Sadis! Ditembak dari Leher Belakang, Tukang Ojek Tewas di Puncak Jaya
- account_circle topik papua
- calendar_month Kam, 18 Sep 2025
- visibility 625
- comment 0 komentar

Puncak Jaya, Topikpapua.com, – Seorang Warga sipil yang berprofesi sebagai tukang ojek di temukan tewas dengan luka tembak di bagian leher belakang tembus rahang kanan. Jenasah Misto ditemukan warga tak jauh dari motornya di Kampung Wundu, Distrik Dokome, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Pegunungan, Rabu (17/9/2025).
Kasatgas OPS Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani mengaku peristiwa tersebut dilaporkan warga kepada aparat keamanan pada hari Kamis pagi. Mendapat laporan tim Satgas OPS Damai Cartenz dibantu personel dari Polres Puncak Jaya langsung menuju TKP.
” Evakuasi dimulai pukul 07.30 WIT saat tim bergerak dari RSUD Mulia menuju lokasi kejadian. Setibanya di Kampung Wundu pukul 08.30 WIT, jenazah berhasil dievakuasi dan langsung dibawa kembali ke RSUD Mulia. Setiba di rumah sakit pukul 09.30 WIT, tim medis langsung melakukan pemeriksaan dan memastikan korban mengalami luka tembak pada bagian leher belakang tembus ke rahang kanan. Dari hasil rontgen, tidak ditemukan proyektil bersarang di tubuh korban,” ungkap Brigjen Faizal, Kamis (18/9/2025).
Menurut Brigjen Faizal, dari lokasi kejadian pihaknya menemukan barang barang pribadi korban berupa satu unit motor Jupiter MX King, satu unit handphone merek Vivo, uang tunai Rp1.700.000, pakaian, helm, tas kecil berisi keris, gelang tasbih, hingga rompi ojek Mulia bernomor 217.
” Tidak ada barang pribadi korban yang hilang, sehingga dugaan kami ini bukan perampokan tapi aksi dari KKB. Dugaan ini juga diperkuat dengan pernyataan mereka (KKB) di media sosial, dimana TPNPB Kodap XXVIII Yambi pimpinan Tenggamati Enumbi mengklaim bertanggung jawab atas penembakan tersebut. Tim akan terus mendalami dan memverifikasi kebenaran klaim tersebut,” jelas Brigjen Faizal.
Setelah dilakukan pemeriksaan medis, jenazah korban disalatkan di Masjid Al-Mujahidin Mulia pada pukul 10.50 WIT. Selanjutnya, jenazah diterbangkan menggunakan pesawat Alda Air menuju Sentani, sebelum diberangkatkan ke kampung halamannya di Probolinggo, Jawa Timur, untuk dimakamkan.
Hingga saat ini, aparat gabungan masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait peristiwa tersebut,”Kami pastikan keamanan masyarakat tetap menjadi prioritas. Tim di lapangan akan terus bekerja untuk memberikan rasa aman bagi warga Puncak Jaya,” tutup Brigjen Faizal. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




