Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » 15 Pekerja Proyek Puskesmas Berhasil Dievakuasi dari Paro ke Kenyam

15 Pekerja Proyek Puskesmas Berhasil Dievakuasi dari Paro ke Kenyam

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
  • visibility 81
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Sebanyak 15 orang pekerja bangunan Puskesmas di Distrik Paro, Kabupaten Nduga yang disandera Kelompok Separatis Teroris (KST) pimpinan Egianus Kogoya berhasil dievakuasi di Distrik Kenyam Kabupaten Nduga, Rabu (8/2/2023).

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa membenarkan evakuasi tersebut.

“Benar 15 warga sipil yang disandera oleh gerombolan KST, saat ini berhasil diamankan dan dievakuasi oleh aparat gabungan TNI/Polri ke Kenyam,” ujar Pangdam.

Pangdam menjelaskan proses evakuasi yang dilakukan melibatkan aparat gabungan TNI-Polri menggunakan Helicopter. Saat ini 15 warga sipil tersebut berada di Kenyam dan mendapatkan perawatan dari tim medis.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kerjasamanya, sehingga proses evakuasi para warga sipil pekerja pembangunan Puskesmas dapat berjalan aman dan lancar,” ucapnya.

Sementara ituz Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring dalam keterangan persnya di Timika Rabu (08/02/2023) siang menyatakan ke 15 pekerja ini telah berhasil dievakuasi. Danrem pun mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Nduga.

“Terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu penyelamatan 15 orang pekerja yang telah di sandera Egianus Kogoya,”kata Danrem.

Dijelaskan Danrem, bantuan masyarakat menunjukkan bahwa masyarakat juga tidak setuju dengan apa yang telah dilakukan oleh Egianus Kogoya.

Adapun proses penyelamatan ini, sambung Danrem, berkat keberanian para pekerja yang telah berusaha kabur dari hutan atas bantuan masyarakat.

“Saat ini para pekerja sedang kami amankan. Ini guna melihat melihat kondisi mereka baik dari kondisi psikis dan fisik mereka,”bebernya.

Diketahui KST pimpinan Egianus Kogoya ini selain menyandera 15 pekerja bangunan juga telah membakar pesawat Susi Air dan menyandera pilot Philip Mark Merhntens.

Berikut 15 warga sipil yang dievakuasi:

1.GY (Key)
2.DW (Key)
3. TB (Key)
4. IB (Seram)
5.SW (Key)
6.MY (Key)
7. GR (Key)
8. FRR (Key)
9. YPS (Batak)
10. RW (Key)
11. AH (Key)
12. MH (Key)
13. AK (Key)
14. AR (Key)
15. WEH (Key) (Redaksi Topik)

 

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tinjau Rumah Sehat di Doyo Baru, Ini Harapan Presiden Jokowi

    Tinjau Rumah Sehat di Doyo Baru, Ini Harapan Presiden Jokowi

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,- Guna memastikan terciptanya ekosistem perumahan yang baik, Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan Rumah Sehat yang berlokasi di Kampung Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (31/8/2022). Dalam kunjungannya di hari kedua ini, Presiden Jokowi didampingi Menteri Sosial Tri Rismaharini. Pembanginan Rumah Sehat ini dimulai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan sejak awal Januari 2022. Pembangunan Rumah Sehat itu merupakan […]

  • Peringati Hari Bakti PU di Papua, Wamen JWW Gelar Jalan Santai

    Peringati Hari Bakti PU di Papua, Wamen JWW Gelar Jalan Santai

    • calendar_month Sen, 2 Des 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Wakil Mentri PUPR, Jhon Wempi Wetipo (JWW) memilih untuk merayakan Hari Bakti PU yang ke- 74 di Tanah kelahiran nya, Papua. Bersama ratusan pegawai PUPR di Papua , Wamen JWW menggelar Jalan santai sejauh 5 kilometer. Jalan santai yang di awali dengan pelepasan balon keudara ini mengambil titik start dari Jembatan kebanggaan […]

  • Gubernur Lukas Enembe  Ancam Tutup Kampus IPDN Papua, Ini Penyebabnya

    Gubernur Lukas Enembe Ancam Tutup Kampus IPDN Papua, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Rab, 3 Okt 2018
    • account_circle topik papua
    • visibility 741
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe mengancam akan menutup kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Papua,  Menurut Lukas kampus IPDN tidak mengakomodir siswa/wi Asli Papua. “Kalau begini terus, tidak terima Orang Asli Papua, maka kita akan tutup IPDN, tidak boleh lagi ada di Papua,” ungkap Lukas kepada pers di kantor MRP, Kamis (13/09/18). […]

  • Mabuk, CB 150 Tabrak Pohon di Holtekam, Pengendara Tewas

    Mabuk, CB 150 Tabrak Pohon di Holtekam, Pengendara Tewas

    • calendar_month Sel, 10 Okt 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Seorang pria berinisial R berusia 31 tahun dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Holtekamp, tepatnya di pertigaan PLTU Holtekamp, Senin (9/10) pagi. Kapolsek Muara Tami AKP T. B. Silitonga menerangkan bahwa korban pada saat itu mengendarai sepeda motor merk Honda CB 150 R tanpa plat nomor dan kejadian […]

  • Rakor KNPI, Gubernur Fakhiri: Pemuda Papua Harus Menjadi Agen Pemersatu Bangsa

    Rakor KNPI, Gubernur Fakhiri: Pemuda Papua Harus Menjadi Agen Pemersatu Bangsa

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Provinsi Papua, Matius D Fakhiri menegaskan bahwa Pemuda/di di atas Tanah Papua harus berani menolak Miras, Sex Bebas dan Narkoba serta mampu menjadi agen Pemersatu Bangsa. Hal tersebut disampaikan Gubernur saat membuka acara Rapat Koordinasi KNPI se-Tanah Papua yang di gelar di Hotel Suni Abepura, Selasa (2/12/2025). Menurut Gubernur Fakhiri, Bangsa […]

  • Tewas Tertembak, Keluarga Alm. Yelimen Wandik Tuntut 1,5 Milyar

    Tewas Tertembak, Keluarga Alm. Yelimen Wandik Tuntut 1,5 Milyar

    • calendar_month Kam, 14 Nov 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 2.053
    • 1Komentar

    Karubaga, Topikpapua.com, – Keluarga Alm Yelimen Wandik, korban tewas tertembak anggota TNI saat mengejar pelaku rusuh di jalan Gilingbatu, Karubaga, Tolikara pada Sabtu 09 November lalu, menuntut penyelesaian secara adat atas kematian Yelimen dengan ganti rugi sebesar 1,5 Milyar Rupiah. Permintaan tersebut disampaikan pihak keluarga Alm. Yelimen kepada pihak TNI saat pertemuan antara keluarga Alm […]

expand_less