kita tidak terima pasien lagi di sana, dan pasien yang tersisa akan di titipkan di Rumah Sakit atau Isolasi mandiri,” kata BTM.
BTM menambahkan sekitar 4 bulan terakhir, Pemkot Jayapura melalui Gugus Tugas Covid-19, menggunakan Hotel Sahid, untuk penanganan pasien positif tanpa gejala termasuk paramedis.
“Selama ini Pemkot bloc semua kamar hotel untuk digunakan para pasien dan para dokter dan perawat,” kata BTM.
Untuk diketahui, sejak wabah Corona merebak di Kota Jayapura, Pemkot melakukan berbagai upaya penanganan, termasuk salah satunya Tes Rapid Massal, hingga menyebabkan membludaknya pasien Corona di Kota Jayapura.
Pemkot sendiri telah menggunakan Hotel Sahid sejak Mey 2020 lalu hingga saat ini, dimana jumlah keseluruhan pasien yang pernah di rawat mencapai 725 pasien, dengan durasi perawatan 1 minggu paling cepat bahkan ada pasien yang menjalani perawatan hingga satu bulan. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




