Tinjau SLB Biak, Gubernur Fakhiri Siap Tingkatkan Kualitas Infrastruktur dan Tenaga Pengajar
- account_circle topik papua
- calendar_month 23 jam yang lalu
- visibility 86
- comment 0 komentar
- print Cetak

Biak, Topikpapua.com, – Gubernur Papua, Matius D Fakhiri menegaskan komitmennya untuk meningkatkan perhatian terhadap sekolah luar biasa (SLB) di berbagai wilayah Papua, termasuk SDLB di Kabupaten Biak Numfor.
Hal itu disampaikan saat Gubernur Fakhiri beserta wagub Rumaropen melihat kondisi Sekolah dan anak-anak berkebutuhan khusus di SLB Seireri, Sabtu (23/05/2026) pagi.
Menurut Gubernur Fakhiri, anak-anak berkebutuhan khusus membutuhkan dukungan pendidikan yang memadai, baik dari sisi fasilitas maupun tenaga pendidik guna memastikan kebutuhan mereka dapat dipenuhi secara bertahap.

“akan mengupayakan pemerataan layanan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus agar mereka memperoleh hak pendidikan yang setara dengan anak-anak lainnya,” tegasnya.
Dalam penyusunan anggaran perubahan tahun ini, kata Gubenur, Pemerintah Provinsi Papua akan memprioritaskan pemenuhan fasilitas dan tenaga guru sekolah yang masih kurang.
“Kami akan masukan dalam anggaran perbaikan supaya bisa meningkatkan kualitas proses belajar mengajar bagi siswa berkebutuhan khusus di Papua,” ujarnya.
Selain pembangunan dan penyediaan fasilitas, Gubernur Fakhiri juga menaruh perhatian terhadap kesejahteraan dan kualitas tenaga pendidik SLB.

Ia menilai guru-guru di sekolah luar biasa memiliki tanggung jawab dan kemampuan khusus dalam mendidik anak berkebutuhan khusus, sehingga perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.
“Saya salud dan terima kasih kepada para guru yang mau mengabdi di SLB, baik yang di Biak maupun di seluruh Papua, kalian hebat” ungkap Fakhiri.
Dirinya berharap dengan kunjungan ke SLB dan melihat langsung kondisi serta mendengar keluh kesah para pendidik pihaknya dapat memberikan solusi, sehingga dapat menciptakan layanan pendidikan yang lebih inklusif dan merata bagi seluruh anak di Papua tanpa terkecuali. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua





Saat ini belum ada komentar