Tahun 2022, Pengungkapan Kasus Narkoba di Kota Jayapura Melebihi Target
- account_circle topik papua
- calendar_month Jum, 23 Des 2022
- visibility 84
- comment 0 komentar

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Polisi Victor Mackbon (kanan) Kasatres Narkoba Iptu Alamsyah Ali/ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Pengungkapan kasus narkotika dan obat-obat terlarang yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota sejak Januari hingga pertengahan Desember 2022 melebihi target.
Dalam refleksi akhir tahun 2022, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Polisi Victor Mackbon didampingi Kasatres Narkoba Iptu Alamsyah Ali menyebut sebanyak 74 kasus penyalahgunaan narkotika berhasil diungkap Satres Narkoba dari target yang ditentukan sebelumnya yaitu 35 kasus. Sementara jika dibandingkan dengan tahun 2021, hanya 46 kasus.
“Target kami kan 35 kasus tetapi sampai saat ini sudah terungkap 74 kasus. Ya, ini merupakan prestasi di mana mereka (Satres Narkoba) berhasil melebihi target yang diporsikan dengan perbandingan kasus sebanyak 31,” katanya di Lapangan Karang PTC Entrop, Jumat (23/12/2022).
Mantan Kapolres Mimika ini menuturkan, para tersangka tidak hanya berasal dari Warga Negara Indonesia, tetapi ada sebanyak 11 tersangka yang tidak lain adalah WNA asal negeri jiran, Papua Nugini.
Masih dikatakan Kapolresta, untuk barang bukti yang berhasil diamankan selama tahun 2022 juga mengalami peningkatan. Seperti barang bukti narkotika jenis sabu, di mana di tahun 2021 hanya 28 gram, sedangkan tahun 2022 meningkat drastis sebanyak 298 gram.
“Ganja juga begitu, di mana di tahun ini ada sebanyak 38 kg lebih yang berhasil diamankan bila dibandingkan di tahun lalu yang totalnya hanya 7 kg,” bebernya.
“Ya, di satu sisi, apa yang kami raih ini semuanya merupakan prestasi dibanding tahun lalu, namun di sisi lain ini menjadi sesuatu yang miris karena semakin banyak yang menggunakan narkoba,” imbuhnya.
Kapolresta pun menegaskan upaya memberantas kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang tentu harus secara holistik dan juga bersifat kolektif.
“Kan ada BNN, ada Direktorat Narkoba dan tentunya elemen masyarakat yang siap bersinergi untuk memberantas narkoba di Kota Jayapura,” tandasnya.
Selain faktor pribadi, ekonomi dan keluarga. Rupanya faktor pendidikan juga menjadi salah satu penyebab seseorang memakai narkoba.
“Yang pasti bahaya pergaulan bebas juga harus terus dimonitoring bersama karena ini juga bisa memicu penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Selanjutnya beranjak ke kasus miras lokal, Kapolresta mengungkapkan ada 3 kasus di tahun ini yang berhasil disidik dan dilimpahkan hingga ke Kejaksaan. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




