Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » BUDAYA & PARIWISATA » Meriahkan Festival Noken Tanah Papua 2024, Freeport Indonesia Hadirkan Seniman Kamoro 

Meriahkan Festival Noken Tanah Papua 2024, Freeport Indonesia Hadirkan Seniman Kamoro 

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Jum, 27 Des 2024
  • visibility 217
  • comment 0 komentar

Jakarta, Topikpapua.com, – PT Freeport Indonesia (PTFI) terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan dan memperkenalkan budaya Suku Kamoro, Papua, kepada publik nasional. Kali ini PTFI menghadirkan para Seniman Kamoro dalam Festival Noken Tanah Papua 2024 yang diselenggarakan Kementerian Kebudayaan di Sarinah, Jakarta, 20-22 Desember 2024.

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon mengatakan Kementerian Kebudayaan berupaya untuk mempromosikan dan mengembangkan Noken sebagai produk budaya dari yang biasanya dipakai ke pasar oleh Mama-Mama Papua, menjadi sebuah karya mode.

Saat ini pemerintah bersama masyarakat Papua, komunitas budaya dan dunia usaha telah mengambil langkah-langkah penting, salah satunya dengan menyelenggarakan Festival Noken Tanah Papua.

“Kita harus membuat orang Indonesia sendiri mengapresiasi budaya kita, jangan sampai kita tidak mengapresiasi kemudian orang lain yang mengapresiasi. Jadi kita harus mensosialisasikan, kita harus inseminasi pengetahuan tentang budaya kita, terutama pada generasi muda kita,” kata Fadli Zon.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas menjelaskan bahwa partisipasi seniman Suku Kamoro merupakan wujud komitmen PTFI dalam upaya pelestarian karya seni dan budaya masyarakat adat Papua yang bermukim di sekitar area operasional perusahaan.

“Dukungan kami dalam Festival Noken Tanah Papua merupakan bentuk komitmen terhadap pelestarian seni dan budaya Indonesia, khususnya dari Papua. Kehadiran seni ukir Kamoro dan noken pada festival ini diharapkan dapat memperkenalkan dan memperluas akses terhadap keindahan seni budaya Papua kepada masyarakat luas,” kata Tony.

Noken tradisional berbahan serat alam asal Papua telah mendapat pengakuan UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda dalam kategori Membutuhkan Perlindungan Mendesak sejak tahun 2012. Membiasakan pemakaian noken untuk kebutuhan harian, sebagai tas belanja hingga aksesoris pelengkap busana dapat memicu peningkatan produksi noken tradisional, dengan demikian akan menaikkan status Noken menjadi kategori Daftar Representatif Warisan Budaya Tak Benda.

Ketua Yayasan Maramowe Weaiku Kamorowe Herman Kiripi mengatakan noken dari Suku Kamoro yang tinggal di wilayah pesisir selatan Papua dibuat dari bahan rumput rawa, daun pandan atau kulit pohon waru yang dikerjakan secara manual dengan cara dianyam oleh kaum perempuan, Berbeda dengan bahan baku untuk noken rajut dari wilayah pegunungan yang dibuat dengan cara dirajut atau dijahit.

Ketersediaan bahan baku di daerah dataran rendah cukup berlimpah dan mudah didapat, proses pembuatan juga tidak memerlukan waktu panjang.

Herman mengaku sangat senang bisa membawa misi budaya dalam festival ini. Ia bersyukur atas dukungan PTFI dan Kementerian Kebudayaan kepada Yayasan Maramowe Weaiku Kamorowe sehingga sebanyak enam Seniman Kamoro dapat berpartisipasi dalam Festival Noken Tanah Papua 2024.

“Kami bersyukur bisa mempromosikan, memperkenalkan macam-macam ukiran dan menampilkan tarian tradisional, sekaligus mendemonstrasikan cara menganyam dan mengukir karya seni asli dari seniman Kamoro. Kami menyampaikan terima kasih kepada PTFI dan Kementerian Kebudayaan yang terus mendukung kesenian Suku Kamoro untuk terus berkembang,” ungkap Herman.

Selain menampilkan sejumlah karya noken anyam dan bermacam produk ukiran, seniman ukir Suku Kamoro juga memberikan pelatihan mengukir. Mengawali pelatihan, para peserta mendapat penjelasan tentang ragam bentuk karya ukir dan arti motif pada ukiran.

