Ungkapan Duka Bahlil Lahadalia Saat Menyerahkan Jenazah Alharhum HMS
- account_circle topik papua
- calendar_month Ming, 6 Sep 2020
- visibility 460
- comment 0 komentar

Penyerahan Jenazah Almarhum DR. Habel Melkias Suwae, S.Sos, di ruang sidang DPRD Kabupaten Jayapura/Irf
Jayapura, Topikpapua.com, – Kepala BKPM RI Bahlil Lahadalia mengungkapkan duka cita mendalam, dan kesedihannya saat menyerahkan jenasah Almarhum DR. Habel Melkias Suwae, S.Sos, di ruang sidang DPRD Kabupaten Jayapura, Sabtu (05/09/20).
“Almarhum DR. Habel Melkias Suwae, S.Sos, MM, bukan hanya sebagai pemimpin besar dengan visi memimpin tanpa membedakan suku, agama di Kabupaten Jayapura. Bagi saya, Kaka Habel adalah guru saya,” katanya.
Diakui, almarhum bagai dianggap orang tua, guru, kaka bahkan sahabat berdebatnya selama 18 tahun terakhir.
“Banyak kenangan indah yang tak terlupakan bersama beliau, saya seperti ini karena binaan beliau, pasang surut persoalan politik atau persoalan ekonomi, kami dua hadapi dengan baik,” sambung Bahlil.
Pantauan media, Bahlil Lahadalia tampak sangat sedih saat menyerahkan jenazah kepada Bupati Jayapura, yang ditandai dengan penyerahan foto almarhum.
Di kesempatan sama, Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia menyampaikan bela sungkawa dari Preaiden RI Joko Widodo, yang dipesan presiden atas kepergian almarhum ke sisi Tuhan.
Sosok Habel Melkias Suwae pun dinyatakannya sebagai Bupati Terbaik di Indonesia, yang mana konsep pemberdayaan kampungnya yang dibuat beliau semasa menjadi bupati, sekarang juga dipakai oleh Negara dalam bentuk program Dana Desa (DD).
“Pikiran-pikiran besar beliau menjadi inspirasi bagi kita semua, Kaka selamat jalan, saya mohon maaf,” tutup Bahlil Lahadalia terbata-bata
Sebelum dilangsungkan penyerahan jenazah almarhum dari pemerintah Kabupaten Jayapura, yaitu Bupati Jayapura kepada keluarga almarhum, ditutup dengan ucapan belasungkawa dari Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Klemens Hamo selaku pimpinan sidang paripurna khusus tersebut.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Jayapura juga menyerahkan bantuan dana Rp 150 juta kepada keluarga almarhum DR. Habel Melkias Suwae, S.Sos, MM, sebagai uang duka dari Pemkab Jayapura.
Satu per satu pejabat yang hadir dan pelayat yang ada di dalam ruang sidang DPRD Kabupaten Jayapura memberikan penghormatan terakhir, sebelum jenazah dibawa ke rumah duka di Polimak, Ardipura II, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura.
Sebelumnya, jenazah almarhum tiba di bandara Sentani sekitar pukul 11.10 WIT, dan dibawa ke gedung DPRD Kabupaten Jayapura, di Kompleks Perkantoran Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura sekitar pukul 11.45 WIT.
Setibanya di gedung DPRD Kabupaten Jayapura, dilakukan prosesi Rapat Paripurna Khusus penyerahan jenazah Alm. DR. Habel Melkias Suwae, S.Sos, M.Si, yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Jayapura Klemens Hamo, S.IP.
Jenazah selanjutnya di serahkanPemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, kepada keluarga, untuk disemayamkan di kediaman duka di Polimak, Ardipura, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura.
Acara penyerahan jenazah yang ditutupi bendera Merah Putih ini ditandai dengan penyerahan foto almarhum melalui perwakilan keluarga almarhum untuk dibawa ke rumah duka di Polimak, Ardipura, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura.
Tokoh yang tercatat sebagai pencetus Pemberdayaan Kampung dan pembangunan di Kabupaten Jayapura ini meninggal dalam usia 68 tahun.
Almarhum yang juga Ketua DPW Partai Perindo Papua ini sempat mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Papua periode 2018-2023 berpasangan dengan John Wempi Wetipo sebagai calon Gubernur Papua tetapi gagal.
Selanjutnya, pada bulan Juni 2020 almarhum ditunjuk sebagai Staf Khusus (Stafsus) Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI Bidang Hubungan dengan Daerah. Hanya saja, belum genap satu tahun menjabat sebagai Stafsus BKPM RI, almarhum meninggal dunia.
Sebelumnya, tokoh masyarakat Papua yang juga sebagai mantan Bupati Jayapura dua periode, DR. Habel Melkias Suwae, S.Sos, MM, dikabarkan meninggal dunia di Jakarta, Kamis (03/09/20).(Irf)
- Penulis: topik papua




