Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OLAH RAGA » KONI Pusat : Atlet yang Pindah ke DOB Harus Seijin Provinsi Induk

KONI Pusat : Atlet yang Pindah ke DOB Harus Seijin Provinsi Induk

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Kam, 22 Jun 2023
  • visibility 226
  • comment 0 komentar

Jakarta, Topikpapua.com, – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menggelar rapat koordinasi dengan pengurus KONI se-Tanah Papua yang dihadiri KONI Papua, KONI Papua Barat, KONI Papua Barat Daya, KONI Papua Pegunungan, KONI Papua Selatan dan KONI PapuaTengah, Selasa, (20/6/2023) di Kantor KONI Pusat, Jakarta.

Wakil Ketua Umum KONI Pusat Mayjen (Purn) Suwarno mengatakan koordinasi antara KONI se-Tanah Papua dilakukan dalam rangka membahas mutasi atau perpindahan atlet jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI, Aceh-Sumatera Utara (Sumut).

“KONI Pusat mengelar rapat ini untuk menggkordinasikan berbagai hal, termasuk yang terpenting adalah mutasi atlet dari KONI Induk Papua dan Papua Barat kepada KONI DOB se-Papua,”ungkap Suwarno kepada pers usai Rakor.

Suwarna menegaskan bahwa sesuai dengan aturan mutasi dan kebijakan KONI Pusat, bahwa seluruh atlet yang tergabung dalam kontingen Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat pada PON XX, 2021 lalu, masih terdaftar dan menjadi atlet dari kedua provinsi induk. Sehingga apabila ada atlet dari kedua provinsi tersebut yang ingin bergabung ke provinsi-provinsi pemekaran se-Tanah Papua, wajib mendapat ijin resmi dari provinsi induk.

Apabila atlet maupun KONI di daerah pemekaran tetap memaksa untuk didaftarkan mengikuti babak kualifikasi PON maupun PON tanpa rekomendasi dari KONI induk, maka atlet tersebut dipastikan tidak akan tampil di PON Aceh-Sumut, karena atletnya masih resmi terdaftar di kontingen KONI atau Provinsi Induk.

“Meski atletnya bertempat tinggal di provinsi pemekaran, tetap harus mendapat ijin dari provinsi induk untuk bergabung ke provinsi pemekaran. Intinya harus mendapat rekomendasi resmi dari KONI induk yakni KONI Papua dan KONI Papua Barat,”tegasnya.

Suwarno mengingatkan, apabila KONI dari provinsi pemekaran, KONI Papua Barat Daya, KONI Papua Pegunungan, KONI Papua Selatan dan KONI Tengah ingin menggunakan atlet-atlet dari KONI induk Papua dan Papua Barat maka wajib hukumnya melakukan koordinasi dengan kedua KONI induk. Pemindahan atau mutasi atlit harus dilakukan sesuai aturan yang berlaku serta didukung administrasi yang legal.

“Sehingga tidak ada kekeliruan atau kesalahpahaman antara KONI se Papua dan Papua Barat,”jelasnya.

“Untuk ikut PON di Aceh Sumut 2024. Kebijakan yang kita ambil adalah untuk Papua dan Papua Barat sebagai induk dalam rangka PON masih tetap menggunakan atlet yang tergabung dalam kontingen KONI masing-masing saat PON XX di Papua. Sedangkan untuk DOB atau provinsi-provinsi yang baru, mereka harus melakukan koordinasi seperti Papua Barat Daya harus koordinasi dengan Papua Barat, begitupun Provinsi Papua Pegunungan, Papua Tengah dan Papua Selatan wajib koordinasi dengan Papua dalam rangka penggunaan atlet,”urai Suwarno.

Mengingat saat ini sedang berjalan babak kualifikasi PON (Pra PON) Aceh-Sumut, Maka Suwarno berharap KONI Provinsi Pemekaran segera melakukan koordinasi dengan KONI Provinsi untuk perpindahan atlet sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman antara KONI Provinsi Induk.”Kalau perlu, KONI Pusat hadir untuk menyaksikan prosesnya. Sehingga tidak menimbulkan kekeliruan,”ujarnya

Khusus KONI DOB, Dia mengingatkan agar-agar atlet-atlet yang akan didaftarkan dan dikirim ke PON Aceh-Sumut haruslah atlet yang punya catatan dan rekam jejak prestasi di masing-masing cabang olahraga.

Yang perlu diingat bahwa atlet-atlet dari provinsi pemekaran sudah diatur dengan jelas bahwa atlet-atlet di cabang olahraga beregu Seperti Sepak Bola, Futsal, Gate Ball, Softball, Baseball, Hoki dan lainnya wajib mengikuti babak kualifikasi PON. Sedangkan atlet-atlet perorangan diijinkan bisa tampil di PON tanpa mengikuti babak kualifkasi.

Saat ini sedang berlangsung babak kualifkasi PON Aceh-Sumut untuk cabang olahraga Gate Ball di Tangerang, Banten dan Atletik di Surakarta, Jawa Tengah.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Papua, Dr.Kenius Kogoya dan Ketua KONI Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan bertekad membantu KONI Provinsi Pemekaran, koordinasi bakal digelar untuk membahas kesiapan atlet menjelang PON Aceh-Sumut secara kekeluargaan. “Sebagai sesama Papua, kita akan pulang dan duduk bersama untuk bicarakan secara kekeluargaan,”ungkap Kenius Kogoya.

