Keren! Berobat di RSUD Abepura, Pasien Tak Lagi Beli Obat Diluar
- account_circle topik papua
- calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
- visibility 360
- comment 0 komentar
- print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abepura, Kota Jayapura, mulai menerapkan sistem darurat pengadaan obat untuk mengatasi persoalan kekosongan stok di instalasi farmasi. Melalui kebijakan ini, pasien tidak akan lagi diberikan salinan (copy) resep untuk membeli obat di luar.
Direktur RSUD Abepura, Daisy Urbinas, mengatakan pihak rumah sakit telah menjalin kerja sama dengan salah satu distributor obat guna memastikan kebutuhan obat pasien tetap terpenuhi, terutama dalam situasi darurat pelayanan medis.
“Secara khusus untuk RSUD Abepura, kami sudah bekerja sama dengan salah satu distributor obat untuk situasi emergensi pelayanan. Jika ada obat yang stoknya habis di farmasi, maka pasien atau keluarga tidak lagi diberikan kopi resep untuk mencari obat di luar,” kata Daisy usai bertemu dengan Gubernur Papua di Kota Jayapura, Kamis (12/3/2026).
Ia menjelaskan, melalui mekanisme baru tersebut, seluruh proses pengadaan obat saat terjadi kekosongan stok akan ditangani langsung oleh manajemen rumah sakit.
“Sementara salinan resep pasien akan diproses secara internal melalui koordinasi antara instalasi farmasi, bidang teknis, bagian keuangan atau BPK rumah sakit, hingga direktur,” jelasnya.
Menurut Daisy, setelah seluruh proses dilakukan, kemudian manajemen rumah sakit akan langsung menghubungi distributor untuk menyediakan obat yang dibutuhkan pasien.
“Jika stok farmasi kami habis, rumah sakit yang akan mengambil langkah dengan menghubungi distributor. Obatnya diantar langsung ke rumah sakit dan pembayarannya juga dilakukan oleh pihak rumah sakit,” ujarnya.
Ia menegaskan kebijakan ini diterapkan agar pasien tidak lagi terbebani mencari obat sendiri akibat keterbatasan stok di rumah sakit.
Daisy juga mengakui sebelumnya masih terdapat pasien yang menerima salinan resep untuk membeli obat secara mandiri di luar rumah sakit. Namun, biaya yang telah dikeluarkan pasien tersebut telah diganti oleh pihak RSUD Abepura.
“Kecuali beberapa minggu lalu ada masyarakat yang sempat menerima kopi resep, biaya yang mereka keluarkan sudah langsung diganti oleh RSUD Abepura,” katanya.
Melalui sistem pengadaan cepat ini, manajemen RSUD Abepura berharap pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kota Jayapura dapat berjalan lebih optimal, terutama dalam menjamin ketersediaan obat bagi pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua





Saat ini belum ada komentar