Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Bahas Kasus Pembakaran Mahkota Cenderawasih, Gubernur Fakhiri Bertemu Dirjen KSDAE dan Tokoh Adat Papua  

Bahas Kasus Pembakaran Mahkota Cenderawasih, Gubernur Fakhiri Bertemu Dirjen KSDAE dan Tokoh Adat Papua  

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
  • visibility 308
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Provinsi Papua, Matius Fakhiri meminta Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam atau BBKSDA di wilayahnya, dalam menjalankan tugas tidak hanya melakukan penyitaan dan pemusnahan saja, tetapi ikut terlibat aktif dalam meningkatkan perekonomian rakyat.

Hal itu disampaikan Gubernur Fakhiri saat menerima kunjungan kerja Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan adalah Dr. Satyawan Pudyatmoko beserta masyarakat adat Tabi-Saireri di ruang kerjanya, Jalan Soa Siu Dok II Jayapura, Papua, Selasa (28/10/2025).

“Saya berterimakasih pak Dirjen mau datang langsung mewakili Menteri Kehutanan untuk mengklarifikasi sekaligus meminta maaf kepada masyarakat Papua atas kejadian pembakaran mahkota cenderawasih yang sempat viral beberapa hari lalu, dan menimbulkan reaksi masyarakat,” kata Fakhiri.

“Memang proses yang dilakukan oleh BBKSDA itu tidak salah, sebab memang itu mekanisme yang harus dilakukan, tetapi mungkin caranya saja yang berlebihan sehingga membuat orang Papua tersinggung,” sambungnya.

Agar tidak terulang, Gubernur Fakhiri menegaskan Pemerintah Provinsi akan membuat satu aturan khusus yang mengatur tentang nilai-nilai budaya Papua, setelah para tokoh adat menyerahkan poin-poin yang akan dituangkan dalam peraturan daerah provinsi atau peraturan daerah khusus.

“Kalau poin-poin itu sudah ada, saya akan meminta Biro Hukum untuk mempelajari agar selanjutnya dibuatkan Pergub,” ujarnya

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan, Dr. Satyawan Pudyatmoko meminta jika Pemprov Papua sudah mengesahkan Pergub atau Perdasus maupun Perdasi tentang nilai-nilai budaya Papua, diharapkan bisa segera diberitahukan agar bisa menjadi pedoman bagi pihaknya untuk melangkah ke depan.

“Kami sangat berharap apa yang terjadi kemarin tidak terulang kembali. Saya mewakili pimpinan dan jajaran meminta maaf kepada masyarakat Papua atas kejadian yang sempat viral dan menimbulkan reaksi dari masyarakat,” kata Satyawan.

“Apa yang diminta pak Gubernur sangat baik, yakni Kementerian Kehutanan harus lebih meningkatkan pemberdayaan peningkatan perekonomian masyarakat, tidak hanya menyita dan memusnahkan tetapi juga bagaimana kita lebih aktif membina kreativitas dari mama-mama Papua menjadi nilai potensi ekonomi yang lebih baik tanpa harus mengorbankan kelestarian burung Cenderawasih.

“Ini sangat baik dan tentu akan kami jalankan. Saya juga sangat berterima kasih permohonan maaf dari kami sudah diterima oleh bapak Gubernur dan para pemimpin adat. Kami akan terus berusaha berkomunikasi agar kesalahan ini tidak terulang kembali,” tegasnya.

Sementara itu, Ondofolo Yoka Ismael Mebri walaupun dengan tegas mengecam tindakan pembakaran mahkota Cenderawasih, namun dirinya mengaku telah menerima permintaan maaf yang disampaikan oleh Dirjen KSDAE mewakili Menteri Kehutanan. Ia berharap Pemerintah, MRP dan DPR Papua bisa segera membuat satu aturan khusus yang mengatur nilai-nilai adat orang Papua.

“Terimakasih pak Dirjen sudah mau datang ke Papua untuk mendengar langsung keluhan dan air mata kami orang Papua. Kami para tokoh adat berharap segera ada aturan, mengingat banyak peraturan belum dibuat. Dengan harapan ke depan kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” kata Ondo Mebri.

Menurut ia, peraturan khusus untuk perlindungan mahkota cenderawasih harus segera dibuat, mengingat mahkota itu tidak bisa dipakai oleh sembarang orang. Tentu dengan adanya aturan khusus, bagi yang melanggar akan ada sanksi tegas.

