Solusi Konektivitas Wilayah, Gubernur Fakhiri Siap Hadirkan Kereta Api di Papua
- account_circle topik papua
- calendar_month Sel, 14 Apr 2026
- visibility 148
- comment 0 komentar

Jakarta, Topikpapua.com, – Gubernur Papua, Matius D Fakhiri menepati janji politiknya untuk menghadirkan kereta api di Papua. Kepastian tersebut terungkap saat pertemuan dengan jajaran direksi PT Kereta Api Indonesia di Jakarta, Selasa (14/4/2026) malam.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam mewujudkan janji politik pasangan Mariyo menjawab konektivitas antarwilayah di Papua sebagai salah satu solusi meningkatkan perekonomian masyarakat di Papua.
“Rencana menghadirkan kereta api di wilayah timur Indonesia itu juga tidak lepas dari perhatian pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto,” ungkap Gubernur Fakhiri usaienggelar pertemuan.

Menurut Fakhiri, meskipun rencana awal pembangunan kereta api hanya mencakup rute Kota Jayapura hingga Kabupaten Jayapura, hal tersebut merupakan pijakan penting dalam mewujudkan impian besar masyarakat Papua dan bakal merata di seluruh Papua.
” Semoga proyek ini dapat menjadi awal dari pengembangan jaringan transportasi yang lebih luas, sehingga mampu meningkatkan konektivitas dan mempercepat pembangunan di Papua. Nantinya Kereta api bukan hanya untuk transportasi bagi masyarakat, namun bakal dijadikan angkutan mobilisasi barang,” ujar Fakhiri.
Jika tidak berhalangan, kata Fakhiri, akhir bulan April Tim ahli dari PT KAI yang didampingi tim khusus dari Provinsi Papua bakal melakukan survei rute yang dijadikan rel kereta api.
Sementara itu, Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasydin, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur Fakhiri beserta rombongan ke kantor KAI.
Ia menilai inisiatif Gubernur Fakhiri untuk menghadirkan kereta api di Papua adalah langkah positif dalam mendorong percepatan pembangunan di Papua.

Bobby menambahkan bahwa pembangunan kereta api di Papua bukan hanya soal transportasi, tetapi juga bagian dari upaya membangun peradaban dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dari sisi ekonomi, kehadiran kereta api diyakini dapat membuka akses baru, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ucap Dirut PT KAI.
Dirut menegaskan bahwa pembangunan kereta api di Papua sejalan dengan visi dan harapan Presiden Prabowo Subianto, yang menginginkan pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Papua.
“Nantinya kehadiran Kereta api merupakan implementasi pemerataan untuk kesejahteraan dan itu yang disampaikan Bapak Presiden Prabowo,” jelasnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




