Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Hanya 36,1% Anak Kelas 3 SD di Papua Memiliki Keterampilan Literasi

Hanya 36,1% Anak Kelas 3 SD di Papua Memiliki Keterampilan Literasi

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Kam, 13 Jul 2023
  • visibility 109
  • comment 0 komentar

Jakarta, Topikpapua.com, – Literasi merupakan kemampuan yang penting dimiliki seorang anak untuk bisa belajar dan menggapai mimpinya. Sebagai organisasi fokus anak, Wahana Visi Indonesia (WVI) menggelar kampanye Baca Tanpa Batas untuk menjawab permasalahan rendahnya literasi anak di Papua.

Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi anak-anak di Papua melalui Kampung Literasi, yang meliputi pembangunan 3 rumah baca, 5 motor pustaka, penyediaan materi kontekstual dan alat peraga, serta penguatan masyarakat dan pemerintah, termasuk melatih tutor.

Yuventa, Head of Public Engagement & Communications WVI, menyampaikan, “Kampanye Baca Tanpa Batas menyasar sektor pendidikan, khususnya pendidikan anak-anak di Papua. Membaca di tahun-tahun pertama sekolah dasar sangat penting untuk daya ingat dan kelanjutan pendidikan anak di tahun-tahun berikutnya. Anak-anak di Papua punya potensi yang luar biasa, mereka bersemangat belajar hal baru, namun ada gap yang cukup besar antara tingkat literasi anak-anak di Papua dengan anak-anak di daerah lain. Karena itu, kami mengajak masyarakat luas untuk mewujudkan ekosistem literasi yang baik bagi anak-anak di Papua.”

Aktivitas literasi Papua paling rendah dari seluruh provinsi di Indonesia. Data survei literasi WVI di akhir tahun 2022 untuk area Sentani, Biak, Pegunungan Tengah, dan Asmat, menemukan rata-rata hanya 36,1% (N=728) anak kelas 3 SD di Papua yang memiliki keterampilan membaca dengan pemahaman.

Dari empat area dampingan WVI, anak-anak di kabupaten Asmat yang keterampilan literasinya paling rendah, hanya 26,5%. Kurang dari 10% guru di Asmat yang melakukan kegiatan literasi dasar di sekolah. Guru jarang membacakan buku cerita di kelas, jarang bertanya pada anak apa yang sedang mereka baca, dan jarang mengajarkan kosa kata baru.

“Anak-anak kelas 3 SD di Asmat hanya bisa membaca 5 kata dengan benar dalam waktu satu menit, sedangkan standarnya murid kelas 3 SD bisa membaca sampai 80 kata per menitnya”, ungkap Marthen S. Sambo, Education Team Leader WVI.

Dalam budaya Papua, budaya tutur mendominasi dibandingkan budaya tulis, karena itu isu literasi jadi persoalan turun temurun. Masih ditemukan juga guru-guru yang tidak menguasai literasi, yang berdampak pada didorongnya anak-anak membaca buku tapi guru tidak dapat mendampingi.

Di Biak, banyak guru yang sudah tua, sehingga sulit mengikuti inovasi kegiatan belajar-mengajar yang dapat memicu keterampilan murid. Pengawasan sekolah tidak berjalan sebab semua pengawas di Biak sudah pensiun. Menurut data WVI, hanya 40,9% (tahun 2022) anak kelas 3 SD di Biak terampil membaca dan paham isi bacaannya.

Kampung Literasi (KL) adalah sebuah intervensi kolaboratif dari WVI bersama para pemangku kepentingan di kampung, mulai dari anak, orang tua/pengasuh, perangkat kampung, institusi keagamaan, masyarakat, dan pemerintah. Tujuannya adalah meningkatkan akses anak pada kegiatan-kegiatan literasi yang berkualitas di kampung di daerah 3T. Dampak akhirnya adalah meningkatnya persentase anak usia sekolah dasar yang mampu membaca dan memahami bacaannya.

Monita Tahalea, Penyanyi, Hope Ambassador WVI, yang baru-baru ini berkunjung ke Biak, menyampaikan, “Aku lihat anak-anak disana masih sulit mengeja nama sendiri. Pengenalan akan diri sendiri itu penting. Anak-anak yang mengetahui identitasnya akan punya jiwa kepemimpinan, mereka tidak akan takut bertanya. Lalu, banyak kasus di Papua dimana anak-anak terjebak kasus kekerasan seksual. Ketika keterampilan literasi dimiliki, anak-anak ini bisa paham identitas mereka, punya wawasan luas, tahu hal-hal yang boleh dan tidak boleh, dan juga punya mimpi untuk hidup yang lebih baik.”

“Ketika ditanya apa harapan masyarakat disana, ada satu orang tua yang angkat tangan dan ngomong dia ingin anak-anaknya, anak-anak disana, bisa maju dan punya daya saing di tempat yang lebih luas lagi. Anak-anak, orang tua, WVI, pemerintah, dan media, mari bekerja sama untuk menghasilkan perubahan yang luar biasa bagi peningkatan literasi anak-anak di Papua”, ujar Gaby Cristy, Penyanyi, Duta Kampanye Baca Tanpa Batas, yang juga berkunjung ke Biak bersama Monita.

Figur publik lainnya yang turut mendukung kampanye ini antara lain Gaby Cristy, Joanna Alexandra, Sidney Mohede, Becky Tumewu, dan Kezia Aletheia, dan Jovial Da Lopez.

“Mimpi saya untuk anak-anak Papua adalah mereka dapat mencapai potensi maksimal mereka. Saat ini mereka belum diberikan kesempatan itu. Tidak penting untuk menyamaratakan mereka dengan anak-anak lain di pulau Jawa atau negara barat. Itu bukan tujuannya (bagi saya). Bukan untuk disamaratakan, tetapi mereka harus diberikan tempat dan kondisi agar mereka dapat mencapai potensi maksimal mereka,” demikian ditambahkan oleh Jovial Da Lopez.

