Gubernur Papua Tersangka KPK, TNI Belum Perketat Perbatasan RI-PNG
- account_circle topik papua
- calendar_month Sen, 10 Okt 2022
- visibility 65
- comment 0 komentar

Danrem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring/all
Jayapura, Topikpapua.com, – Danrem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring mengungkapkan pasca Gubernur Papua Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus gratifikasi Rp 1 miliar oleh KPK RI, penjagaan di wilayah perbatasan RI-PNG masih fokus pada pelintas batas yang membawa barang-barang ilegal, serta ancaman kelompok bersenjata.
Menurut dia, hingga kini belum ada permintaan dari KPK untuk memperketat penjagaan di wilayah perbatasan, termasuk jalan tikus. Pasalnya diketahui Lukas Enembe pernah melintas ke seberang (PNG) melalui jalan tikus, termasuk tersangka Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak yang kabur ke wilayah negara tetangga ini.
“Sampai sejauh ini belum ada permintaan dari KPK tetapi koordinasi dengan pihak Kepolisian baik Polda dan Pos-Pos Polri di wilayah perbatasan tetap dilakukan untuk mencegah hal- hal tersebut,” katanya kepada wartawan di Makorem 172/PWY, Senin (10/10/2022).
“Kalau untuk patroli termasuk di jalan-jalan tikus terus dilakukan, namun kita tidak bisa lakukan setiap saat 1×24 jam. Ya tentunya ada strategi khusus untuk menjaga perbatasan,” timpal Danrem.
Menurut Jenderal TNI bintang satu ini sejauh ini para prajuritnya yang bertugas di wilayah perbatasan masih semangat dan fokus melaksanakan tupoksi mereka yaitu menjaga pelintasan barang-barang ilegal dan menjaga adanya ancaman dari kelompok-kelompok bersenjata.
Swiping juga masih terus diintenskan, bahkan sambung Danrem, di pekan lalu Prajurit Satgas Pamtas berhasil menggagalkan penyelundupan ganja di Waris, Kabupaten keerom.
“Di sana cukup sering terjadi transaksi bahkan beberapa minggu lalu juga ada beberapa pucuk senjata api rakitan sebanyak 5 pucuk yang digunakan unthk berbuburu diserahkan masyarakat Senggi kepada kami,” bebernya.
Lebih jelas hingga saat ini mantan Dandim Puncak Jaya ini juga mengaku tidak ada peningkatan pengamanan di wilayah tapal batas.
“Namun perintah saya kepada mereka, di mana pun kita bekerja di wilayah Papua, ya tetap siaga dan tidak boleh memiliki rasa takut,” katanya.
Sebagaimana diketahui pada April 2021 lalu, Gubernur Papua Lukas Enembe pernah ke PNG melalui jalur jalan tikus di perbatasan RI-PNG tanpa ijin Mendagri. Kemudian pada
Juli 2022 tersangka dugaan korupsi atau gratifikasi Bupati Membramo Tengah Papua, Riscky Ham Pagawak juga kabur ke PNG melalui jalur tikus perbatasan PNG. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


