Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Bupati Intan Jaya Sebut KKB Rampas Dana Desa untuk Beli Senjata

Bupati Intan Jaya Sebut KKB Rampas Dana Desa untuk Beli Senjata

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Jum, 6 Nov 2020
  • visibility 1.672
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Pertanyaan dari mana pihak KKB bisa memperoleh Senjata api dan amunisinya mulai terungkap. Bupati Kabupaten Intan Jaya, Natalis Tabuni, mengaku KKB di wilayahnya memperoleh dana untuk membeli senjata dan amunisi dari hasil rampasan dana desa.

“Jadi setelah pencairan dana desa mereka (KKB) tahu maka di perkampungan mereka sudah tunggu. Ketika dalam perjalanan bertemu dengan mereka dan disitulah mereka meminta sebagian dana tersebut, dan kalau tidak diberi akan diancam karena mereka memegang senjata, ini yang terjadi,” kata Natalis kepada Pers di Jayapura, Rabu (04/11/20).

Dijelaskan Natalis, perampasan dana Desa di wilayah pegunungan Papua memang sangat riskan, pasalnya setelah dana ditransfer ke rekening para kepala Kampung maupun benahara kampung maka dana tersebut tidak lagi dapat di kontrol penggunaannya oleh Pemerintah daerah.

“Saya berharap agar kedepan dana desa dapat di control pengunaannya, sehingga tidak ada yang di salah gunakan, “Ujarnya.

Natalis juga berharap adanya pengawasan terkait peredaran senpi di Intan Jaya, “kita harus pertegas dalam pengawasan peredaran senjata masuk ke inta Jaya, jadi walaupun orang memiliki uang banyak kalau tidak ada yang menyediakan senjata dan peluru pasti tidak akan dibeli,” Beber Natalis.

Menurut Natalis, untuk memutuskan peredaran senpi di Intan Jaya dibutuhkan kerjasama dari semua pihak, mulai dari TNI-Polri, pemerintah daerah, DPR hingga para tokoh.

“Karena, meskipun ada yang masih memegang senjata entah itu hasil rampasan atau yang sudah ada saat ini, tetapi jika peluru habis pasti tidak akan berfungsi, jadi kalau pengawasan baik KKB ini sudah tidak bisa lagi beli amunisi, “Jelasnya.

Bupati Natalis juga memberikan apresiasi kepada pihak TNI-Polri yang telah berhasil mengamankan 3 orang terkait kasus jual beli senjata api beberapa waktu lalu di kabupaten Nabire.

“Dengan ditangkapnya 3 orang tersebut, bisa memutuskan rantai jual beli senjata ke daerah pegunungan papua, kami apresiasi kinerja TNI-Polri, “Tukasnya. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bertemu Gubernur Fakhiri, Komnas HAM RI Bahas Hak Ulayat Tanah pada Proyek Strategis Nasional

    Bertemu Gubernur Fakhiri, Komnas HAM RI Bahas Hak Ulayat Tanah pada Proyek Strategis Nasional

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle topik papua
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua agar pelaksanaan program pembangunan, khususnya proyek strategis nasional (PSN) seperti cetak sawah baru, tetap menghormati dan melindungi hak-hak masyarakat adat. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komnas HAM RI Bidang Internal, Prabianto Mukti Wibowo, usai melakukan audiensi dengan Gubernur Papua […]

  • 1 Desember, Kombes Kamal : Kalau Mereka Teror, Kami Siap..!!

    1 Desember, Kombes Kamal : Kalau Mereka Teror, Kami Siap..!!

    • calendar_month Kam, 29 Nov 2018
    • account_circle topik papua
    • visibility 559
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengaku semua Personil  di jajaran Polda Papua siap mengamankan Papua dari gangguan kelompok sipil bersenjata. Hal tersebut di sampaikan Kombes Kamal kepada wartawan di ruangan media senter polda papua, kamis (29/11/18). Terkait antisipasi polda papua jelang tanggal 1 Desember, yang di akui […]

  • Kisah Penemuan Korban Tenggelam di Pantai Holtekamp

    Kisah Penemuan Korban Tenggelam di Pantai Holtekamp

    • calendar_month Kam, 29 Okt 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 2.972
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Jasad Yohanis Djunaidi Arifianto (41) warga Kabupaten Keerom yang tenggelam saat mandi di pantai Holtekam Jayapura, Rabu siang telah ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Jasad Yohanis di temukan pihak keluarga sekitar pukul 21.30 wit tergeletak di bibir pantai tak jauh dari lokasi tempat berkumpulnya keluarga yang menunggu tim SAR melakukan pencarian. “Kami […]

  • Jelang Nataru Polda Papua Batasi Jam Buka Tutup THM

    Jelang Nataru Polda Papua Batasi Jam Buka Tutup THM

    • calendar_month Jum, 15 Des 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri memastikan tempat hiburan malam (THM) dan penjualan minuman keras dibatasi. Menurut Kapolda, pembatasan itu dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan jelang natal dan tahun baru, “Seperti tahun sebelumnya, kami akan batasi tempat hiburan dan penjualan miras untuk antisipasi adanya gangguan,” tegas Kapolda di Jayapura, […]

  • Polisi Pelaku Penganiayaan Penjual Cilok di Timika Terancam Pasal Berlapis   

    Polisi Pelaku Penganiayaan Penjual Cilok di Timika Terancam Pasal Berlapis  

    • calendar_month Kam, 14 Apr 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Polda Papua memastikan bakal mengganjar sanksi tegas bagi Brigadir AK, oknum Polisi yang menganiaya seorang penjual pentolan (cilok) berinisial T alias Cak Man, saat mangkal di depan SMU Negeri 1 Timika, Rabu (13/4/2022). Brigadir AK memukul korban dan terekam jelas dalam sebuah video yang viral di media sosial. Kabid Humas Polda Papua […]

  • Tak Diborgol, Enam Tahanan Corona Kabur dari Rutan Polsek Abepura

    Tak Diborgol, Enam Tahanan Corona Kabur dari Rutan Polsek Abepura

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.031
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com –  Lagi dan lagi, enam orang pasien Covid-19, yang juga berstatus tahanan  Polisi kabur dari tempat isolasi di Rutan  Polsek Abepura. Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw menyebut enam orang tahanan ini, mengambil kesempatan dengan statusnya sebagai pasien Covid-19, lantaran tidak diborgol. “Mereka ini, tak diborgol sebab masuk kategori isolasi sambil pengobatan, namun […]

expand_less