Selanjutnya setiap peserta akan dibimbing mengerjakan ukiran pada sebidang papan yang boleh dibawa pulang sebagai kenangan. Selain itu, panitia penyelenggara Festival Noken Tanah Papua 2024 juga menyediakan pelatihan merajut noken. (Redaksi Topik) 

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Palsukan Tandatangan Bupati Nabire, Oknum PNS Terancam 10 Tahun Penjara

    Palsukan Tandatangan Bupati Nabire, Oknum PNS Terancam 10 Tahun Penjara

    • calendar_month Jum, 16 Des 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Palsukan Jayapura, Topikpapua.com, –Satuan Reserse Krimnal Polres Nabire melalui Unit Tipidte menyerahkan tersangka M (40) dan barang bukti (Tahap II) tindak pidana pemalsuan dan penipuan kepada Kejari Nabire, Rabu (7/12/2022). Penyerahan itu diterima Kasi Pidum Jaksa Muda Royal Sitohang. Kasat Reskrim AKP Akhmad Alfian penyeraha tersangka M Tahap II berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/ […]

  • BI : Perekonomian Papua Mengalami Kontraksi Pertumbuhan, Ini Sebabnya..

    BI : Perekonomian Papua Mengalami Kontraksi Pertumbuhan, Ini Sebabnya..

    • calendar_month Jum, 26 Jul 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Papua memperkirakan perekonomian Papua triwulan III tahun 2019 mengalami kontraksi pertumbuhan namun tidak sedalam triwulan sebelumnya. Kepala Tim Advisory Ekonomi dan Keuangan BI Papua, Fauzan mengatakan, pertumbuhan ekonomi Papua pada periode tersebut diproyeksikan berada dikisaran -18,8 persen sampai -18,4 persen secara year on year (yoy) lebih baik […]

  • Ricuh di Dogiyai Papua Tengah, Puluhan Rumah Warga Dibakar

    Ricuh di Dogiyai Papua Tengah, Puluhan Rumah Warga Dibakar

    • calendar_month Jum, 14 Jul 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Puluhan rumah di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah hangus terbakar. Pembakaran terjadi sejak Kamis malam hingga jumat (14/7/2023) pagi. Diduga pembakaran tersebut dilakukan massa sebagai imbas dari tewasnya satu warga sipil yang diduga tertembak oleh aparat saat aksi pemalangan yang dilakukan OTK terhadap Satgas Damai Cartenz pada Kamis kemaren. Kapolda Papua, Irjen Mathius […]

  • Jadi Narasumber di Inggris, Steve Mara: Pemerintah Indonesia Serius Bangun SDM Papua

    Jadi Narasumber di Inggris, Steve Mara: Pemerintah Indonesia Serius Bangun SDM Papua

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 532
    • 0Komentar

    London, Topikpapua.com, – Ketua Melanesian Youth Diplomacy Forum, Steve Mara menjadi narasumber dalam kegiatan Diplomacy For Development yang gelar di Kedutaan Besar Republik Indonesia di London, Sabtu (15/11/2025). Seminar mengangkat tema “Development to Promote Prosperous Growth Enhancement in Papua Indonesia” (Pembangunan yang mendorong Kesejahteraan di Papua Indonesia). Steve Mara dalam Paparannya menjelaskan tentang Transformasi besar […]

  • Satu Tahun Danantara, PLN Salurkan 500 Paket Perlengkapan Sekolah bagi 5 Sekolah di Merauke

    Satu Tahun Danantara, PLN Salurkan 500 Paket Perlengkapan Sekolah bagi 5 Sekolah di Merauke

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle topik papua
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Merauke, Topikpapua.com, – Dalam rangka memperingati satu tahun berdirinya Danantara Indonesia, PT PLN (Persero) menebar kebahagiaan dengan menyalurkan 500 paket perlengkapan sekolah di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, (3/3/2026). Aksi sosial ini merupakan bagian dari gerakan nasional penyaluran bantuan kepada 88.000 anak di seluruh Indonesia secara serentak. Mengusung tema “Cahaya Kebahagiaan Untuk Generasi Harapan Bangsa”, bantuan […]

  • Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Keerom Terendam Banjir

    Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Keerom Terendam Banjir

    • calendar_month Sab, 29 Des 2018
    • account_circle topik papua
    • visibility 959
    • 0Komentar

    Jayapura,Topikpapua.com, – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Jayapura dan sekitar nya dalam kurun waktu dua hari terkahir mengakibatkan ratusan rumah di Kabupaten Keerom terendam banjir. Dari data yang dihimpun Redaksi Topik dari berbagai sumber, wilayah yang dilanda banjir dengan ketinggian air mencapai kurang lebih 1 meter antara lain Kampung Jaifuri Arso III, Kampung wulukbun […]

expand_less