Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Kapolda Papua Ajak Warga Intan Jaya Tolak Keberadaan KKB

Kapolda Papua Ajak Warga Intan Jaya Tolak Keberadaan KKB

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Minggu, 27 Sep 2020
  • visibility 4.437
  • comment 6 komentar
  • print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw mengajak semua warga Papua khususnya warga di Intan Jaya untuk menolak keberadaan KKB yang selama ini kerap melakukan tindak kekerasan terhadap warga sipil.

Menurut Irjen Paulus, KKB adalah kelompok kriminal yang sadis dan tak berprikemanusiaan dan tak ada alasan untuk membela atau melindungi mereka (KKB).

“Saya sudah lihat video pembantaian tukang ojek yang di bunuh KKB di Intan Jaya, sadis sekali.., masakan ada manusia seperti itu, orang sudah mati masih di cincang-cincang, “Kata Kapolda kepada Pers, Kamis (24/09/20).

Diungkapkan Kapolda, saat ini KKB sedang menggunakan modus mendekati para tokoh adat dan agama yang ada di Intan Jaya untuk meneriakkan kasus kematian Pendeta Yeremia, seakan-akan pelakunya adalah TNI-Polri.

” Saya mau sampaikan kepada para tokoh yang ada di Intan Jaya, jangan kuatir, kami TNI-Polri ada untuk siap membantu, jadi jangan ikuti maunya kelompok KKB itu, karena nantinya masyarakat sendiri yang akan menjadi korban,”Jelas Kapolda.

Kapolda menjelaskan saat ini KKB yang ada di Intan Jaya sedang membuat rencana besar untuk menguasai Distrik Hitadipa, dan bila itu terjadi, maka dipastikan mereka (KKB) akan menindas rakyat bahkan pimpinan daerah disana.

“Karena kalau mereka sudah berhasil menguasai wilayah itu, mereka akan menekan pemimpin dan rakyat disana, termasuk pihak lain yang tujuannya untuk membantu pembangunan di Intan Jaya. Itu Modus mereka..!, “Tukas Kapolda.

Dirinya meminta agar warga di Intan Jaya tidak ikut melindungi atau membela KKB, “Kalau warga asli disana bersepakat untuk menolak kelompok itu, itu bagus sekali.., namun ini kan tidak.., masih ada warga yang melindungi mereka, mungkin karena takut ya..,”Kata Kapolda.

Kapolda pun berharap agar warga di Intan Jaya ikut mendukung TNI-Polri untuk memberantas keberadaan KKB, sehingga pembangunan bisa berjalan lancar di Intan Jaya.

“Ada bebeapa kabupaten yang warganya sudah mulai kompak untuk menolak keberadaan KKB, tapi hingga kini masih ada sekitar tiga kabupaten yang warganya belum kompak untuk menolak keberadaan KKB di wilayah mereka, Nduga, yahukimo dan intan jaya, “Ujar Kapolda. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Komentar (6)

  • Nike w tyo

    Mereka buka Tentara Pembebasan. Mereka itu TERORIS PAPUA MERDEKA. Sudah saatnya teroris di basmi. Jgn bawa bawa agama utk melegalkan cara cara seperti mereka. Jgn cuci otak dan sebar fitnah. Ingat korban selalu berjatuhan. Jika kita aman dan damai, rasanya tidak ada korban. Mereka selalu menggunakan kekerasan dan pembunuhan warga demi perhatian dunia, seolah olah perbuatan itu adalah tindakan TNI. Itu lah trik mereka. Ingat ini NKRI, jika Teroris Papua ini berulah, TNI siap membela warga dan negara. Sampai disini paham?

    Balas28 September 2020 16:49
  • Gabriel Makaian

    Kita semua harus bisa berfikir posistif, sudah saatnya kita memberikan kesempatan kepada masyarakat Intan Jaya Khususnya dan masyarakat papua memperoleh kehidupan yang lebih baik. Kita berhenti berjuang melepaskan diri dari NKRI, kalau Tuhan menghendaki kita merdeka, menjadi negara sendiri maka sudah lama kita merdeka. Tapi Tuhan mau kita hidup bersatu rukun dan damai dalam negara kesatuan RI.
    Sebab kalau kita merdeka menjadi negara sendiri belum tentu kita bersatu dan sejahtera, sebab di papua ada 7 wilayah adat dengan krakristik masing masing, bahasa masing, sifat masing, karakter masing yang sulit menjadi satu. Saat ini kita kelihatan bersatu karena kita seakan menghadapi musu bersama, tapi kalau saat itu tiba kita akan terpecah belah karena egoisme kita.

    Balas28 September 2020 06:22
  • Sofian

    Ayo saudaraku papua semua,saatnya giat bekerja,dgn damai aman tenteram,saling membantu,sebentar lagi kita akan punya ibukota baru yg megah di kalimantan,hasil kerja keras semua anak bangsa,,mari kita nikmati bersama..

    Balas27 September 2020 23:12
  • Latif

    Sikat habis KKB beserta aktor intelektual nya jgn kasih ampun kecuali mereka mau kembali kepangkuan NKRI

    Balas27 September 2020 21:06
  • Malaka

    Lebih tepat penanganan penanganan secepat kilat …biar kita tunjuk kan bahwa TNI POLRI TNI kita sehebat dunia …tanah air kita adalah kejayaan harta di dunia.

    Balas27 September 2020 19:45
  • Labonge wermas

    KAPOLDA Papua Irjen Paulus Waterpau anda jgn salah kehadiran TNI POLRI di kabupaten Intan Jaya membunuh masyarakat sipil, terjadi penyisiran, pengeledaan, introgasi mental, membawah tampak yg sangat buruk, Hak kebebasan Hidup orang Papua dan lbh khusus rakyat Intan Jaya Telah dirampok oleh TNI POLRI anda tdk rasa berdosa, Ttpi pak KAPOLDA alias Paulus Waterbau melihat secara cermat kondisi rill seluruh tanah Papua dan Intan Jaya, Semua korban penembakan terhadap rakyat papu a adalah andalah talang pembunuhan dan kerusuhan di tanah air bumi cenderawasi ini, anda jlnkn hukum negara tetapi anda abaikan hukum Kasih Allah, di mnkh kasihmu? Hati nuranimu telah mati Paulus Waterpau.

    Balas27 September 2020 17:04

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less