Harun Wanimbo : DOB Harus Didukung, Soal Merdeka Itu Urusan Tuhan
- account_circle topik papua
- calendar_month Sab, 21 Mei 2022
- visibility 99
- comment 0 komentar

Harun Wanimbo, Tokoh Pegunungan Tengah Papua/ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Harun Wanimbo, salah satu Tokoh Pegunungan Tengah Papua asal Kabupaten Tolikara, mendukung penuh keinginan Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom, soal pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Pegunungan Tengah Papua agar segera dihadirkan.
Harun berpendapat bahwa kehadiran DOB Pegunungan Tengah Papua harus disambut dengan tangan terbuka, mengingat hal itu merupakan jawaban untuk generasi penerus yang telah dipersiapkan selama ini.
“Kalau untuk Papua Merdeka, ya hal itu akan terjadi sesuai dengan waktu yang dipersiapkan oleh Tuhan,” katanya Sabtu (21/5/2022).
Harun tak memungkiri bahwa sudah ada anak-anak asli Papua, khususnya dari pegunungan tengah yang diberikan kesempatan menjabat sebagai gubernur, bupati, DPRD, sekda, dan poisisi yang lainnya di Pemerintahan Indonesia.
Dengan demikian, sambungnya, orang pegunungan tengah yanf telah memiliki kekuasaan di Provinsi Papua, ini adalah wujud kasih dari Tuhan.
“Kami orang tua mendorong anak-anak kami untuk sekolah dari TK hingga Perguruan Tinggi dengan tujuan memiliki pengetahuan dan menjadi orang sukses,”terang Harun.
Ditegaskan Harun, Tuhan mempercayakan anak manusia yang memiliki kemampuan seperti Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom, yang telah mendeklarasikan diri meju sebagai Calon Gubernur Papua sehingga harus didukung.
Bahkan, Pemerintah Indonesia juga sudah membuka ruang tiga DOB baru sehingga ini harus didukung untuk masa depan daerah.
“Anak-anak kita yang kuliah dan akan selesai yang kita sekolahkan, yang pak Gubernur Papua sekolahkan itu ini sudah kesempatan mereka, orang tua telah siapkan lahan ini. Soal Papua merdeka itu ketetapan Tuhan akan tiba pada saatnya tanpa campur tangan siapapun,” ucapnya.
“Itu sama dengan Tuhan melepaskan umat Allah dari Firaun yang tidak ada canpur tangan siapapun itu otoritas Tuhan melalui Musa membawa keluar umat dan hal itu akan terjadi juga dan umumnya kami Papua dan Papua Barat tetap satu dalam kehidupan ini,”sambungnya lagi.
Selanjutnya Harun berpesan bahwa apa yang ada di depan mata saat ini, harus diterima terutama ini bukan kepentingan pribadi dan popularitas dan DOB adalah kepentingan daerah dan untuk generasi kedepan.
“Kami ini sudah tua-tua hanya tinggal beberapa Tahun dan kami hadirkan barang itu untuk generasi masa depan,”tutupnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




