Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Merajut Masa Depan Masyarakat di Kawasan Tambang PT. Freeport Indonesia

Merajut Masa Depan Masyarakat di Kawasan Tambang PT. Freeport Indonesia

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sen, 12 Feb 2024
  • visibility 163
  • comment 0 komentar

Timika,Topikpapua.com, – “Saya belajar banyak hal sejak menjadi mitra Freeport Indonesia dan bersyukur meski tidak sekolah, saya dibimbing hingga bisa punya usaha sendiri dan hasilnya bisa dinikmati bersama keluarga,” kata Tina Komangal (43) mengawali ceritanya.

Siang itu Tina mengenakan kemeja batik dan bawahan hitam, dibalut rompi dan helm sebagai Alat Pelindung Diri (APD). Perempuan asal Kampung Waa Banti, Distrik Tembagapura, Mimika, ini tengah memeriksa tanaman cabe yang terhampar di kawasan MP-21, yakni Pusat Reklamasi dan Keanekaragaman Hayati yang dikelola PT Freeport Indonesia (PTFI).

Di kawasan reklamasi tailing dan percontohan ini, sebagian lahan endapan tailing telah diubah menjadi lahan produktif melalui berbagai program reklamasi yang mencakup pertanian tanaman semusim, hortikultur, tanaman perkebunan, peternakan sapi, kehutanan, dan budidaya perikanan air tawar.

Tailing merupakan pasir sisa dari hasil proses pengolahan batuan bijih tambang di pabrik pengolahan PTFI. Tailing diendapkan dan dikelola pada suatu daerah yang ditetapkan di area dataran rendah.

Tina merupakan warga Suku Amungme yang sejak 2012 bekerja sebagai kontraktor di PTFI. Ia bersama delapan karyawannya mengelola pertanian dan penghijauan. Tugasnya menanam dan merawat tomat, cabe, kacang panjang, terong, pepaya, pisang dan buah-buahan lainnya.

“Meski lahan bercocok tanam ini pasir tailing, tapi sayuran dan buah-buahan bisa tumbuh baik dan aman dikonsumsi,” katanya.

Sebelum bergabung bersama PTFI, Tina muda menjadi Penerjemah Bahasa Amungme di RS Banti,” Dulu saya membantu orang-orang dari gunung yang mau berobat ke rumah sakit. Mereka sulit berkomunikasi dengan petugas rumah sakit. Saya yang membantu mereka cerita keluhan sakitnya ke petugas kesehatan,” kata Tina yang mengaku dari profesinya ini belajar berbahasa Indonesia dengan baik.

Selama sembilan tahun ia menjadi juru Bahasa, hingga kemudian PTFI membuka pelatihan untuk calon pengusaha dari tujuh suku di sekitar kawasan pertambangan.

“Di Freeport belajar mengelola keuangan, mendirikan usaha, mengatur karyawan. Orang-orang Freeport sudah seperti guru saya, mendampingi saya sampai bisa bekerja,” katanya dengan mata berkaca-kaca.

Kini 12 tahun berlalu sejak Tina bermitra dengan Freeport. Berkat keuletan dan kerja kerasnya, Tina berhasil menyekolahkan anak-anaknya hingga universitas, mampu menyediakan rumah sehat untuk keluarga, dan punya kendaraan sendiri.

“Itu yang saya pikir tadinya hanya bisa didapatkan orang yang sekolah tinggi (universitas). Tapi saya bisa buktikan, saya mampu,” katanya.

Senada dengan Tina, kehidupan Frederikus Okoare (42) terus meningkat sejak bergabung sebagai mitra PTFI. “Dulu saat belum kerja, saya berpikir bagaimana bikin legalitas usaha. Lalu saya ikut pelatihan oleh PTFI,” kata pria Suku Kamoro ini.

Setelah mengikuti pelatihan yang panjang, Frederikus mendapat pekerjaan sebagai kontraktor di bagian pengelolaan lingkungan PTFI. Frederikus mulai bergabung sebagai mitra PTFI pada 2013 dan kini telah memiliki 18 karyawan yang seluruhnya adalah putra Papua.

“Awalnya kami bertugas menanam pohon sagu, pohon cemara, dan menanam mangrove,” katanya.

Seiring berjalannya waktu dan kemitraan yang terus berlanjut, saat ini Frederikus dan timnya bertugas di Muara Ajkwa untuk menyiapkan lahan endapan tailing menjadi kawasan mangrove yang baru.

Direktur & EVP Sustainable Development & Community Relations PTFI Claus Wamafma mengatakan dalam menjalankan usaha pertambangan, PTFI memperhatikan pengembangan masyarakat Amungme, Kamoro dan 5 suku kerabat serta masyarakat Papua lainya.

