Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Dua dari Enam Oknum Prajurit TNI Kasus Mutilasi di Mimika Masih Berstatus Terperiksa

Dua dari Enam Oknum Prajurit TNI Kasus Mutilasi di Mimika Masih Berstatus Terperiksa

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sel, 6 Sep 2022
  • visibility 123
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa berharap proses hukum kasus mutilasi empat warga Kabupaten Nduga di Timika yang melibatkan 6 oknum Prajurit TNI AD segera dipercepat sebagaimana perintah Kepala Staf TNI AD (KSAD).

“Kemarin saya sudah laksanakan rapat dengan pihak-pihak terkait yang ada di Timika. Kasus ini sudah pada tahap penyidikan. Ya, kita berharap cepat, karena perintah dari KSAD ini harus cepat, jangan sampai ada konflik di masyarakat kalau penanganannya lambat,” katanya di Makorem 172/PWY Selasa (6/9/2022).

Pangdam juga mengungkapkan terkait dua oknum prajurit lainnya yang  diduga ikut terlibat dalam kasus itu masih dalam pendalaman.

“Statusnya masih terperiksa, ya masih dalam pendalaman,” tegasnya.

Ketika disinggung soal kasus penjualan senjata di Mimika diduga bukan yang pertama kali dilakukan, kata Pangdam, pihaknya masih terus melakukan pendalaman.

“Ini masih didalami, tapi kalau dilihat dari skenario atau jalan cerita, kemungkinan itu ada. Tapi saya tidak mau masuk ke sana dulu, ya. Karena saat ini saya ingin mempelajari dan fokus ke tindak kriminal dan pembunuhan terlebih dahulu,” bebernya.

Soal lokasi persidangan 6 oknum prajurit tersebut, Pangdam menyatakan akan dilakukan di Mahkamah Militer Jayapura dan Makassar.

“Untuk 5 prajurit akan disidang di Jayapura, sedangkan 1 prajurit yang berpangkat Mayor akan disidangkan di Makassar,” katanya 6 prajurit sudah ditetapkan sebagai tersangka dan diganjar Pasal 340 tentang pembunuhan berencana.

Sementara untuk satu yang pelaku yang masih buron yaitu RMH, Pangdam tak menampik bahwa dalam kasus mutilasi ini RMH adalah otaknya.

“Ya RMH yang mengatur, yang menghubungi sampai mendesain keempat (korban) orang ini datang, sampai melakukan pembunuhan. Dia diduga kuat sebagai otaknya,” pungkasnya. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribka Haluk Marah, Serapan APDD Pemprov Papua Tengah Rendah, Ini Daftarnya

    Ribka Haluk Marah, Serapan APDD Pemprov Papua Tengah Rendah, Ini Daftarnya

    • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Nabire, Topikpapua.com, – Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk meluapkan kemarahannya dihadapan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) saat memimpin apel pagi di depan Kantor Provinsi Papua Tengah, Senin (14/8/2023). Hal itu lantaran serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Papua Tengah tahun 2023 masih rendah. Ribka menilai percuma PJ Gubenur dan Sekda bersama para Kepala […]

  • Tahun 2022, Kejahatan di Kota Jayapura Meningkat 392 Kasus

    Tahun 2022, Kejahatan di Kota Jayapura Meningkat 392 Kasus

    • calendar_month Jum, 23 Des 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 576
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Angka kasus tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota selama kurun waktu 2022 terjadi peningkatan bila dibandingkan di tahun 2021. Kapolresta Jayapura Kota Kombes Polisi Victor D. Mackbon menyebut peningkatan jumlah kasus di tahun ini sebanyak 392 kasus sehingga totalnya di tahun 2022 sebanyak 3.636 kasus. Sedangkan di tahun […]

  • Warga Kampung Tulem-Moai Pertanyakan Proyek Jalan Lingkar Lumen Wamena   

    Warga Kampung Tulem-Moai Pertanyakan Proyek Jalan Lingkar Lumen Wamena  

    • calendar_month Kam, 2 Jun 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Wamena, Topikpapua.com, – Masyarakat Kampung Tulem-Moai meminta Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua, menjelaskan siapa pemenang tender proyek jalan lingkar Lumen Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, yang berlokasi di Kampung Tulem hingga Kampung Moai. Tokoh Adat setempat, Natalis Kerda menyebut Kepala Dinas PUPR menunjuk anak Tulem sebagai pemilk dusun untuk mengerjakan proyek, namun ada pihak yang datang […]

  • PLN Siap Laksanakan Penyesuaian Tarif, Masyarakat Kecil di Papua dan Papua Barat Tetap Terlindungi

    PLN Siap Laksanakan Penyesuaian Tarif, Masyarakat Kecil di Papua dan Papua Barat Tetap Terlindungi

    • calendar_month Rab, 29 Jun 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIW PPB) siap melaksanakan keputusan Pemerintah yang menyesuaikan tarif tenaga listrik kepada pelanggan rumah tangga mampu nonsubsidi golongan 3.500 Volt Ampere (VA) ke atas (R2 dan R3) serta golongan pemerintah (P1, P2 dan P3) per 1 Juli 2022. Guna melindungi masyarakat kecil, tarif listrik […]

  • Genjot Pemekaran Provinsi, Elisa Kambu Beberkan Potensi Alam di Daerah Selatan Papua

    Genjot Pemekaran Provinsi, Elisa Kambu Beberkan Potensi Alam di Daerah Selatan Papua

    • calendar_month Jum, 7 Mei 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 3.138
    • 0Komentar

    Timika, Topikpapua.com, –  Wacana pemekaran Provinsi Papua Selatan masih terus bergulir dan empat kabupaten yang akan masuk dalam wilayah provinsi Papua Selatan telah membentuk Tim Pemekaran yang diketuai oleh Wakil Bupati Asmat, Thomas E. Safanpo. Empat kabupaten yang membentuk tim pemekaran adalah, Kabupaten Merauke, Mappi, Boven Digoel dan Asmat. “Perjuangan itu sampai beberapa hari yang […]

  • Dalam 8 Bulan, Polresta Jayapura Kota Berhasil Ungkap 47 Kasus Narkoba

    Dalam 8 Bulan, Polresta Jayapura Kota Berhasil Ungkap 47 Kasus Narkoba

    • calendar_month Sen, 7 Sep 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 627
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,  –  Setidaknya 54 pelaku berhasil tangkap dan diproses  Satuan Reserse Narkoba, dalam pengungkapan 47 kasus peredaran narkotika dan minuman keras lokal di wilayah Hukum Polresta Jayapura Kota. Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas menyebut para pelaku tersebut, salah satu perempuan dan tiga warga negara PNG. “ Jadi selama 8 bulan ini kami […]

expand_less