Lantik Pengurus Baru PT Irian Bhakti Papua, Gubernur MDF Beri Waktu 3 Bulan untuk Bebenah
- account_circle topik papua
- calendar_month 18 jam yang lalu
- visibility 62
- comment 0 komentar
- print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com, — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri meminta jajaran direksi dan komisaris PT Irian Bhakti Papua yang baru dilantik untuk segera membenahi tata kelola internal perusahaan serta menyelesaikan tunggakan gaji dan pesangon karyawan.
Penegasan tersebut disampaikan Gubernur usai melantik pengurus baru Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut di Gedung Negara, Kota Jayapura, Sabtu (19/9/2026).
Gubernur memberikan tenggang waktu tiga bulan untuk melaporkan perkembangan pembenahan serta evaluasi terhadap poin-poin instruksi yang telah ditetapkan.

“Saya akan minta berita tiga bulan lagi. Bagaimana evaluasi tentang perintah-perintah saya, tadi ada 6 atau 7 poin perintah, termasuk dua hal terakhir tentang penyelesaian gaji, hak-hak karyawan, serta pesangon bagi yang sudah selesai dan tidak lagi dalam jajaran,” ujar Matius D. Fakhiri usai acara pelantikan.
Gubernur menegaskan, penyelesaian kewajiban terhadap karyawan harus segera tuntas agar tidak memicu persoalan dikemudian hari.
Selain penataan sumber daya manusia dan pemenuhan hak pekerja, jajaran manajemen baru diinstruksikan untuk mendata dan menyelamatkan aset-aset BUMD yang tersebar di wilayah Papua maupun luar Papua.

“Kami ingin BUMD ini bangkit dari keterpurukan dan mampu memberikan kontribusi. Pembenahan internal dan tata kelola yang profesional menjadi kunci utama,” tambah Matius.
Setelah pelantikan ini, kata Gubernur, Pemprov Papua juga berencana melakukan pembenahan dan restrukturisasi pada PT Irian Bhakti Mandiri beserta anak perusahaannya guna memperkuat perekonomian daerah guna meningkatkan PAD.
Adapun Pengurus PT IBP yang dilantik yakni, Ade Yamin sebagai Komisaris Utama, Yarius Balingga sebagai Komisaris, Kabarek Diedrik sebagai Komisaris, Elia Loupatty sebagai Direktur Utama, Rusli Rahman sebagai Direktur Keuangan, Ricard Willem Rihulay sebagai Direktur Niaga, serta Benyamin Gurik sebagai Direktur Umum dan SDM. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua






Saat ini belum ada komentar