Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Hari ini, Gubernur Lukas Enembe Diperiksa Dua Jam Lebih oleh Tiga Dokter Spesialis dari Singapura  

Hari ini, Gubernur Lukas Enembe Diperiksa Dua Jam Lebih oleh Tiga Dokter Spesialis dari Singapura  

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Ming, 30 Okt 2022
  • visibility 887
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Tim Kuasa Hukum Gubernur Papua Lukas Enembe menyampaikan keterangan resmi ihwal kedatangan 4 tenaga medis dari Rumah Sakit Mount Elizabet Singapura, yang selama ini menangani penyakit komplikasi yang diiidap Lukas Enembe.

“Jadi para dokter yang datang tadi pagi ini mereka yang selama ini mendampingi Pak Gubernur ketika pengobatan di Singapura. Dan hari ini mereka datang yang kedua kali, tim lengkap tiba tadi pagi dan sudah melaksanakan tugas memeriksa kondisi kesehatan Pak Gubernur secara detil dan baik sejak tadi siang hingga sore tadi di kediaman di Koya Tengah,” kata Aloysius Renwarin, salah satu tim hukum Lukas Enembe di Jayapura, Minggu (30/10/2022) sore.

Ditambahkan Tim Kuasa Hukum lainnya, Petrus Bala Pattyona, tim medis Lukas Enembe yang datang dari negeri singa itu adalah dr Cheng Ho Patrick Ang (spesialis jantung), dr Francisco Salcido Ochoa WNA asal Mexico (spesialis ginjal), dr Mohammed Tauqeer Ahmad (spesialis nuerologi) serta satu perawat yaknj Mardiana Binte Ayob.

Lanjut Petrus, pemeriksaan kesehatan secara lengkap oleh tim dokter dari Singapura terhadap Lukas Enembe berlangsung selama dua setengah jam dan didampingi dokter pribadi dr Anton Mote.

Pemeriksaan diawali dengan cek darah dan terakhir dengan suntikan yang ada obatnya.

“Hasil dari pemeriksaan kesehatan menurut Dokter Anton akan dikomunikasikan dengan tim dokter Singapura melalui zoom untuk mengambil langkah-langkahnya seperti apa . Dan kondisi kesehatan Bapak Lukas juga masih tetap sama (sakit),” jelas Petrus.

“Ya kami tidak tahu jenis obat apa yang disuntik tadi ke Pak Gubernur. Yang pasti beliau diperiksa syaraf, jantung dan ginjal,” imbuhnya.

Untuk langkah ke depannya perihal hasil pemeriksaan kesehatan Lukas Enembe, kata Petrus, itu menjadi ranah tim dokter, apakah hasil pemeriksaannya akan dilaporkan ke KPK dan IDI.

“Ini di luar kompetensi kami. Yang jelas dari pihak kami sendiri dan keluarga juga sampai sekarang belum konfirmasi tentang kapan tim dokter IDI maupun dokter KPK karena kami melihat mereka meragukan jadi semacam pembanding,” bebernya.

“Tapi ya mudah-mudahan sesama dokter sumpah jembatan bisa sama-sama saling percaya. Kalau mereka mengirim dokter dari KPK ya maaf saja mungkin meragukan hasil tapi buat kami terbuka saja. Karena ini urusan medis dan ada ahlinya, bukan urusan hukum apalagi istilah-istilah medis kan kita tidak paham,” sergah Petrus.

Diharapkan dengan pemeriksaan tim dokter Singapura yang dilaporkan dokter keluarga ke dokter KPK dan IDI, sesama dokter bisa saling menerima hasilnya.

“Ya kalau tidak bisa diterima, bisa lakukan pemeriksaan ulang atau bagaimana lah,” papar Petrus.

Secara terpisah  dokter pribadi Lukas Enembe, dr Anton Mote menyebut pemeriksaan pada Minggu ini, merupakan pemeriksaan lanjutan.

“Nanti akan ada pemeriksaan lanjutan karena Pak Gub masih dalam perawatan. Jadi bukan check up, mustinya, perawatan ini rutin dilakukan tiap hari, diobservasi oleh masing masing bidang, jantung, syaraf, ginjal tiap hari. Kalau pemeriksaan, dengan dokternya, yang datang seperti ini, sangat tidak efektif, harusnya langsung di fasilitas kesehatan,” tukas Anton.

Dari hasil pemeriksaan dokter Singapura, untuk pengobatan penyakit stroke yang sudah empat kali dialami Lukas Enembe, perlu dilakukan fisioterapi.

“Dan tetap perlu rujukan MRI. Sedangkan untuk penyakit ginjalnya, perl dilakukan crosscheck darah kembali dan  penyakit jantungnya, perlu diobservasi obat kembali,” tukas Anton.

Usai diperiksa, kata Anton, Lukas Enembe disuntik untuk menurunkan kadar kolesterolnya dan diberi resep penambahan obat. Dijelaskannya, dokter Singapura juga memita ada penambahan ahli gizi untuk memantau konsumsi makanan Pak Gub. Ketika diperiksa pun, tensi darah Lukas Enembe terhitung tinggii yaitu 190.