“Masyarakat di sekitar area pertambangan adalah prioritas. Berbagai upaya terus kami lakukan untuk memastikan mereka dapat terus bertumbuh bersama PTFI, membangun ekonominya, meningkatkan kualitas hidupnya,” kata Claus.

Dalam menjalankan bisnis, lanjut Claus, PTFI berkomitmen mewujudkan praktik pertambangan yang baik, menjalankan investasi sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.

“PTFI juga melakukan program-program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat asli Amungme dan Kamoro serta lima suku kerabat yaitu Dani, Damal, Mee, Moni dan Nduga dengan pola kemitraan dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah, lembaga adat, yayasan, dan lainnya,” katanya (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • 15 Warga di Pedalaman Puncak Dapat Pengobatan Gratis Dari Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023

    15 Warga di Pedalaman Puncak Dapat Pengobatan Gratis Dari Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023

    • calendar_month Sab, 20 Mei 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Tenaga Kesehatan Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023 tanpa lelah kembali memberikan pelayanan bagi masyarakat di Puncak, Provinsi Papua Tengah. Kegiatan yang dipimpin oleh Ipda Zainab S.Wakum, bersama anggotanya melayani pemeriksaan di Kampung Kimak bagi masyarakat yang sakit, Rabu (17/5/2023). Kali ini mereka memberikan pelayanan kesehatan dan pengobatan kepada masyarakat yang mengalami gangguan […]

  • Peduli Palu Donggala, Polres Kep Yapen Gelar Aksi Solidaritas

    Peduli Palu Donggala, Polres Kep Yapen Gelar Aksi Solidaritas

    • calendar_month Sel, 9 Okt 2018
    • account_circle topik papua
    • visibility 496
    • 0Komentar

    Serui, Topikpapua.com – keprihatinan terhadap musibah gempa dan tsunami yang melanda Palu dan sekitarnya juga di rasakan oleh anggota polres kepulauan Yapen Papua. Diprakarsai oleh Wakapolres Kep Yapen Kompol Dorteus M.Komboi, Rabu (03/09/18) personil polres menggelar aksi solidaritas di lapngan Mapolres kep yapen. Penggalangan dana di gelar usai apel pagi, dimana salah satu anggota Polwan, […]

  • Berakhir November, 2.917 Pelanggan di Papua Nikmati Diskon Tambah Daya PLN

    Berakhir November, 2.917 Pelanggan di Papua Nikmati Diskon Tambah Daya PLN

    • calendar_month Jum, 8 Des 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Dalam rangka Hari Listrik Nasional ke – 78, PT PLN (Persero) memberikan promo tambah daya melalui aplikasi PLN Mobile. Hal ini disambut antusias oleh 2.917 pelanggan di Papua yang memanfaatkan promo tersebut hingga berakhir pada 30 November 2023. General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Budiono menyampaikan […]

  • Jamu Persewar, PSBS Emban Misi Khusus, Kaka Edu : Kita Matikan Umpan Silang Mereka!

    Jamu Persewar, PSBS Emban Misi Khusus, Kaka Edu : Kita Matikan Umpan Silang Mereka!

    • calendar_month Sab, 3 Feb 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Biak, Topikpapua.com, – Laga Derby Papua akan kembali tersaji di babak 12 besar grub Z Liga 2 Pegadaian 2023/2024 antara tuan rumah PSBS Biak versus Persewar Waropen, Sabtu (3/2/2024) di Stadion Cenderawasih, Kota Biak. PSBS Biak punya misi tersendiri mengakhiri laga tersebut. Skuad Badai Pasifik ingin menuntaskan laga dengan manis. Target poin penuh ingin mereka […]

  • Go Green, 100 Bibit Pohon di Tanam Polsubsektor Skouw

    Go Green, 100 Bibit Pohon di Tanam Polsubsektor Skouw

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Kapolsek Muara Tami AKP. Jubelina Wali, SH. MH dan Wakapolsek Muara Tami AKP Yuli Titus Kendek terjun langsung ikut melaksanakan program Kapolri ” Polri Peduli Penghijauan”. Giat yang di gelar pada, Kamis 9 Januari 2020 pukul 14.00 Wit bertempat di Polsubsektor Perbatasan ini di ikuti juga oleh Personil Muara Tami serta personil […]

  • Pengabdian Srikandi PLN: Zahro Ardhillah, Menjaga Terang di Hari Kemenangan

    Pengabdian Srikandi PLN: Zahro Ardhillah, Menjaga Terang di Hari Kemenangan

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2026
    • account_circle topik papua
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Memastikan keandalan pasokan listrik tanpa kedip (zero interruption) di tengah perayaan Idul Fitri 1447 H bukanlah tugas ringan, apalagi dengan tantangan cuaca ekstrem yang kerap membayangi. Namun, amanah ini dijalankan dengan penuh dedikasi oleh Zahro Ardhillah (26), salah satu Srikandi PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Jayapura Kota. Perempuan asal Pacitan, […]

expand_less