Mandenas : TNI dan Polri Bertanggung Jawab Atas Keamanan Rakyat di Intan Jaya
- account_circle topik papua
- calendar_month Rab, 7 Okt 2020
- visibility 1.003
- comment 0 komentar

Anggota DPR-RI, Yan P. Mandenas
Jayapura, Topikpapua.com, – Pemerintah dan aparat keamanan, TNI/Polri diminta segera menghentikan rentetan konflik yang terjadi kabupaten Intan Jaya.
Permintaan itu, disampaikan Anggota Komisi 1 DPRRI, Yan Permenas Mandenas, sekaligus menanggapi informasi meninggalnya seorang gembala gereja Katolik Stasi Emodi Paroki Bilogai, di Distrik Sugapa, Rabu (07/10/20) pagi.
“Kenapa Intan Jaya terus terjadi konflik, ada apa sebenarnya disana? Dan sekarang ada penembakan lagi, mirisnya siapa pelakunya ini belum diketahui,” kata Mandenas penuh pertanyaan.
Kematian gembala gereja yang diketahui bernama Agustinus Duwitau ini, kata Mandenas kembali mengagetkannya. Apalagi, dalam beberapa pekan belakangan, kasus yang sama juga menimpa seorang pendeta, dan bahkan hingga sampai saat ini nyisahkan teka-teki siapa pelaku penembakan terhadap kedua umat tuhan tersebut.
“Sampai sekarang kasus alm Pdt. Yeremia saja belum terungkap. Mengapa ada lagi yang harus jadi korban. Sebenarnya apa yang terjadi disana,” tanya lagi.
Yan Mandenas meminta pemerintah dan TNI Polri bertanggungjawab terhadap kemanan masyarakat yang ada di Kabupaten Intan Jaya.
“Konflik seperti ini tak boleh dibiarkan begitu saja. Harus ada solusi kongkrit yang dilakukan pemerintah bersama TNI dan Polri. Jangan sampai peristiwa seperti ini berlarut-larut. Itu bisa membias ke daerah lain di Papua,” ujarnya.
Politisi Gerindra ini tegas meminta kejelasan kinerja Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) dalam mengungkap sejumlah aksi penembakan yang terjadi di Intan Jaya, khususnya terhadap alm Pdt. Yeremia.
“Kita harap bersama tim TGPF bentukan pemerintah pusat bekerja ekstra untuk mengungkap kasus penembakan alm Pdt. Yeremia. Kerja dengan keterbukaan. Tak boleh ada yang ditutup-tutupi. Siapa yang ditemukan bersalah, harus dikatakan bersalah,” tegasnya.
Sebagai repserentatif Rakyat, Mandenas menyebut akan segera ke Papua untuk melihat sejumlah isu yang terjadi disana, termasuk konflik yang terjadi di Intan Jaya.
“Satu, dua hari ini saya akan tiba di Papua. Saya akan menyerap aspirasi mengenai isu-isu yang berkembang di Papua, agar mana yang bisa kami perjuangkan, kami perjuangkan,” pungkasnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