Diketahui tim dokter Singapura tiba di Bandara Sentani, Kabupataen Jayapura, Papua, Minggu (30/10/2022) sekira pukul 07.00 WIT menggunakan Pesawat Garuda Indonesia GA 656.

Seebagaimana diberitakan sebelumnya Gubernur Papua Lukas Enembe telah dijadikan tersangka dalam kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji Lukas Enembe selaku Gubernur Papua Periode 2013 – 2018 dan 2018 – 2023 terkait pekerjaan atau proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Papua.

Penyidik KPK telah memanggil Lukas Enembe, namun Gubernur Papua, berhalangan hadir karena masih sakit. (Redaksi Topik)

 

 

 

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • New Honda Scoopy, Lebih Elegan dengan New LED Crystal Block Headlight

    New Honda Scoopy, Lebih Elegan dengan New LED Crystal Block Headlight

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Honda Scoopy masih menjadi salah satu primadona yang diminati konsumen sepeda motor Honda, terutama setelah produk ini kembali diluncurkan pada tahun 2024 dan kemudian di tahun 2025 hadir kembali dengan pilihan warna yang lebih menarik. Salah satu bagian yang menyita perhatian publik dan masih tetap melekat adalah adanya New LED Crystal Block […]

  • Cabuli Anak di Bawah Umur, Pemuda Ini Terancam 15 Tahun Penjara   

    Cabuli Anak di Bawah Umur, Pemuda Ini Terancam 15 Tahun Penjara  

    • calendar_month Sen, 3 Okt 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Seorang pemuda berinisial EK (18) terancam 15 tahun penjara karena diduga mencabuli gadis di bawah umur Melati (13). EK dan barang bukti sudah diserahkan penyidik Satuan Reserse Kriminal Polresta Jayapura Kota kepada Kejaksaan Negeri Jayapura, Senin (3/10/2022) siang. Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota AKP Oscar Fajar Rahadian, membenarkan penyerahan tersangka EK diterima […]

  • Bulan Ramadhan: AMP dan BAZNAS Papua Kunjungi Ponpes Darussalam, Koya Barat

    Bulan Ramadhan: AMP dan BAZNAS Papua Kunjungi Ponpes Darussalam, Koya Barat

    • calendar_month Ming, 16 Mar 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Jayapura,Topikpapua.com, – Astra Motor Papua selaku Main Dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Papua kembali menggelar kegiatan sosial. Spesial pada bulan Ramadhan kali ini, Astra Motor berkolaborasi bersama bersama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua untuk menjalankan program sosial di Pondok Pesantren Darussalam, Koya Barat. Admin and Fin Manager Astra Motor Papua, Bagas […]

  • Dua Pejabat Pemkab Jayapura Berstatus ODP Covid-19

    Dua Pejabat Pemkab Jayapura Berstatus ODP Covid-19

    • calendar_month Sen, 23 Mar 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 3.205
    • 0Komentar

    Sentani, Topikpapua.com, – Dua pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, berstatus orang dalam pengawasan (ODP) Covid-19. Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengatakan, kedua pejabat itu dinyatakan ODP karena sebelumnya bepergian ke daerah yang sudah terinfeksi virus Corona. “Ya, karena mereka baru pulang toh. Baru pulang, jadi harus dalam pemantauan,” Kata Bupati Mathius kepada Redaksi […]

  • Musnakan BB Tindak Kejahatan, Kajari : Kasus Narkotika Masih yang Terbanyak

    Musnakan BB Tindak Kejahatan, Kajari : Kasus Narkotika Masih yang Terbanyak

    • calendar_month Sen, 19 Jun 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kejaksaan Jayapura bersama Polresta Kota Jayapura, Polres Keerom, Polres Jayapura, Pengadilan Negeri Jayapura, BNN Papua serta Pemkot Jayapura melaksanakan pemusnahan barang bukti tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum yetap (Inkracht) di halaman jantor Kejari Jayapura, Senin (19/6/2023) pagi. Kajari Jayapura Alaxander Sinuraya mengatakan dari 82 kasus terdapat 48 perkara narkotika dengan […]

  • Peringati Maulid Nabi, Pasangan MARI-YO : Tetap Jaga Toleransi Beragama

    Peringati Maulid Nabi, Pasangan MARI-YO : Tetap Jaga Toleransi Beragama

    • calendar_month Sen, 16 Sep 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 627
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang ke 1446 Hijriah/tahun 2024 yang jatuh pada 16 September 2024, pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Matius Derek Fakhiri – Aryoko Rumaropen merayakannya bersama umat muslim di sejumlah masjid yang berada di wilayah Kota Jayapura. Sejak Minggu (15/09/2024) kemarin, pasangan yang akrab disapa Mari-Yo […]

expand_less