Tukang Kayu Dibantai KKB di SMP YPK Yakpesmi Dekai Yahukimo
- account_circle topik papua
- calendar_month Sen, 2 Feb 2026
- visibility 1.048
- comment 0 komentar

Yahukimo, Topikpapua.com, – Seorang Warga Sipil yang berprofesi sebagai tukang kayu tewas di bantai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat sedang bekerja membuat meja dan kursi belajar di SMP YPK Yakpesmi Dekai, Kabupaten Yahukimo, Senin (2/2/2016).
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Faizal Ramadhani mengatakan, Korban diketahui bernama Daniel Datti, SE (41) dan berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami sejumlah luka serius di bagian kepala, punggung, dan kedua lutut.
” Berdasarkan keterangan para saksi menyebutkan, kejadian bermula dari suara tembakan yang terdengar dari arah belakang sekolah. Saksi sempat melihat korban berupaya menyelamatkan diri dari kejaran para pelaku menuju ruangan guru, namun tiga orang pelaku bersenjata, satu membawa senjata rakitan panjang, satu membawa kapak, dan satu lainnya merekam menggunakan telepon genggam,” ungkap Brigjen Faizal.
Tak mampu lagi berlari menyelamatkan diri, korban kemudian dibantai di dalam ruangan guru sebelum para pelaku melarikan diri ke arah belakang kompleks sekolah,” sambung Faizal.
Menerima laporan, personel Satreskrim Polres Yahukimo langsung menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara, mengevakuasi korban, memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan barang bukti.
Jenazah korban lalu dibawa ke RSUD Dekai untuk dilakukan visum oleh tim medis. Sejumlah barang bukti turut diamankan dari lokasi kejadian dan dari pihak rumah sakit, termasuk serpihan kaca, batu, pakaian korban, serta serpihan logam yang diduga proyektil.
” kejadian ini bukan hanya merengut nyawa Daniel, tapi juga terjadi pengrusakan terhadap kaca ruang kelas XII SMP YPK Yakpesmi serta kerusakan kaca belakang sebuah mobil berwarna merah yang tengah parkir di halaman sekolah akibat lemparan batu,” jelas Brigjen Faizal.
Atas kejadian ini, Brigjen Faizal menyampaikan belasungkawa mendalam atas insiden yang terjadi di lingkungan pendidikan tersebut, “Kami sangat berduka atas meninggalnya korban. Lingkungan sekolah harus menjadi ruang aman bagi semua orang. Saat ini aparat gabungan fokus melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap para pelaku dan memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kehadiran aparat di wilayah Yahukimo akan terus diperkuat melalui patroli dan langkah pengamanan terbuka maupun tertutup guna mencegah aksi kekerasan serupa.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menambahkan bahwa pihaknya juga menjalin koordinasi dengan pihak sekolah serta tokoh masyarakat setempat pascakejadian.
“Kami ingin memastikan para guru, siswa, dan warga sekitar merasa aman. Pendekatan dialogis kami kedepankan, bersamaan dengan upaya penegakan hukum terhadap para pelaku,” katanya.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap identitas pelaku yang saat ini berstatus dalam penyelidikan. Aparat memastikan proses hukum berjalan dan situasi keamanan di Dekai tetap dikendalikan agar aktivitas masyarakat, khususnya kegiatan pendidikan, dapat kembali berlangsung dengan aman. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


