Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI DAN BISNIS » Festival Kopi Bank Indonesia ke-9 Tahun 2026 Resmi Dibuka “Merawat Warisan, Membangun Masa Depan Papua”

Festival Kopi Bank Indonesia ke-9 Tahun 2026 Resmi Dibuka “Merawat Warisan, Membangun Masa Depan Papua”

  • account_circle topik papua
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jayapura, Topikpapua com, – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua (KPw BI Prov. Papua) resmi menggelar Festival Kopi Papua (Feskop) ke-9 Tahun 2026, Tema Feskop ke-9 BI Papua kali ini adalah “Merawat Warisan, Membangun Masa Depan Papua”. Rangkaian kegiatan berlangsung pada 7–9 Agustus 2026 di Halaman Kantor Gubernur Papua.

Pembukaan dilakukan oleh Deputi Gubernur
Bank Indonesia, Ricky P. Gozali bersama Kepala BI Papua, Warsono dan Wakil Gubernur Papua, Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen. Juga hadir, jajaran Forkopimda dan perwakilan unsur pimpinan Bank Indonesia, Kementerian Pariwisata, Pemerintah Daerah Papua, hingga Wakil Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Mayjend. TNI (Purn) Sturman Panjaitan, S.H beserta rombongan.

Kepala BI Papua, Warsono dalam laporannya menyampaikan bahwa BI terus memperkuat komitmen dalam mendukung pengembangan ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM, percepatan transformasi digital, serta penguatan daya saing produk unggulan.

“Saat ini kopi Papua bukanlah sekadar komoditas, melainkan warisan budaya dan sumber penghidupan masyarakat yang mendorong pertumbuhan ekonomi Papua yang berkelanjutan, ” ungkap Warsono.

Menurutnya pada Feskop tahun ini Berbagai rangkaian kegiatan digelar seperti pelatihan kewirausahaan Barista, capacity building UMKM ekspor, Tiba-Tiba Cupping, Barista
Championship, dan berbagai kegiatan lain hingga partisipasi UMKM binaan dalam beberapa pameran kelas dunia, World of Coffee.

Dalam rangkaian pembukaan acara, Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia
menyampaikan apresiasi pada berbagai mitra strategis yang terlibat dalam penyelenggaraan Festival Kopi Papua 2026 yang telah menjadi bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, ditandai dengan penyerahan piagam KEN.

Ia menyampaikan bahwa kopi telah menjadi bagian erat dari gaya hidup masyarakat, tidak hanya sebagai perekat kebersamaan, tetapi juga penggerak roda ekonomi yang menghidupkan ekosistem luas mulai dari petani, hingga pelaku usaha.

Di tengah posisi Indonesia sebagai salah satu produsen kopi terbesar dunia, kopi Papua
disebutnya hadir sebagai salah satu mutiara unggulan dengan keunikan aroma dan cita rasa yang merupakan warisan luhur kekayaan alam Papua yang wajib dirawat dan dilestarikan.

Deputi Gubernur BI, Ricky P. Gozali turut menyatakan bahwa Feskop ke-9 sebagai bagian dari KEN menjadi pengakuan sekaligus tanggung jawab untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan dan kebermanfaat, serta sebagai bagian dari program nasional Cangkir Barista yang membangun ekosistem UMKM kopi secara end-to-end.

Ricky memaparkan bahwa perekonomian Indonesia tumbuh solid 5,29% (yoy) pada Triwulan II 2026 dengan inflasi Juli 2026 terkendali di 2,88% (yoy), sementara perekonomian Papua tumbuh 4,49% (yoy) dengan inflasi yang membaik menjadi 2,71% (yoy), capaian yang mengantarkan Pemerintah Provinsi Papua meraih Juara I TPID Awards 2025 dan Pemerintah Kota Jayapura meraih Terbaik I Pengendalian Inflasi Regional Papua 2026 oleh Kemendagri.

Ia menegaskan bahwa kekayaan cita rasa kopi Papua, mulai dari arabika Bpiri, robusta
Ambaidiru, hingga liberika Genyem, menjadi modal kuat membangun positioning kopi Papua di pasar global. Ke depan, ia mendorong tiga penguatan: konsistensi kualitas dan pasokan, hilirisasi dan digitalisasi, serta keterpaduan kopi dengan pariwisata dan ekonomi kreatif, sembari mengajak pelaku UMKM dan masyarakat memanfaatkan momentum festival untuk memperluas jejaring dan pasar.

Selama penyelenggaraan Feskop 2026, selain opening dan closing ceremony, rangkaian Barista Championship, showcasing UMKM, pertunjukan budaya, music performance,
talkshow dan seminar, hingga business matching dilaksanakan sebagai bentuk edukasi dan memastikan kebermanfaatan bagi tiap lapisan masyarakat Papua, khususnya terhadap kopi Papua yang merupakan warisan, dan kelak menjadi dorongan ekonomi Papua yang berdaya
saing. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less