Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Pilkada Papua: Kampanye Terbatas di Supiori dan Biak, Mari-Yo Siap Perjuangkan Anak Papua jadi ASN

Pilkada Papua: Kampanye Terbatas di Supiori dan Biak, Mari-Yo Siap Perjuangkan Anak Papua jadi ASN

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
  • visibility 102
  • comment 0 komentar

Biak, Topikpapua.com, – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Papua nomor urut 2, Matius Fakhiri – Aryoko Rumaropen melanjutkan tur kampanye terbatas di wilayah adat Saireri, dengan menyambangi masyarakat di Kabupaten Supiori dan Kabupaten Biak Numfor, pada 27 – 28 Oktober 2024.

Sebelumnya Mari-Yo bersama partai koalisi dan tim pemenangan, mengunjungi Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kabupaten Waropen.

Di hadapan ratusan masyarakat pendukung, Mari-Yo memaparkan visi misi “Transformasi Papua Baru yang Maju dan Harmonis” dengan tagline Papua Cerah (Cerdas, Sejahtera dan Harmonis).

Sebagai mantan Kapolda Papua yang sukses membawa ribuan anak asli Papua menjadi anggota Polri, calon gubernur (Cagub) Fakhiri dalam kampanyenya juga menjanjikan akan merekrut sebanyak mungkin anak asli Papua untuk menjadi Aparatur Sipil Negara atau Pegawai Negeri Sipil (ASN/PNS).

Bahkan Fakhiri punya kerinduan agar setiap Distrik dan Kampung di Provinsi, punya perwakilan menjadi seorang ASN dan juga anggota Polri.

“Selama saya jadi Kapolda Papua, sudah ada sekitar 6 ribu anak asli Papua yang lolos Bintara Polri. Saya punya kerinduan di tahun 2025, setiap Distrik ada lalu di tahun 2027 juga ada perwakilan dari setiap kampung. Memang itu butuh proses, namun saya sudah menitip pesan ke Kapolda pengganti untuk meneruskan apa yang sudah saya buat untuk anak anak generasi muda Papua, walaupun memang kemarin, itu tidak semua bisa diakomodir,” ujarnya.

Fakhiri meyakini, jika institusi Polri saja bisa merekrut ribuan anak asli Papua, maka tidak menutup kemungkinan perekrutan CPNS juga pasti bisa.

“Kalau yang susah (tes polri) bisa kita permudah, apalagi nanti kalau kami berdua jadi gubernur dan wakil gubernur, pastinya kita akan upayakan semaksimal mungkin agar kuota untuk orang asli Papua lebih banyak,” tegasnya.

Siap Wujudkan Pemerintahan yang Bersih

Matius Fakhiri menyatakan, keberadaan kampung-kampung di Papua perlu mendapat perhatian khusus, sehingga ia memiliki kerinduan serta komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dari korupsi ketika nantinya terpilih menjadi gubernur Papua.

“Tata kelola pemerintahan harus baik dan bersih, supaya pembangunan yang dimulai dari kampung sampai dengan kabupaten/kota bisa bersinergi dan berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Dengan begitu, apa yang dibutuhkan masyarakat bisa terpenuhi. Kalau Tuhan izinkan kami menjadi gubernur dan wakil gubernur, kami akan memperbaiki itu,” katanya.

Dalam mewujudkan Papua yang lebih baik, ujar ia, kolaborasi masyarakat adat perlu ditingkatkan dengan melibatkan seluruh para pemangku kepentingan karena memiliki kewajiban yang sama untuk membantu dan ikut serta dalam membangun perekonomian lewat program-program pemerintah.

“Kedamaian di Papua harus bisa terwujud. Dengan begitu perekonomian akan tumbuh baik, sehingga kesejahteraan masyarakat bisa benar-benar terwujud. Apalagi kalau semua kepala daerah bekerja baik dan mau turun langsung melihat rakyatnya. Jangan hanya ketika kampanye politik saja baru turun ke kampung-kampung untuk cari suara dukungan,” ujarnya.

Untuk wujudkan itu, Matius Fakhiri mengajak seluruh masyarakat Supiori dan Biak untuk maju bersama Mari-Yo raih kemenangan untuk membawa perubahan di Tanah Papua yang jauh lebih baik.

“Kami akan mendorong berbagai program untuk menguatkan provinsi, kabupaten dan kota agar perekonomian bisa tumbuh dengan baik. Apalagi Supiori dan Biak terkenal dengan hasil laut yang berkualitas. Jika terpilih, Mari-Yo akan siapkan fasilitasi (perahu) bagi masyarakat untuk bangkitkan perekonomian,” ujarnya.

