Ini Hasil Pemeriksaan Kesehatan Gubernur Enembe oleh Tim Dokter Singapura
- account_circle topik papua
- calendar_month Rab, 12 Okt 2022
- visibility 71
- comment 0 komentar

Dokter Pribadi Gubernur Papua Lukas Enembe, dr Anton Mote/ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Papua, Lukas Enembe, telah menjalani rangkaian pemeriksaan oleh tim dokter spesialis yang didatangkan dari Singapura.
Dokter pribadi Lukas Enembe, dr Anton Mote membenarkan, pemerkksaan gubernur yang dietetapkan sebagai tersangka dugaan kasus gratifikasi oleh KPK RI ini, dilakukan tim dokter Singapura yaitu dokter spesiali jantung dan dokter spesialis internist di kediaman pribadinya di Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Selasa (11/10/2022) kemarin.
“Jadi Pak Gubernur menjalani pemeriksaan kesehatan seperti foto thorax, kemudian organ menggunakan USG, dan EKG untuk jantungnya. Pemeriksaan dimulai dari jam 10.30 WIT sampai jam 16.00 WIT, kata Anton kepada wartawan di RSUD Dok II Jayapura, Rabu (12/11/2022).
Anton memaparkan semua kebutuhan pemeriksaan dilakukan oleh tim dokter, namun juga dilakukan terapi, di mana dari hasil darah ada temuan kenaikan gula darah, kmudian pemeriksaan jantung yang masih berpengaruh pada tensi yang tidak stabil.
Sambung Anton, berdasarkan saran dokter spesialis dari Singapura, Lukas Enembe masih perlu menjalani pemeriksaanl ainnya yakni menggunakan alat metode Magnetic Resonance Imaging (MRI).
“Ada sedikit kelemahan pada gerak dan bicara dari Bapak Gubernur, maka ada anjuran untuk dilakukan MRI yang rencana dilakukan kemarin malam, namun tidak bisa dilakukan karena keputusannya harus diambil oleh pasien dan keluarga,” kata Anton.
Tim dokter juga sudah berkomunikasi dengan pihak keluarga, serta massa pendukung yang menjaga kediaman Lukas Enembe terkait pemeriksaan tersebut
“Kalau jalani MRI kan harus dibawa keluar rumah atau ke rumah sakit. Karena alatnya di rumah sakit. Hanya saja koordinasi keluar dari situ bergantung pada masyarakat dan keluarga yang berjaga-jaga di kediaman. Jadi perlu berkoordinasi,” aku Anton MRI tidak sama dengan dengan pemeriksaan seperti menggunakan USG atau X-ray portable.
Sebagai dokter pribadi Anton merasa bersyukur lantaran kondisi psikologi pasiennya mulai kembali ceria pasca jalani pemeriksaan dokter Singapura yang telah merawatnya selama kurang lebih 8 tahun.
“Mungkin karena beliau mendapatkan langsung pelayanan dari dokter yang merawatnya selama ini. Jadi, dari aspek psikologi terlihat kembali ceria,”beber Anton.
Ssbagaimana dikabarkan sebelumnya, Gubernur Lukas Enembe hampir sebulan dicekal Imigrasi untuk pergi berobat ke Singapura pasca penetapan dirinya sebagai tersangka dugaan kasus korupsi gratifikasi Rp 1 miliar oleh KPK.
Akhirnya, Selasa kemarin, tim medis dari Singapura yang selama ini menangani penyakit Lukas Enembe tiba di Bandara Sentani menggunakan Pesawat Garuda, Selasa (11/10/2022).
Tim dokter itu terdiri dari dua dokter spesialis yaitu dr Cheng Ho Patrick An (spesialis jantunh), dr Mardiana Binte Ayob (spesialis internist) dan satu perawat bernama Snooky Tabiliran Lagas. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


