Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » KESEHATAN » Resmikan Unit Hemodialisa RSUD Abepura, Gubernur Fakhiri Tekankan Pentingnya Pencegahan Sakit Ginjal

Resmikan Unit Hemodialisa RSUD Abepura, Gubernur Fakhiri Tekankan Pentingnya Pencegahan Sakit Ginjal

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
  • visibility 436
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, meresmikan unit hemodialisa atau layanan cuci darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abepura, Kota Jayapura. Peresmian ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Provinsi Papua.

Fakhiri menegaskan, keberadaan layanan cuci darah sangat penting untuk membantu pasien gagal ginjal. Namun, ia juga mengingatkan rumah sakit tidak hanya fokus pada layanan pengobatan, tetapi juga harus mencari akar penyebab meningkatnya penyakit ginjal di masyarakat.

“Bukan hanya tempat cuci darahnya yang penting, tetapi cari akar persoalannya kenapa kita sampai harus cuci darah,” kata Fakhiri di Kota Jayapura, Senin (16/3/2026).

Menurut dia, hemodialisa merupakan langkah terakhir bagi pasien yang mengalami gagal ginjal stadium lanjut. Karena itu, upaya pencegahan melalui edukasi kesehatan kepada masyarakat harus menjadi perhatian utama.

“Saya tahu ini jalan terakhir karena sudah tidak bisa lagi baru kita menggunakan cuci darah. Tetapi cari persoalannya dan banyak disosialisasi supaya kami-kami ini tidak cuci darah,” ujarnya.

Fakhiri menjelaskan, penyakit ginjal kronis saat ini menjadi salah satu masalah kesehatan yang terus meningkat di berbagai wilayah, termasuk di Papua. Oleh sebab itu, keberadaan fasilitas dialisis yang memadai menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat.

Menurutnya, fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi pasien gagal ginjal, baik rawat jalan maupun rawat inap.

“Kehadiran unit ini diharapkan dapat meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi pasien gagal ginjal sehingga masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan cuci darah,” katanya.

Selain itu, Fakhiri juga meminta rumah sakit di Jayapura untuk saling bekerja sama dalam memberikan pelayanan, agar pasien tidak menumpuk di satu rumah sakit saja.

“Kalau memang rumah sakit punya kapasitas penuh, jangan semua antri di sana. Bagi saja, supaya semua rumah sakit bisa hidup dan pelayanan bisa cepat,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fakhiri juga menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan daerah. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah Provinsi Papua untuk mewujudkan transformasi Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmonis.

“Papua yang modern dan maju harus didukung oleh masyarakat yang sehat. Kalau kesehatan lemah, maka pembangunan hanya akan menjadi omong kosong,” ujarnya.

Ia berharap kehadiran unit hemodialisa di RSUD Abepura tidak hanya menjadi fasilitas pelayanan medis, tetapi juga menjadi pusat edukasi bagi masyarakat mengenai pencegahan penyakit ginjal kronis.

“Selain pelayanan medis, unit ini juga diharapkan menjadi pusat edukasi bagi pasien dan keluarga untuk memahami penyakit ginjal kronis dan menjaga pola hidup sehat,” kata Fakhiri.

Sementara Direktur RSUD Abepura, Daisy C. Urbinas, Menyampaikan bahwa pembukaan layanan ini melewati berbagai tahapan perizinan dan verifikasi sesuai regulasi pemerintah sebelum akhirnya dapat dioperasikan pada tahun 2026.

“Proses tahapan sampai pada hari ini dapat diresmikannya unit pelayanan hemodialisa cuci darah BLUD RSUD Abepura dimulai dari tahun 2022, jadi proses yang cukup panjang,” ujar Daisy.

Ia menjelaskan, seluruh tahapan dilakukan dengan mengacu pada regulasi Kementerian Kesehatan terkait penyelenggaraan pelayanan dialisis. Salah satunya melalui proses pengajuan perizinan berusaha untuk menunjang kegiatan usaha (PB UMKU) serta verifikasi dan visitasi oleh Persatuan Dokter Nefrologi Indonesia (PERNEFRI).

“Beberapa tahapan pengajuan diajukan kepada PB UMKU dan juga telah dilakukan verifikasi serta visitasi oleh Persatuan Dokter Nefrologi Indonesia atau PERNEFRI. Pada Oktober 2025 persyaratan ini diterbitkan,” katanya.

Selanjutnya pada 28 Januari 2026 proses administrasi kembali dilanjutkan hingga akhirnya rekomendasi resmi dari PERNEFRI Makassar diterbitkan pada Februari 2026.