“Ke depan, tidak boleh ada lagi pengkotak-kotakan di Papua. Orang Supiori dan Biak juga tidak boleh ada pengkotak-kotakkan, supaya Tanah Papua ini benar-benar diberkati. Kita semua yang dilahirkan untuk bisa menjadi apa saja. Mari kita menerima perbedaan itu untuk kemuliaan Tuhan, sehingga mari jaga toleransi dan perbedaan,” tegasnya. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Binmatkum di Sarmi, ini yang Dilakukan Kejari Jayapura   

    Gelar Binmatkum di Sarmi, ini yang Dilakukan Kejari Jayapura  

    • calendar_month Rab, 27 Apr 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sarmi, Topikpapua.com, – Kejaksaan Negeri Jayapura bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Sarmi menggelar kegiatan Program Penerangan Hukum Pembinaan Masyarakat Taat Hukum (Binmatkum) di Distrik Sarmi Kota dan Distrik Sobey pada 25-26 April 2022 lalu. Kegiatan yang memaparkan materi meliputi Tindak Pidana Korupsi, Narkotika dan Psikotropika, UU ITE, UU PKDRT dan Perlindungan Anak tersebut dipimpin langsung Kajari Jayapura […]

  • WNA Menjadi Otak dari Kaburnya 14 Tahanan di Mapolresta Jayapura Kota

    WNA Menjadi Otak dari Kaburnya 14 Tahanan di Mapolresta Jayapura Kota

    • calendar_month Jum, 20 Nov 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 3.048
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Gustav R. Urbinas, mengungkapkan ada dua orang yang menjadi otak dari rencana kaburnya 14 tahanan di Mapolresta jayapura kota pada Rabu subuh lalu. Hal ini diketahui, setelah empat orang dari 14 tahanan yang kabur berhasil di amankan. “Laporan sementara otak dari aksi itu yakni Igo dan Junior,” Ungkap […]

  • Dikunjungi Binmas Noken Polri, Delison T Sebut Siap Jaga NKRI

    Dikunjungi Binmas Noken Polri, Delison T Sebut Siap Jaga NKRI

    • calendar_month Jum, 24 Jul 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Puncak Jaya, Topikpapua.com – Keluarga Delison T, meneriman kunjungan silaturahmi personel Binmas Noken Polri di kediamannya di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Jumat (24/07/20). Kunjungan Binmas, menurut Mantan Anggota KKB ini, merupakan kunjungan rutin dalam rangka menjalin silaturahmi dengannya, dan keluarga besarnya.  “Binmas Noken Puncak Jaya yang selalu datang mengunjungi saya dan keluarga, untuk lebih dekat lagi […]

  • Selundupkan 4 Paket Sabu dari Sumbar, DD Tertangkap di Wamena

    Selundupkan 4 Paket Sabu dari Sumbar, DD Tertangkap di Wamena

    • calendar_month Sen, 6 Feb 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Satuan Narkoba Polres Jayawijaya berhasil mengamankan seorang pria berinisial DD (46), pelaku pengedar narkotika jenis sabu-sabu di Bandar Udara Wamena, Senin (6/2/2023) sekitar pukul 07.30 WIT. Kapolres Jayawijaya AKBP Hesman S. Napitupulu membenarkan, bahwa pelaku diamankan dengan barang bukti berupa 1 bungkus rokok gudang garam filter yang berisikan 4 paket narkotika jenis […]

  • Kontak Tembak di Nduga, 3 Anggota TNI Terluka

    Kontak Tembak di Nduga, 3 Anggota TNI Terluka

    • calendar_month Jum, 27 Nov 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 650
    • 0Komentar

    Timika, Topikpapua.com, – Kontak tembak antara angota TNI dengan Kelompok Kriminal Bersejata (KKB) kembali teradi di kabupate Nduga, Papua. Akibat kontak tembak dilaporkan tiga anggota TNI terluka. Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kapen Kogabwilhan III) Kolonel Czi IGN Suriastawa kepada pers mengaku kontak tembak terjadi saat Tim Gabungan TNI sedang berpatroli di sekitar […]

  • Doa Warga Pengungsi Kiwirok Terkabul,  Bisa Rayakan Natal di Kampung Halaman 

    Doa Warga Pengungsi Kiwirok Terkabul,  Bisa Rayakan Natal di Kampung Halaman 

    • calendar_month Sen, 21 Nov 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Masyarakat Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, yang kini mengungsi di Kampung Kutdol, Oksibil tengah diliputi rasa bahagia. Bagaimana tidak, doa dan harapan mereka terkabul yaitu dapat merayakan Hari Natal bersama keluarga tercinta di kampung halamannya di Kiwirok, pada 25 Desember 2022. Diketahui, selama 14 bulan atau 428 hari warga Kiwirok ini meninggalkan […]

expand_less