Anggota KKB, Anak Buah Egianus Kogoya Diamankan Satgas ODC
- account_circle topik papua
- calendar_month Kam, 7 Agu 2025
- visibility 513
- comment 0 komentar

Nduga, Topikpapua.com, – Aparat gabungan berhasil mengamankan seorang yang diduga kuat sebagai anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) wilayah Nduga, Papua, atas nama Nowaiten Telenggen alias German Ubruangge, kamis (7/8/2025).
Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Faizal Ramadhani mengaku Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan setelah mendapatkan informasi masyarakat terkait keberadaan pelaku yang sedang berada di salah satu puskesmas dalam kondisi dipengaruhi minuman keras.
” Setelah mendapat informasi dari masyarakat, aparat gabungan lalu bergerak menuju lokasi, dan setelah memastikan informasi yang diterima, Nowaiten lalu diamankan. Penangkapan nya sekitar pukul 09.04 WIT, pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Mako Polres Nduga untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Brigjen Faizal, Kamis (7/8/2025)
Menurut Brigjen Faizal Nowaiten Telenggen diketahui merupakan bagian dari jaringan kelompok KKB pimpinan Egianus Kogoya dan terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan bersenjata di wilayah Kenyam dan sekitarnya.
“Dari hasil pemeriksaan awal, Nowaiten Telenggen mengakui keterlibatannya dalam tiga aksi besar yang sempat menghebohkan publik dan menjadi perhatian nasional, yaitu, Penembakan terhadap mobil Armour putih di Jalan Trans Batas Batu, Kampung Yasoma pada 21 April 2022. Penembakan pesawat SAM Air PK-SMG di Bandara Kenyam pada 7 Juni 2022 dan Pembantaian terhadap pendeta, ustaz, dan warga sipil di Kampung Nogolaid pada 16 Juli 2022,” beber Brigjen Faizal.
Selain itu, Lanjut Faizal pelaku juga mengaku sebagai penyuplai bahan makanan (bama) bagi kelompok Egianus Kogoya serta pendokumentasi aksi-aksi bersenjata kelompok tersebut.
“Dalam pemeriksaan digital terhadap perangkat komunikasi pelaku, ditemukan rekaman suara yang mengindikasikan rencana-rencana aksi lanjutan. Di antaranya, pelaku tengah melakukan lobi dana dan bama ke beberapa pengusaha di Kabupaten Nduga, serta mengancam akan melakukan pemalangan jalan menuju area Batas Batu jika permintaan tidak dipenuhi,” ungkap Brigjen Faizal.
Brigjen Faizal menegaskan Tim Satgas Operasi Damai Cartenz akan segera melakukan pendalaman terhadap keterlibatan lebih lanjut dari Nowaiten Telenggen, termasuk komunikasi dengan Unit Kecil Menengah (UKM) dan tokoh-tokoh lokal yang diduga menjadi simpatisan.
“Kita terus Koordinasi dengan unit keamanan wilayah Nduga untuk mengejar sisa anggota kelompok Egianus Kogoya yang masih aktif di lapangan. Kami juga menghimbau agar Masyarakat untuk tetap waspada dan tidak memberi ruang atau bantuan dalam bentuk apa pun terhadap kelompok kriminal bersenjata yang dapat membahayakan keamanan dan ketertiban di wilayah Papua,” tutup Brigjen Faizal. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