“Dengan adanya peristiwa ini, Saya berharap semua bisa belajar menghargai adat dan budaya kami baik yang ada di Tabi ini maupun di Papua, sebab mahkota cendrawasih ini tidak semua orang bisa pakai,” tutupnya. (Redaksi Topik)

 

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peter Butler Out, Toni Ho dan Allan Haviludin Carateker

    Peter Butler Out, Toni Ho dan Allan Haviludin Carateker

    • calendar_month Sab, 6 Okt 2018
    • account_circle topik papua
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Manajemen Persipura akhirnya resmi mendepak Pelatih berkebangsaan Inggris, Peter Butler setelah melakukan evaluasi dari beberapa performa pertandingan terakhir. Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano (BTM) mengungkapkan, keputusan untuk menyudahi kerjasama dengan Pelatih Peter Butler juga berdasarkan sejumlah pertimbangan serta masukan dari sponsor pendukung. “Setelah melakukan rapat evaluasi selama beberapa hari, kami putuskan […]

  • KPU Kota Jayapura Gelar Rapat Konsolidasi Pelantikan 1.262 Pentarlih Pemilu 2024

    KPU Kota Jayapura Gelar Rapat Konsolidasi Pelantikan 1.262 Pentarlih Pemilu 2024

    • calendar_month Sab, 4 Feb 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – KPU Kota Jayapura menggelar rapat konsolidasi untuk persiapan Pelantikan Panitia Pemutahiran Daftar Pemilih (Pentarlih) Pemilu tahun 2024 di Kota Jayapura, Sabtu (4/2/2023). Rapat dipimpin oleh Ketua KPU Kota Jayapura Oktovianus Injama, anggota dan sekretarus KPU Kota Jayapura dan dihaďiri oleh ketua 25 PPD dan 39 Ketua PPS se-Kota Jayapura. Oktovianus mengatakan, rekrutmen […]

  • Pj. Bupati Mappi Resmikan Sejumlah Fasilitas di Kampung Nohon Cabang Tiga Distrik Passue

    Pj. Bupati Mappi Resmikan Sejumlah Fasilitas di Kampung Nohon Cabang Tiga Distrik Passue

    • calendar_month Kam, 19 Des 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Mappi, Topikpapua.com, – Penjabat Bupati Mappi, Dr. Michael R. Gomar, S.STP.,M.Si meresmikan pembangunan Gedung Sekolah Dasar Negeri Mohon, Pustu dan Pasar mama-mama yang berlokasi di Kampung Nohon Cabang Tiga Distrik Pasue pada Rabu (18/12/2024). Kegiatan tersebut dihadiri Pj. Bupati Mappi, Dr. Michael Gomar bersama Sekda Mappi, Kadis Pendidikan, Kadis Kesehatan dan para pejabat. Kegiatan peresmian […]

  • Tewas Tertembak, Keluarga Alm. Yelimen Wandik Tuntut 1,5 Milyar

    Tewas Tertembak, Keluarga Alm. Yelimen Wandik Tuntut 1,5 Milyar

    • calendar_month Kam, 14 Nov 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 2.068
    • 1Komentar

    Karubaga, Topikpapua.com, – Keluarga Alm Yelimen Wandik, korban tewas tertembak anggota TNI saat mengejar pelaku rusuh di jalan Gilingbatu, Karubaga, Tolikara pada Sabtu 09 November lalu, menuntut penyelesaian secara adat atas kematian Yelimen dengan ganti rugi sebesar 1,5 Milyar Rupiah. Permintaan tersebut disampaikan pihak keluarga Alm. Yelimen kepada pihak TNI saat pertemuan antara keluarga Alm […]

  • Polisi Tetapkan 9 Tersangka Kasus Pembentangan BK di Kampus USTJ

    Polisi Tetapkan 9 Tersangka Kasus Pembentangan BK di Kampus USTJ

    • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Polresta Jayapura Kota Jayapura melalui penyidik Satuan Reserse Kriminal menetapkan 9 orang sebagai tersangka kasus pembentangan Bendera Bintang Kejora dan penyerangan terhadap aparat keamanan di Kampus Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) pada Kamis (10/11/2022) lalu. Kapolresta Jayapura Kota Kombes Polisi Victor D. Mackbon mengungkapkan, pasca insiden pihaknya telah mengamankan 15 orang […]

  • Pemulihan Bencana di Sumatera, PLN Sambung Listrik untuk Huntara di Aceh Tamiang 

    Pemulihan Bencana di Sumatera, PLN Sambung Listrik untuk Huntara di Aceh Tamiang 

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle topik papua
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Aceh, Topikpapua.com, – PT PLN (Persero) terus mendukung percepatan pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Aceh Tamiang melalui kesiapan infrastruktur dan penyambungan jaringan listrik seluruh unit yang telah terbangun. Langkah ini merupakan bentuk komitmen kehadiran negara dalam mempercepat pemulihan pascabencana melalui penyediaan prasarana dasar bagi masyarakat terdampak banjir bandang dan longsor di wilayah tersebut. Presiden […]

expand_less