Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI DAN BISNIS » Freeport Indonesia Kembangkan Inovasi Mengolah Pasir Tailing Menjadi Lebih Bermanfaat

Freeport Indonesia Kembangkan Inovasi Mengolah Pasir Tailing Menjadi Lebih Bermanfaat

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sen, 22 Jan 2024
  • visibility 759
  • comment 0 komentar

Timika, Topikpapua.com– PT Freeport Indonesia (PTFI) terus mengembangkan inovasi untuk mengolah dan memanfaatkan pasir sisa tambang dari proses pengolahan batuan bijih atau dikenal sebagai tailing (SIRSAT).

PTFI meyakini bahwa tailing merupakan sumber daya (material resources) dapat memberikan nilai manfaat bagi kehidupan masyarakat di wilayah Mimika, Papua Tengah dan sekitarnya.

“Selepas proses renegosiasi kontrak karya 2018, ada persyaratan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) agar tailing dapat dimanfaatkan kembali. Lalu keluarlah roadmap pemanfaatan tailing yang sampai sekarang kita gunakan sebagai basis kerja kita,” kata Project Manager Tailings Utilization PTFI Harry Joharsyah.

Harry mengatakan tailing yang dikelola PTFI dapat diolah menjadi sumber daya yang bermanfaat. PTFI turut melibatkan sejumlah institusi pendidikan seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Surabaya (ITS), Universitas Cendrawasih Papua, serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Sudah ada dua success story yang kami raih dari pemanfaatan tailing ini. Pertama, pada 2005 tailing dimanfaatkan sebagai material untuk pembangunan infrastruktur di Papua dan sekitar, seperti jalan dan jembatan. Kedua, pengembangan inovasi tailing menjadi beton precast, kemudian aspal filler,” tuturnya.

Saat ini, beton precast dan aspal filler berbahan dasar tailing digunakan untuk memenuhi kebutuhan internal PTFI. Pemanfaatan dan penggunaan tailing sebagai aspal filler dapat dilihat di areal Rimba Papua Hotel, Fasilitas Pengolahan Air Bersih (Water Treatment Plant), akses dan area parkir Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN), hingga Rimba Papua Golf.

“Sebenarnya sudah banyak pihak ketiga yang tertarik untuk menggunakan aspal filler ini. Kami juga kedatangan tim dari luar Papua yang berminat memanfaatkan hasil olahan tailing,” ujarnya.

Terkait pemanfaatan tailing, PTFI pernah melakukan studi Ecological Risk Assessment (ERA) pada 1998-2002 untuk meneliti efek pasir sisa tambang terhadap biota air, kesehatan manusia, dan tumbuhan. Hasil studi tersebut menyatakan dampak lingkungan pengendapan SIRSAT sesuai dan konsisten dengan AMDAL 300K yang disetujui pemerintah.

PTFI juga melakukan uji karakteristik, Toxicity Characteristic Leaching Procedure (TCLP), lethal dose 50 (LD-50), dan lethal concentration 50 (LC-50) terhadap SIRSAT, dan hasilnya tidak masuk dalam kriteria limbah B3.

“Sejauh ini kami sudah menggunakan tailing untuk membangun jembatan, kantor pemerintah, jalan, saluran drainase, dan mencetak sejumlah produk seperti batako, paving block, penahan ombak, serta gorong-gorong. Selain itu, kami juga memanfaatkan lahan tailing untuk pertanian yang sudah kami tanami sejumlah tanaman hortikultura di kawasan MP 21 PTFI,” kata Harry. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukseskan PON XX, Pemda Papua Gandeng Tim IT Asian Games 2018

    Sukseskan PON XX, Pemda Papua Gandeng Tim IT Asian Games 2018

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pemerintah Provinsi Papua akan menggandeng Bidang Informasi dan Teknologi yang berhasil mensukses Asian Games 2018 di Jakarta lalu untuk membantu menyukseskan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 mendatang. Iklas Bahar, salah satu petugas Informasi dan Teknologi (IT) yang bertugas pada pelaksanaan Asian Games 2018 itu mengatakan, pengalaman tim IT saat pelaksanaan Asian […]

  • Jelang Pelantikan Jokowi, Kapolda : Ada 4 Wilayah Rawan Rusuh di Papua

    Jelang Pelantikan Jokowi, Kapolda : Ada 4 Wilayah Rawan Rusuh di Papua

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 980
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw menyebut ada empat wilayah rawan rusuh yang harus di antisipasi jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI pada 20 Oktober mendatang. Menurut Irjen Paulus ke empat daerah tersebut adalah, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Wamena dan Timika. ” Kita antisipasi kemungkinan saat Jakarta dan wilayah lainnya di […]

  • Kabar Baik.., Hari ini ada 253 Pasien Corona di Papua Sembuh

    Kabar Baik.., Hari ini ada 253 Pasien Corona di Papua Sembuh

    • calendar_month Ming, 25 Okt 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.354
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Angka kesembuhan dari virus corona kembali meningkat, hari ini Minggu 25 Oktober 2020, di laporkan Satgas covid-19 Papua sebanyak 253 pasien dinyatakan sembuh. “ Puji Tuhan ya.., hari ini ada kabar baik bagi kita semua, dimana ada 253 pasien yang berasal dari tiga kabupaten yang sembuh, “ Kata Jubir Satgas Covid-19 Papua, […]

  • Sukseskan PON XX, Tokoh Adat Sentani Dukung Polisi Berantas Kelompok Kriminal di Papua

    Sukseskan PON XX, Tokoh Adat Sentani Dukung Polisi Berantas Kelompok Kriminal di Papua

    • calendar_month Jum, 17 Sep 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Sentani, Topikpapua.com, –  Dalam dua pekan terakhir terjadi gangguan keamanan yang dilakukan oleh kelompok sipil bersenjata di sejumlah tempat di Papua. Menanggapi hal tersebut, para tokoh adat di Sentani mengaku siap mendukung aparat keamanan untuk mengamankan Papua jelang pelaksanaan PON XX pada bulan Oktober mendatang. “Beberapa waktu yang lalu, kami mendengar adanya ancaman untuk menggagalkan […]

  • Penderita Hipertensi di Kampung Kago Terima Pengobatan Gratis dari Tim Keladi Sagu

    Penderita Hipertensi di Kampung Kago Terima Pengobatan Gratis dari Tim Keladi Sagu

    • calendar_month Sel, 5 Sep 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pelayanan kesehatan yang merupakan bagian dari Operasi Rasaka Cartenz Polda Papua 2023 terus berjalan secara konsisten di Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Upaya itu terwujud melalui Program Keladi Sagu selama delapan bulan terakhir. Bripda Muhammad Satrio Adi dari Tim Kesehatan Polri turun langsung memberikan pelayanan kesehatan dalam program Keladi Sagu di Kampung Kago, […]

  • WHO Rilis 3 Indikator Utama Penerapan New Normal, Sudah Siapkah Papua..?

    WHO Rilis 3 Indikator Utama Penerapan New Normal, Sudah Siapkah Papua..?

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 769
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – WHO (World health Organization) atau organisasi kesehatan dunia merilis 3 indikator utama yang harus di penuhi untuk bisa menerapkan Status New Normal di suatu Negara/daerah. Ketiga indikator tersebut yakni, Penurunan basic reproduction number (RO), Kesiapan sistem kesehatan, dan Jumlah tes. Pemerintah Indonesia pun mulai tertarik untuk menerapkan pola tatanan kehidupan Baru yang dikenal dengan […]

expand_less