10 Anggota OPM Kelompok Purom Wenda Kembali ke NKRI
- account_circle topik papua
- calendar_month Rab, 2 Sep 2020
- visibility 1.248
- comment 0 komentar

Penyerahan diri tiga anggota OPM kelompok POW di Kampung Timonikime,Kabupaten Lanny Jaya/Ist
Jayapura, Topikpapua.com,- Empat orang petinggi KSB dari kelompok militan Purom Okimen Wenda (POW), bersama 6 orang pengikutnya menyatakan diri kembali ke Pangkuan NKRI.
Penyerahan diri ke-10 personil KSB ini, digelar dua lokasi berbeda dengan acara pengucapan ikrar penyerahan diri, untuk kembali dan setia kepada NKRI.
“Totalnya ada 10 orang, 7 orang diterima oleh Dansatgas Satgas Pamtas Mobile YPR 305 dan Tiga orang lainnya diterima Satgas Pamtas Mobile YPR 305/TKR,” kata Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kapen Kogabwilhan III) TNI Kolonel Czi Gusti Nyoman Suriastawa , Selasa (1/09/20).
Berikut identitas 10 OPM Kelompok Militan POW tersebut, Join Tabuni, Bakar Wenda, Leis Tabuni, Telia Wenda, Wiro Wenda, Kondis Tabuni dan Nendiles Wenda. Sementara tiga orang lainnya, Tabenak Wenda, Dekin Wenda, Kuku Tabuni.
” Kegiatan penyerahan diri kembali ke NKRI ini, ditandai dengan penandatanganan surat pernyataan keluar dari OPM, kembali dan setia kepada NKRI,” kata Kapen Nyoman.
Lebih lanjut dikatakan, para mantan OPM ini juga menyerahkan barang bukti berupa, 1 buah HT Werwei , 1 buah cas HT Motorolla dan 1 buah rompi serbu. Alat dan atribut tersebut, digunakan mereka saat masih tergabung OPM Kelompok Militan POW.
“Mereka juga mengaku mengikuti pelatihan militer di Markas OPM Soemalo, dan terlibat dalam dinas jaga pos di Markas OPM Soemalo,” katanya.
Diakui juga, bergabungnya mereka dengan kelompok POW tersebut, lantaran diancam POW dan dijanjikan memperopeh kehidupan yang lebih baik.
“Namun pada kenyataannya, mereka terus hidup di hutan, sehingga mereka menginginkan kembali ke masyarakat dan hidup normal,” kata Kapen Nyoman.
Lebih lanjut Kapen mengatakan, Tim Satgas yang ada di Lanny Jaya akan terus melakukan penggalangan, dengan harapan DPO yang telah mengabdikan diri ke NKRI, dapat mengajak rekan lainnya untuk turun, membawa persenjataan dan kembali ke NKRI.
“Semua ini dilakukan agar Masyarakat Distrik Balingga dan sekitarnya merasa nyaman dan aman. Dan catatan penting, sejak Satgas Pamtas Mobile YPR 305/TKR ada di Distrik Balingga, tidak ada lagi ada gangguan dan pemerasan yang dilakukan OPM kepada masyarakat setempat,” jelasnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


