Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Gubernur MDF Minta Penegak Hukum di Papua Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan

Gubernur MDF Minta Penegak Hukum di Papua Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan

  • account_circle topik papua
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 76
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Papua, Matius D Fakhiri (MDF) meminta TNI Polri dan Kejati Papua menindak tegas para pelaku pembakaran Hutan. Hal tersebut disampaikan MDF saat rapat pencegahan dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Jayapura, Rabu (26/8/2026).

Gubernur MDF menegaskan tidak ada toleransi bagi siapa saja yang sengaja membuka lahan perkebunan skala besar dengan cara membakar hutan.

“Saya minta pak pangdam dan Kapolda Papua dan pak Kejati Papua untuk tindak tegas mereka yang sengaja membuka perkebunan dengan cara membakar hutan, tidak ada pengecualian,” tegas Gubernur MDF usai rapat.

Menanggapi permintaan Gubernur MDF, Wakapolda Papua Brigjen Muhajir mengaku pihaknya siap menindak tegas para pelaku pembakaran hutan, sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku di Indonesia.

Hal serupa juga di sampaikan oleh Kajati Papua, Jefferdian. Dirinya mengaku siap menindaklanjuti jika ada tersangka pembakaran hutan yang diserahkan kepolisian untuk di proses lebih lanjut.

Seperti diketahui dalam sepekan terakhir di Papua terjadi fenomena alam cuaca ekstrim, bahkan di beberapa tempat seperti di Kabupaten Biak terjadi kebakaran hutan.

Berdasarkan laporan dari Bupati Kabupaten Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra lewat Zoom Meeting dengan Forkompinda Papua, terungkap bahwa terjadi kebakaran hutan, bahkan terdapat 400 titik api.

” Dapat kami laporkan padantanggal 21 Agustus, cuaca sangat panas, dengan hembusan angin kencang, akibatnya ada terjadi kebakaran hutan di beberapa wilayah di kabupatrn Biak Numfor, laporan yang saya terima sebaran titik api sebanyak 400 titik,” ungkap Bupati Biak.

Dirinya mengaku, paska-kebakaran, Pemda Biak Numfor telah lakukan koordinasi dengan semua pihak untuk mengatasi makin meluasnya kebakaran,” Dengan fasilitas yang ada kita berusaha memadamkan beberapa titik api yang bisa dijangkau oleh mobil watercanon milik polisi dan mobil tangki. Kami sangat membutuhkan fasilitas pemadam kebakaran hutan di biak,” jelas Bupati.

Sementara itu Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengaku untuk mengantisipasi musibah kebakaran hutan di Papua, Pihaknya telah menyiagakan 2190 personil TNI yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Papua.

” Sudah kami siagakan sebanyak 2190 personil dari Kodam XVII/Cenderawasih guna membantu kasus kebakaran hutan. Intinya kami TNI siap membantu baik tenaga/personil maupun prasarana yang kami miliki,” ujar Mayjen Buyung. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less