Peringatan Harhubnas 2026, Kadis MHW: Pemprov Papua Siap Perkuat Transportasi Laut dan Darat
- account_circle topik papua
- calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
- visibility 152
- comment 0 komentar
- print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com, — Pemerintah Provinsi Papua terus memacu pengembangan konektivitas transportasi untuk menjangkau seluruh wilayah pascamekar atau terbentuknya Daerah Otonomi Baru (DOB). Langkah ini diambil mengingat karakteristik geografis Provinsi Papua saat ini didominasi oleh wilayah pesisir dan kepulauan.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Mathius H. Wally, menyampaikan bahwa konektivitas antarwilayah kini menjadi salah satu fokus perhatian serius dari Gubernur Papua. Hal tersebut dikemukakannya usai menghadiri Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke -55 Tahun 2026 di Lapangan Apel Sekolah Politeknik Penerbangan Jayapura, Kamis (17/9/2026).

Mathius menjelaskan, setelah penataan pemekaran wilayah, struktur administrasi Provinsi Papua kini mencakup delapan kabupaten pesisir yang menghadap langsung ke laut dan satu kabupaten yang berada di area daratan (tidak bersentuhan dengan laut).
“Sehingga konektivitas tidak hanya bicara soal transportasi di darat, tetapi juga transportasi yang menghubungkan daerah-daerah kepulauan,” ujar Mathius.
Ia menambahkan, Provinsi Papua memiliki tiga kabupaten yang berada di wilayah kepulauan. Selain itu, terdapat pula kabupaten yang akses utamanya bergantung pada jalur transportasi sungai, yakni Kabupeten Mamberamo Raya.

Tidak kalah penting, kata Mathius, sektor perhubungan juga harus menjangkau pulau-pulau terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, seperti di kawasan Kepulauan Mapia hingga Biak Numfor.
“Ada kepulauan kita yang berada di area batas negara, di Mapia, Biak Numfor. Itu daerah-daerah kepulauan yang jauh dan menjadi batas negara Indonesia,” tegasnya.
Guna mengatasi tantangan geografis tersebut, Pemprov Papua berkomitmen untuk memperkuat layanan transportasi darat, laut, hingga perairan sungai agar mobilitas masyarakat dan distribusi barang di kawasan perbatasan serta kepulauan dapat berjalan lebih optimal. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua






Saat ini belum ada komentar