Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Masih Sakit, KPK Bantarkan Status Penahanan Lukas Enembe

Masih Sakit, KPK Bantarkan Status Penahanan Lukas Enembe

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Rab, 11 Jan 2023
  • visibility 99
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Gubernur Papua Lukas Enembe, Rabu (11/1/2023). Lukas yang merupakan tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Pemprov Papua ditahan usai menjalani pemeriksaan medis di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.

Dilansir dari beritasatu.com, Ketua KPK, Firli Bahuri menyatakan, Lukas ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Pomdam Jaya Guntur. Dengan demikian, Lukas Enembe bakal menjalani penahanan setidaknya hingga 30 Januari 2023.

“Ditahan selama 20 hari pertama mulai dari 11 Januari 2023 sampai dengan 30 Januari 2023,” kata Firli di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta yang disiarkan melalui kanal Youtube KPK RI, Rabu (11/1/2023).

Lukas Enembe terlihat ditampilkan dalam konferensi pers kali ini. Mengenakan baju pasien yang dilapisi rompi tahanan berwarna oranye, Lukas terlihat menggunakan kursi roda

Dengan kondisi kesehatannya, KPK membantarkan penahanan Lukas Enembe.

“Pembantaran sementara, kepentingan perawatan sementara di RSPAD,” kata Firli Bahuri.

KPK tidak mau memaksakan pemeriksaan Lukas sebagai tersangka saat kondisinya sedang sakit. Lukas harus menjalani penanganan medis sampai dinyatakan sehat.

Dengan begini, penahanan Lukas diundur. Waktu penahanan bakal dilanjutkan saat Lukas Enembe dinyatakan sudah sehat.

“Mengenai waktunya tim dokter yang akan menentukan. Kami tentu akan melanjutkan pemeriksaan,” ujar Firli.

Diketahui, KPK menangkap Lukas Enembe yang telah menjadi tersangka kasus dugaan suap. Setelah ditangkap KPK, Lukas Enembe langsung diterbangkan ke Jakarta. Lukas kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto.

Lukas Enembe telah ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi senilai miliaran rupiah. Kasus itu terkait proyek-proyek di lingkungan Pemprov Papua. Lukas Enembe juga diduga menerima suap sebesar Rp 1 miliar dari Direktur PT Tabi Bangun Papua (TBP) Rijatono Lakka. Selain itu, KPK juga menduga Lukas Enembe telah menerima gratifikasi terkait dengan jabatannya. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Ungkap Sindikat Curanmor dengan Kekerasan di Jayapura

    Polisi Ungkap Sindikat Curanmor dengan Kekerasan di Jayapura

    • calendar_month Sel, 16 Apr 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Tim Opsnal Polsek Jayapura Selatan berhasil mengungkap sindikat curanmor dengan kekerasan beserta penadahnya. Dari tangam pelaku poisi berhasil mengamankan 9 unit Sepeda Motor hasil curian. Kasat Reskrim Kompol Agus F. Pombos, menerangkan pengungkapan kasus ini berawal saat tim opsnal Polsek Jayapura Selatan melakukan penyelidikan terkait curanmor dan mengamankan IN (23) yang dicurigai […]

  • Tak Diberi Ijin Berobat, Pemprov Papua Siap Datangkan Dokter Singapura Periksa Gubernur LE

    Tak Diberi Ijin Berobat, Pemprov Papua Siap Datangkan Dokter Singapura Periksa Gubernur LE

    • calendar_month Sab, 8 Okt 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Dokter pribadi Gubernur Papua Lukas Enembe, dr Anton Mote mengungkapkan, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan rumah sakit di Singapura untuk mengatur jadwal kedatangan tim dokter spesialis ke Jayapura selekasnya. Mote menyebut tim dokter spesialis itu terdiri dari dokter spesialis jantung, dokter spesialis ginjal, dokter spesialis penyakit dalam (internist), dan sejumlah perawat. Kedatangan […]

  • Hasil PCR 37 Pedagang Ikan di Kota Jayapura, 10 Orang Positif C-19

    Hasil PCR 37 Pedagang Ikan di Kota Jayapura, 10 Orang Positif C-19

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 2.250
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Tim Gugus Tugas Covid-19 kota Jayapura telah memeriksa hasil Rapid Reaktif pedagang ikan di Kota Jayapura, dari 37  sampel swab yang di periksa dengan metode PCR di litbangkes di temukan 10 orang Positif Covid-19. Kepala dinas kesehatan Kota Jayapura, Dokter Ni Nyoman Sri Antari mengatakan kepastian 10 pedagang ikan yang dinyatakan positif […]

  • Kalahkan Sumbar di Final Gaya Bebas Putra, Pegulat Papua Kantongi Satu Emas

    Kalahkan Sumbar di Final Gaya Bebas Putra, Pegulat Papua Kantongi Satu Emas

    • calendar_month Rab, 13 Okt 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Merauke,Topikpapua.com, – Patut diacungkan jempol, pegulat Papua Reyna Fadli mendapatkan medali emas PON Papua setelah kalahkan pegulat Husnul Amri dari Sumatra Barat dalam final gulat gaya bebas putra kelas besar 97 Kg, Selasa (12/10) di GOR Head Sai Merauke. Tidak main-main dalam hitungan menit, Pegulat Papua menjatuhkan lawan sekaligus mengalahkannya dengan nilai 10-0. Sementara di kelas […]

  • KKB Teror Intan Jaya, Polda Papua Kirim Pasukan Brimob

    KKB Teror Intan Jaya, Polda Papua Kirim Pasukan Brimob

    • calendar_month Kam, 2 Mei 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Jayapura,Topikpapua.com, – Dalam sepekan terakhir situasi keamanan di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah kian memanas. Kelompok Kriminal Beraenjata (KKB) melakukan serangkaian aksi teror, mulai dari menyerang polsek Hoyame, menembak mati warga sipil hingga membakar bangunan Sekolah Dasar. Merespon hal tersebut, Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengaku telah memerintahkan pergeseran pasukan tambahan ke Intan Jaya. […]

  • Atlet Selam PON XX Keluhkan Masalah Sampah saat Berlatih

    Atlet Selam PON XX Keluhkan Masalah Sampah saat Berlatih

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 660
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Agustinus Satrio Supoyo atlet renang laut asal Papua mengaku sangat terganggu dengan banyaknya sampah di perairan Dok II Jayapura. Diakui Agus bila sampah yang berserakan di laut dok II membuat latihan terganggu. “ Masalahnya saat kita latihan itu banyak kita temukan sampah yang terapung di laut, dan itu sangat mengganggu latihan kita, […]

expand_less