BTM Minta Yan Mandenas Segera Serahkan Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Persipura
- account_circle topik papua
- calendar_month Jum, 5 Mei 2023
- visibility 93
- comment 0 komentar

Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano (kiri), meminta kepada Yan Permenas Mandenas untuk segera melaporkan keuangan klub/ist
Jayapura, Topikpapua.com – Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, meminta kepada manajer klub, Yan Permenas Mandenas, untuk segera melaporkan keuangan klub.
Pasalnya, hingga kini, Yan Mandenas belum melaporkan keuangan klub. Oleh sebab itu, melalui hasil rapat interna di kediaman Rudy Maswi, Kamis (4/5/2022) kemarin, Benhur Tomi Mano meminta agar hal tersebut segera diselesaikan.
“Apakah sudah selesai dikerjakan, sedang dikerjakan, atau seperti apa? Apabila dalam pengerjaannya ada kendala silakan sampaikan ke kita,” kata Benhur Tomi Mano melalui keterangan pers yang diterima pada Jumat (5/5/2023) malam.
Pria yang biasa disapa BTM ini menambahkan, pengurus Persipura sampai saat ini masih menunggu terkait laporan keuangan dari pihak manajemen.
Sebab, menurut mantan Wali Kota Jayapura dua periode itu, manajemen yang menggunakan semua anggaran keuangan Persipura pada kompetisi Liga 2 musim 2022/2023 lalu.
“Jadi kita tidak tahu dibelanjakan untuk apa, kita tidak punya nota, atau bukti pembayaran dan lain-lain sehingga tidak mungkin kita yang bikin laporan itu, kalau kita yang bikin kan sudah pasti rekayasa, itu kan bahaya,” imbuh BTM.
Sementara itu, BTM menjelaskan, persiapan klub berjuluk Mutiara Hitam sudah harus dilakukan untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2023/2024 yang rencananya bakal digelar pada November mendatang.
Namun, lantaran masalah laporan keuangan ini, BTM menambahkan, persiapan klub bisa menjadi terhambat karena mesti menyerahkan pertanggungjawaban ke pihak sponsor.
“Kita sudah menunggu berbulan-bulan, sudah bersurat berkali-kali, tapi sama sekali tidak ada tanggapan. Jadi kita mohon komunikasi dan kerjasamanya demi kelangsungan Persipura Jayapura,” ungkapnya.
Selain itu, BTM juga sangat menyayangkan atas keterlambatan pihak manajemen dalam melaporkan keuangan klub. Pasalnya, selama bertahun-tahun, Persipura tidak pernah telat memberikan pertanggungjawaban kepada sponsor.
“Bisa ditanyakan ke Bank Papua dan Freeport, baru kali ini kita lambat dan kalau sampai batas waktunya belum juga diserahkan pasti akan berdampak hukum karena pertanggungjawaban miliaran rupiah,” sesalnya.
Rencananya, setelah masalah laporan keuangan ini selesai. Pengurus Persipura bakal segera fokus untuk menyiapkan tim seperti penyusunan manajemen, panitia pelaksana, ofisial, pelatih, pemain, dan pemusatan latihan.
“Dan terkait sponsor kita juga sudah bersurat untuk permohonan audiens dengan Freeport dan Bank Papua. Semoga dalam waktu dekat sudah bisa dapatkan kepastian waktu audiens dari mereka,” pungkasnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




