Palang Jalan Trans Wamena-Tolikara Dibuka
- account_circle topik papua
- calendar_month Kam, 13 Apr 2023
- visibility 189
- comment 0 komentar

Jalan trans Wamena-Kurulu yang sebelumnya dipalang keluarga korban penembakan di Wamena/ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Aksi blokade jalan Trans Wamena-Kurulu yang dilakukan oleh keluarga korban di Distrik Libarek, Wamena, Jayawijaya, pasca kasus penembakan alm. Stevanus Wilil, akhrinya dibuka Rabu (12/4/2023)..
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo mengatakan, keluarga korban mau membuka pemalangan jalan tersebut setelah dirinya memerintahkan jajaran Sat Intelkam untuk terus berkoordinasi dengan Kepala Distrik Libarek agar berkomunikasi dengan pihak keluarga korban sehingga akses jalan dapat kembali dibuka.
“Hari ini (kemarin) berdasarkan penyampaian dari Kepala Distrik Libarek bapak Hendrik Kossay menyampaikan bahwa keluarga korban sudah membuka palang jalan di Kampung Mulima, Distrik Libarek sehingga jalan menghubungkan beberapa kabupaten tetangga tersebut sudah bisa dilalui,” katanya.
Kapolres juga menambahkan untuk menyelesaikan permasalahan ini pihak keluarga korban meminta untuk penyelesaiannya dilaksanakan Kamis (13/4/2023). Untuk itu dirinya akan berkoordinasi dengan Kapolres Tolikara terkait permintaan keluarga.
“Untuk situasi di lokasi pemalangan saat ini sementara masih aman dan kondusif, kami juga sudah meminta Kepala Distrik untuk dapat menyampaikan kepada masyarakat serta keluarga korban agar dapat menjaga keamanan sehingga tidak terjadi permasalahan baru yang dapat merugikan masyarakat umum,”akunya.
Diketahui pula bahwa pihak keluarga korban telah melakukan prosesi pemakaman kemari , dan akan tutup duka.
Sebelumnya diberitakan keluarga Stevanus Wilil melakukan aksi pemalangan jalan buntut dari penembakan yang terjadi Senin (10/4/2023).
Tak hanya memalang jalan, keluarga korban juga menuntut denda sebesar Rp 10 miliar atas kematian korban yang diduga ditembak oleh oknum anggota Polres Tolikara. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




