Kasus Positif C-19 di Biak Meningkat Drastis, Pemkab Rencanakan Rapid Massal
- account_circle topik papua
- calendar_month Ming, 10 Mei 2020
- visibility 842
- comment 0 komentar

Kepala Sekretariat Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Biak Numfor, Markus O. Masnembra sat memberikan keterangan pers / ist
Biak, Topikpapua.com, – Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Biak Numfor meningkat drastis. Berdasarkan laporan dari Tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Biak Numfor ada penambahan 12 kasus baru. Hingga Minggu 10 Mei 2020 total komulatif kasus positif C-19 di Biak sebanyak 23 Kasus.
“Dari 16 spesimen swab yang telah diperiksa di Laboratorium Litbangkes Jayapura, 12 diantaranya dinyatakan positif terkonfirmasi tertular Virus Corona, sementara 4 lainnya hasilnya negative, “Ujar Kepala Sekretariat Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Biak Numfor, Markus O. Masnembra, kepada Pers, Minggu (10/05/20) siang.
Dengan tambahan 12 kasus baru yang positif tersebut, sat ini di Kabupaten Biak Numfor sudah ada 23 orang dinyatakan positif tertular Virus Corona.
“Saat ini ada 25 orang pasien Virus Corona yang sementara dirawat di RSUD Biak, 2 pasien lainnya adalah rujukan dari Kabupaten Supiori, “Kata Markus.
Dijelaskan Markus, dari 50 spesimen swab yang dikirim ke Litbangkes Jayapura, 16 sampel diantaranya telah terima, dan hasilnya 12 orang dinyatakan positif terkonfirmasi tertular Virus Corona sementara empat lainnya hasilnya negative, “Dengan begitu, maka masih ada 34 spesimen swab yang sementara diperiksa di Litbangkes Jayapura,”Katanya.
Markus mengaku bila adanya penambahan 12 kasus baru ini disebabkan karena sudah ada penularan lokal di kabupaten Biak Numfor, “ Awalnya kan dari pasien klaster Jakarta yang sebelumnya sudah dinyatakan positif, “Ujarnya.
Markus juga membeberkan bila dari total 23 pasien positif C-19 di Biak berasal dari berbagai kalangan, profesi dan suku.
“Perlu juga kami sampaikan bahwa Virus Corona ini tidak mengenal kaya atau miskin, suku atau agama, pejabat atau rakyat biasa, semuanya berpotensi jika tidak menjaga diri. Misalnya ada anggapan kalau orang asli Papua tidak kena, kali ini yang diumumkan juga kembali ada.., Jadi kita semua harus jaga diri, ikut himbauan dan anjuran pemerintah, jaga diri, jaga keluarga,” ujar Markus O. Manembra yang juga adalah Sekda Biak Numfor
Sementara itu Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor Daud N. Duwiri, S.KM.,M.Kes menambahkan, bahwa pemetaan terhadap wilayah dan masyarakat yang berpotensi tertular terus dilakukan pemerintah dan Gugus Tugas. Oleh karena itu, masyarakat diminta diharapkan ikut mendukung upaya yang terus dilakukan pemerintah.
“Mungkin ada yang bertanya kenapa sampai kasus terus bertambah, justru kami menjawab bahwa ini hasil kerja keras pemetaan di lapangan sehingga bisa diketahui siapa yang tertular lalu dipersempit pergerakannya. Dan pemetaan terus dilakukan, termasuk akan melakukan rapid test besar-besaran dengan memperhatikan hasil pemetaan dimaksud,” Pungkas Daud. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