“Rekomendasi dari PERNEFRI pada Februari 2026 itulah yang membuat hari ini kita sama-sama bisa menyaksikan bahwa pelayanan unit hemodialisa di Rumah Sakit Abepura sudah bisa dimulai,” ujarnya.(Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dandim Yahukimo dan 4 Prajurit Korban Tembak KKB Di Terbangkan ke Jayapura

    Dandim Yahukimo dan 4 Prajurit Korban Tembak KKB Di Terbangkan ke Jayapura

    • calendar_month Kam, 2 Mar 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Komandan Kodim (Dandim) 1715/Yahukimo, Letkol Inf J.V. Tethool dan empat prajurit TNI korban tembak KKB di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo pada Rabu 1 Maret kemaren, hari ini diterbangkan ke Jayapura. Dandim Yahukimo dan 4 Prajurit tersebut diterbangkan menggunakan pesawat Herkules dari bandara Dekai menuju Bandara Sentani sekitar pukul 11.00 Wit. Setibanya di […]

  • Musim 2025/2026, Ramai Dan Gunansar Dipastikan Perkuat Persipura, Berikut Daftar Pemain

    Musim 2025/2026, Ramai Dan Gunansar Dipastikan Perkuat Persipura, Berikut Daftar Pemain

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Setelah menuntaskan perombakan Managemen, Tim Persipura Jayapura langsung tancap gas membentuk kerangka tim. Sejumlah nama besar kembali dipertahankan Mutiara Hitam guna mengarungi Liga II musim 2025/2026. Setelah memperpanjang kontrak Ricardo Salampessy sebagai pelatih kepala, Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano mengumumkan beberapa nama pemain yang sudah di kontrak Persipura. “Puji Tuhan, Coach […]

  • PDP dan ODP Covid-19 di Papua Akan di beri Obat Chloroquine

    PDP dan ODP Covid-19 di Papua Akan di beri Obat Chloroquine

    • calendar_month Jum, 20 Mar 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.700
    • 1Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Juru bicara Satgas Penanggulangan Covid-19 Papua, dr. Silwanus Sumule mengatakan untuk mencegah makin meluasnya penyebaran dari Covid-19 di Papua, Pihaknya akan segera memberikan Obat Chloroquine bagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP). “ Saya baru dapat info bahwa teman-teman dokter di Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kita akan memberikan treadmen […]

  • 150 Personil Aparat Gabungan Buru KKB pembunuh 31 Pekerja Jalan Trans Papua

    150 Personil Aparat Gabungan Buru KKB pembunuh 31 Pekerja Jalan Trans Papua

    • calendar_month Sel, 4 Des 2018
    • account_circle topik papua
    • visibility 608
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Aparat gabungan TNI-Polri menerjunkan 150 personil untuk memburu Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang membunuh 31 pekerja PT  Iskita Karya di Kabupaten Nduga. Personil gabungan di terbangkan dari Jayapura menuju Wamena dan kemudian menuju ke tempat kejadian perkara di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Selasa (04/12/18). Dengan menggunakan pakaian tempur di lengkapi senjata lengkap […]

  • Pemprov Papua Tengah Siap Bangun Rumah Sakit Tibe B di Nabire, Target 2026 Sudah Beroperasi

    Pemprov Papua Tengah Siap Bangun Rumah Sakit Tibe B di Nabire, Target 2026 Sudah Beroperasi

    • calendar_month Sen, 10 Jun 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Jakarta, Topikpapua.com, – Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah menyiapkan rencana pembangunan rumah sakit umum tipe B dengan fasilitas lengkap di Kabupaten Nabire. Pj Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk menargetkan Tahun 2026 rumah sakit sudah harus beroperasi. “Nanti akan ada rumah sakit umum miliki pemerintah provinsi yang akan dibangun dengan fasilitas lengkap di Kabupaten Nabire. […]

  • Iptu Hendrian dan Iptu Yoga Jabat Kasat Reskrim serta Kapolsek Sarmi Kota

    Iptu Hendrian dan Iptu Yoga Jabat Kasat Reskrim serta Kapolsek Sarmi Kota

    • calendar_month Sel, 14 Nov 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Iptu Herdrian Syahputra S.Tr.K resmi menjabat Kasat Reskrim Polres Sarmi menggantikan Ipda Tantu Usman. Serah terima jabatan dipimpin langsung Kapolres Sarmi AKBP Timur Santoso di halaman apel Polres SarmiSelasa (14/11) pagi. Kapolres Sarmi AKBP Timur Santoso menjelaskan, serah terima jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang lumrah, dimana rotasi jabatan itu sebagai […]

expand_less