Polisi: KKB Pimpinan Egianus Kogoya Dalang Penembakan Dua Warga Sipil saat Festival Budaya Lembah Baliem
- account_circle topik papua
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 87
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wamena, Topikpapua.com, – Sat Reskrim Polres Jayawijaya bersama Satgas Kepolisian yang tergabung dalam Operasi Damai Cartenz-2026 mengungkapkan dalang peristiwa penembakan dua warga sipil saat Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) adalah KKB Pimpinan Egianus Kogoya.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo mengungkapkan berdasarkan hasil olah TKP dan penyidikan awal serta keterangan saksi ditemukan beberapa barang bukti yang mengarah kepada KKB Pimpinan Egianus Kogoya sebagai kelompok yang bertanggung jawab atas aksi penembakan tersebut.
“Setelah situasi di lokasi terkendali, Sat Reskrim Polres Jayawijaya bersama Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan petunjuk yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Pemeriksaan meliputi lokasi kejadian, posisi kendaraan korban, kondisi kendaraan, serta sejumlah barang bukti yang ditemukan di sekitar TKP,” ungkap Kombes Yusuf, Minggu (9/8/2026).
Dari hasil olah TKP, petugas menemukan bekas tembakan dan serpihan proyektil pada kendaraan korban berupa satu unit Mitsubishi Triton nomor polisi PA 8418 Z. Pada kendaraan tersebut ditemukan tiga titik atau bekas tembakan, yakni dua titik pada bagian pintu pengemudi dan satu titik pada bagian depan kendaraan atau kap mesin.
“Petugas juga menemukan dan mengamankan empat serpihan proyektil pada kendaraan korban. Sementara dari sekitar lokasi kejadian, petugas mengamankan delapan butir selongsong PIN kaliber 5,56 mm, satu lembar jaket, serta satu buah proyektil GLM,” jelas Kombes Yusuf.
Dijelaskan Kombes Yusuf, Berdasarkan hasil pendalaman awal dan pengembangan informasi di lapangan, aksi penembakan terhadap dua warga tersebut diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap III Ndugama-Derakma pimpinan Egianus Kogoya.
“Dalam pendalaman awal, terdapat dugaan keterlibatan dua orang berinisial EG dan PN yang disebut merupakan anggota kelompok tersebut,” tambah Kasatgas Humas.
Namun demikian, dugaan keterlibatan EG dan PN masih dalam proses penyelidikan. Penyidik masih mendalami dan memastikan identitas, peran, serta keterlibatan masing-masing pihak berdasarkan alat bukti, keterangan saksi, hasil olah TKP, dan petunjuk yang diperoleh dari pengembangan informasi di lapangan.
“Setiap petunjuk yang diperoleh akan terus dikembangkan untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab. Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan identitas, peran, dan keterlibatan pihak-pihak yang diduga terlibat,” tegas Kombes Yusuf.
Hingga saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung. Sat Reskrim Polres Jayawijaya bersama Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 terus mengembangkan informasi serta memeriksa dan menganalisis keterangan maupun barang bukti yang telah diperoleh guna mengungkap perkara tersebut secara menyeluruh.
Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Walesi dan Kabupaten Jayawijaya, untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat yang memiliki informasi yang dapat membantu proses penyelidikan diimbau menyampaikannya kepada petugas melalui saluran yang tersedia dan tidak mengambil tindakan sendiri.
Keselamatan masyarakat, perlindungan terhadap warga, serta terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif tetap menjadi prioritas dalam setiap langkah penanganan perkara.
Sebelumnya dikabarkan terjadi penembakan di pintu masuk FBLB yang di gelar di Kampung Walesi Kabupaten Jayawijaya. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 12.45 WIT. Saat kejadian, dua warga berinisial LMO (43) dan S (50) berada di dalam kendaraan untuk mengantarkan makanan ke lokasi festival. Tembakan dari arah samping kendaraan mengakibatkan keduanya mengalami luka. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua





Saat ini belum ada komentar