Kapolda Papua: Tidak ada Penambahan Pasukan ke Illaga
- account_circle topik papua
- calendar_month Sel, 22 Feb 2022
- visibility 102
- comment 0 komentar

Kapolda Papua, Irjen Polisi Mathius D Fakhiri/foto ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakiri memastikan belum akan mengirim pasukan ke Ilaga, Puncak, Papua, untuk menambah perkuatan personel mengingat situasi keamanan di Ilaga masih dapat dikendalikan.
“Bila eskalasi meningkat, menurut pertimbangan saya selaku kapolda, bukan pertimbangan kapolres atau yang lain, akan saya putuskan bagaimana memperkuat kekuatan untuk melakukan penegakan hukum terukur di Ilaga dan kami lihat sekarang masih landai,” katanya, Selasa (22/2/2022).
Kapolda juga memerintahkan personelnya untuk tidak melakukan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang pada akhir minggu lalu, melakukan aksi penembakan dan pembakaran di wilayah tersebut.
Menurutnya, personel gabungan TNI-Polri saat ini hanya diperbolehkan untuk membuat penjagaan di sekitar pusat Kota Ilaga.
“Kami ingatkan tidak ada lagi pengejaran, kami akan mainkan parameter Kota Ilaga, sehingga kita memastikan gangguan itu tidak akan sampai di perkotaan lagi,” tegasnya.
Merujuk pada tujuan Operasi Damai Cartenz yang diluncurkan Polda Papua, kata kapolda, aparat keamanan akan berusaha mengedepankan upaya pencegahan untuk bisa mengatasi keadaan di Puncak.
Sebab itu, keberadaan kepala daerah dianggap menjadi sangat penting karena sosok mereka yang dikedepankan untuk melakukan komunikasi aktif dengan kelompok berseberangan yang kerap melakukan berbagai aksi teror.
“Daerah-daerah yang sering menjadi sasaran kriminal bersenjata, sudah kita putuskan untuk kita kedepankan pemerintah daerah. Kejadian yang terjadi di Kabupaten Puncak, saya selaku kapolda juga sudah melakukan komunikasi aktif dengan bupati untuk bisa mengontrol masyarakatnya,” kapolda.
Sebelumnya situasi di Kabupaten Puncak kembali memanas setelah KKB melakukan aksi penembakan dan pembakaran pada Sabtu (19/2/2022).
Dari aksi tersebut, Anggota Kopasgat TNI AU Praka Fermansyah (29) dan seorang pekerja PT. MTT Glen Sumampaw (30) terluka akibat tembakan KKB.
Aksi KKB terus berlanjut pada Minggu (20/2/2022). Mereka kembali melakukan aksi penembakan dan membakar sejumlah rumah milik penduduk setempat.
Kemudian pada Senin (22/2/2022), aparat keamanan mengklaim bahwa salah satu anggota KKB, Kasar Tabuni, tewas dalam kontak senjata saat proses evakuasi dua korban penembakan ke Timika menggunakan helikopter TNI AU.
Kini kedua korban tengah mendapatkan perawatan medis di Timika. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