WVI mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk ikut mengambil peran dalam mewujudkan harapan anak-anak di Papua untuk masa depan yang lebih baik melalui kampanye Baca Tanpa Batas. Publik bisa memberikan dukungan melalui donasi untuk bersama mewujudkan Kampung Literasi ataupun berpartisipasi melalui pembuatan video kreatif yang dapat menjadi bahan ajar untuk anak-anak di Papua. Nyatakan peranmu melalui wahanavisi.org/bacatanpabatas.

Tentang Wahana Visi Indonesia (WVI)
Wahana Visi Indonesia (WVI) adalah organisasi kemanusiaan Kristen yang fokus pada kesejahteraan anak tanpa membedakan suku, agama, ras, dan gender. WVI selalu berupaya membuat perubahan berkesinambungan pada kehidupan anak, keluarga dan masyarakat yang hidup dalam kemiskinan, dan mendedikasikan diri untuk bekerjasama dengan masyarakat paling rentan tanpa membedakan agama, ras, etnis dan gender. Lebih dari 20 tahun, Yayasan Wahana Visi Indonesia telah menjalankan program pengembangan masyarakat yang berfokus pada anak. Jutaan anak di Indonesia telah merasakan manfaat program pendampingan WVI. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Astra Motor Papua Ingatkan Pengendara untuk Tetap Cari Aman di Momen Mudik Lebaran  

    Astra Motor Papua Ingatkan Pengendara untuk Tetap Cari Aman di Momen Mudik Lebaran  

    • calendar_month Kam, 14 Apr 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Mudik menjadi momen spesial bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia, untuk bertemu dan berkumpul dengan keluarga tercinta. Diketahui selepas dua tahun pemerintah melarang mudik di tengah pandemi Covid-19, tahun ini pemerintah akhirnya memberi lampu hijau untuk warga melaksanakan mudik. Masyarakat yang melakukan aktivitas mudik, tidak terbatas hanya menggunakan angkutan umum. Mereka juga […]

  • TNI Siagakan 2 SSK Bantu Polri Redam Pertikaian Antarsuku di Wouma

    TNI Siagakan 2 SSK Bantu Polri Redam Pertikaian Antarsuku di Wouma

    • calendar_month Sen, 10 Jan 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Wamena, Topikpapua.com, – Pasca pertikaia antarsuku yang melibatka dua kelompok masyarakat dari suku Lanny Jaya dan suku Nduga, yang terjadi Minggu Januari 2022 di Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Pihak TNI langsung menyiagakan 2 satuan setingkat kompi (SSK) yaktu 1 SSK dari Kodim 1702/Jayawijaya dari 1 SSK dari Yonif 756/WMS guna membantu Polres Jayawijaya dalam […]

  • Polisi Ungkap Identitas KKB Pelaku Penganiayaan 8 Warga Sipil di Paniai   

    Polisi Ungkap Identitas KKB Pelaku Penganiayaan 8 Warga Sipil di Paniai  

    • calendar_month Sen, 10 Okt 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Kepolisian daerah Papua berhasil mengidentifikasi kelompok kriminal bersenjata yang menganiaya delapan warga sipil dan satu anggota TNI AD di Paniai Papua, pada Jumat (7/10) lalu. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua, Kombes Pol Faisal Rahmadani mengatakan pelaku penganiaya dan perampasan yang terjadi di kampung Baguwo, Distrik Topiyai adalah ulah dari KKB pimpinan […]

  • Hijaukan Merauke, Polres Tanam 2020 Bibit Pohon di 11 Lokasi

    Hijaukan Merauke, Polres Tanam 2020 Bibit Pohon di 11 Lokasi

    • calendar_month Jum, 10 Jan 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Merauke, Topikpapua.com, – Sejak tanggal 04 Januari 2020, Polres merauke dan jajaran Polsek di Kabupaten Merauke gencar menanam pohon. tercatat dari 11 lokasi yang di tanam hingga hari ini, Jumat 10 Januari 2020, Telah di tanam bibit pohon sebanyak 2020 tanaman. Kepolisian Resor Merauke, AKBP Ary Purwanto, SIK melaporkan penanaman pohon yang di laksanakan di […]

  • Jokowi Harap Keberadaan PLBN Sota Berimbas Bagi Perekonomian Masyarakat Tapal Batas

    Jokowi Harap Keberadaan PLBN Sota Berimbas Bagi Perekonomian Masyarakat Tapal Batas

    • calendar_month Ming, 3 Okt 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Jayapura, Redaksi Topik.com, – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota di Merauke, Papua, Minggu (3/10/2021). Diketahui bahwa PLBN Sota merupakan yang kedua dibangun setelah PLBN Skouw di Jayapura, dimana keduanya berbatasan langsung dengan Papua Nugini. Jokowi dalam peresmian ini mengatakan, kehadiran PLBN Sota akan meningkatkan keamanan di perbatasan negara. Selain […]

  • Jenasah Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Dalam Perahu   

    Jenasah Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Dalam Perahu  

    • calendar_month Ming, 15 Mei 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Warga Kampung Tobati, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua dihebohkan dengan penemuan mayat pria paruh baya, Minggu (15/5/2022) sekitar pukul 04.30 WIT. Mayat tersebut ditemukan seorang warga sudah terbujur kaku di atas perahu yang bertambat di samping Jembatan Ring Road atau tepatnya di jalan jarang arah ke Dermaga Kampung Tobati. Menurut warga yang […]

expand_less