Mathius H Wally: Pelabuhan Waiya Depapre Siap Menjadi Pusat Perekonomian Baru di Papua
- account_circle topik papua
- calendar_month Sel, 14 Apr 2026
- visibility 335
- comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Pemerintah Provinsi Papua dan Kementrian Perhubungan berkolaborasi dalam rangka percepatan operasional Pelabuhan Depapre sebagai simpul baru penggerak ekonomi Papua, khususnya sektor perikanan. Hal ini mengemuka dalam pertemuan antara jajaran pemerintah daerah dengan Direktur Kepelabuhanan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI, Senin (13/04/2026)
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Mathlius H. Wally, menegaskan bahwa Pelabuhan Depapre secara administratif telah siap untuk dioperasikan. Ia menyebut pelabuhan tersebut akan menjadi infrastruktur kunci dalam menunjang distribusi dan pengembangan komoditas perikanan di Papua.
“Tadi kami telah bertemu dengan Direktur Kepelabuhanan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan dan secara administrasi pelabuhan Depapre sudah siap. Ini menjadi peluang besar untuk memperkuat sektor perikanan, khususnya perikanan tangkap, agar lebih terintegrasi dengan sistem logistik yang memadai,” ujar Wally.
Menurutnya, langkah percepatan kini difokuskan pada penguatan koordinasi lintas sektor. Dinas Perhubungan akan segera berkoordinasi dengan KSOP Jayapura guna menindaklanjuti pola kerja sama pengelolaan pelabuhan yang efektif dan berkelanjutan.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga masih menunggu hasil koordinasi dan konsultasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan terkait perpanjangan wilayah kewenangan Pelabuhan Perikanan di Waiya, Distrik Depapre. Kejelasan kewenangan ini dinilai penting sebagai dasar dalam menentukan langkah strategis lanjutan.
Matius H. Wally menambahkan, percepatan operasional juga bergantung pada kesiapan sarana dan prasarana pendukung. Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura serta Dinas PUPR guna memastikan seluruh kebutuhan infrastruktur dapat terpenuhi secara optimal.
“Sinergi menjadi kunci. Kami akan dorong kolaborasi lintas instansi agar operasional pelabuhan tidak hanya berjalan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa langkah ini sejalan dengan arahan Gubernur Papua yang menargetkan operasionalisasi Pelabuhan Depapre dapat terealisasi pada akhir tahun 2026, dengan fokus utama pada optimalisasi pengelolaan komoditas perikanan.
Dengan kesiapan yang semakin matang serta dukungan lintas sektor, Pelabuhan Depapre diharapkan tidak hanya menjadi infrastruktur transportasi laut, tetapi juga berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu mendorong daya saing Papua di tingkat nasional. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