Sesuai regulasi KONI dan PON, akselerasi atau perpindahan atlet harus dilakukan sebelum PON. SK KONI Pusat Nomor 22 Tahun 2016 tentang aturan mutasi atlet dalam rangka PON, tertulis bahwa pengajuan mutasi oleh atlet harus diajukan selambat-lambatnya dua tahun sebelum PON digelar.

Kenius Kogoya mengatakan apabila KONI DOB Papua Tengah, Papua Selatan dan Papua Pegunungan berniat menggunakan dan mengirim atlet-atlet PON XX yang masih terdaftar di KONI Provinsi Papua maka hal itu akan dikordinasikan dalam waktu dekat agar tidak merugikan atlet.

“Koordinasi antar KONI sangat penting sehingga tidak ada masalah ketika masing-masing KONI mendaftarkan atletnya, baik saat entry by name maupun entry by number. Intinya, kita tidak mau atlet, yang adalah anak-anak Papua dirugikan karena tidak dapat bertanding. Makanya nanti kita balik ke Papua dan kita duduk bicarakan secara kekeluargaan,”tandasnya. (Redaksi Topik)

 

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPBD Papua Rangkul PBB Membantu Korban Banjir di Kota Jayapura 

    BPBD Papua Rangkul PBB Membantu Korban Banjir di Kota Jayapura 

    • calendar_month Sab, 8 Jan 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Papua ikut membantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (PBBD) Papua, guna melayani para korban bencana banjir di Posko Dapur Umum yang berlokasi di Kantor BPBD Provinsi Papua di Skyland, Kota Jayapura, Sabtu (8/1/2022). Diketahui bahwa bencana banjir di wilayah Kota Jayapura, Kamis 7 Januari 2022 lalu, menyebabkan ribuan […]

  • Konflik Topo Berakhir, Pemda Papua Tengah Siapkan Rp.2,3 Miliar untuk Perdamaian

    Konflik Topo Berakhir, Pemda Papua Tengah Siapkan Rp.2,3 Miliar untuk Perdamaian

    • calendar_month Kam, 14 Des 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Nabire, Topikpapua.com, – Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk memimpin proses perdamaian antara Suku Mee, Suku Dani dan Suku Wate atas konflik di Topo Distrik Uwapa, Kabupaten Nabire yang telah terjadi sejak 5 Juni 2023 lalu. Perdamaian itu digelar aula Mapolres Nabire, Kamis (14/12/2023), dihadiri masing-masing kepala suku yang sebelumnya bertikai. Rapat perdamaian yang […]

  • KKB Papua Dinyatakan Teroris, Pemprov Keluarkan 7 Pernyataan Sikap

    KKB Papua Dinyatakan Teroris, Pemprov Keluarkan 7 Pernyataan Sikap

    • calendar_month Kam, 29 Apr 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 8.125
    • 3Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pemerintah Provinsi Papua merespon pernyataan  Pemerintah Pusat melalui Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Republik Indonesia, Prof. Mahfud MD yang mengumumkan bahwa Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Provinsi Papua dan segala nama organisasi dan orang yang berafiliasi di dalamnya merupakan tindakan teroris. Baca Juga : Kabinda Papua Gugur Ditembak KKB, Pemprov Keluarkan 6 […]

  • Speed Boad Terbakar di Asmat, 1 Orang Hilang dan 3 Luka Parah

    Speed Boad Terbakar di Asmat, 1 Orang Hilang dan 3 Luka Parah

    • calendar_month Rab, 22 Des 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 457
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Satu unit speed boat dengan mesin 85 PK berisi  enam penumpang dikabarkan terbakar di perairan Sungai Wowi, Kampung Wowi, Distrik Suator, Kabupaten Asmat, Papua, Selasa (21/12/2021) sekira pukul 19.30 WIT. Akibat peristiwa naas itu, seorang penumpang hilang, dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka. Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Mustofa Kamal […]

  • Hendak Jenguk Pacar, Bripda Josua Dibacok OTK di RSUD Dekai

    Hendak Jenguk Pacar, Bripda Josua Dibacok OTK di RSUD Dekai

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Yahukimo, Topikpapua com, – Nasip naas dialami oleh seorang personel Polres Yahukimo, Bripda Josua Ridwan Oberlin Nainggolan (22), menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTK) di lingkungan RSUD Dekai, Rabu (28/05/2025) malam, sekitar pukul 20.55 Wit. Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani menjelaskan peristiwa tersebut berawal saat korban meminta tolong […]

  • Tak Wajib Tes PCR, Ini Syarat Calon Penumpang Keluar-Masuk Papua

    Tak Wajib Tes PCR, Ini Syarat Calon Penumpang Keluar-Masuk Papua

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 3.818
    • 1Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com  –   Pemerintah Provinsi Papua tidak mewajibkan keterangan hasil Tes PCR  sebagai syarat utama yang harus dikantongi penumpang atau calon penumpang yang keluar masuk Wilayah Papua. “Jika calon penumpang telah melakukan Tes PCR tetap di terima, demikian juga jika hanya Rappid Tes,” kata Kadis Perhubungan Provinsi Papua, Reky Douglas Ambrauw saat Meeting Zoom, Kamis […]

expand_less