Masuk 8 Besar se-Indonesia, Sumule : Hanya Doa yang bisa Kalahkan Corona
- account_circle topik papua
- calendar_month Kam, 23 Apr 2020
- visibility 3.189
- comment 0 komentar

Jubir Covid-19 Papua, dr.Silwanus Sumule / ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Jumlah Pasien Positif C-19 di Papua terus meningkat, hingga hari ini, Kamis 23 April 2020, berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Papua di laporkan jumlah komulatih kasus positif di Papua sebanyak 131 kasus.
Angka ini mendudukkan Provinsi Papua di peringkat ke-8 sebagai Provinsi dengan jumlah pasien positif C-19 terbanyak setelah Bali dengan 167 kasus di peringkat ke tujuh.
Jubir Satgas Covid-19 Papua, dr.Silwanus Sumule mengatakan dengan jumlah 131 kasus positif ini menggambarkan bahwa tim surveilance baik di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota telah bekerja dengan sangat baik untuk menemukan pasien yang terjangkit.
“Ada dua sebab, pertama tim kita sangat solid di lapangan dan mampu mentrace dan menemukan pasien yang positif dengan cepat, kedua angka ini menggambarkan masyarakat kita belum sepenuhnya menjalankan social dan fisical distansing dengan baik, “Kata Sumule kepada Pers, Kamis (23/04/20).
Menurut Sumule, hingga kini hanya ada satu solusi agar pandemi Covid di Papua segera reda dan bahkan tuntas, yaitu dengan kekuatan doa bersama.
“Hanya kekuatan doa yang mampu bantu kita semua di Papua untuk lawan virus ini, untuk itu kami minta masyarakat Papua mari bersama-sama siapkan waktu untuk terus mendoakan kami tim medis, doakan juga tenaga surveilance di lapangan dan tentunya doakan semua pasien kita, Karena hanya kekuatan doa bersama yang bisa mengalahkan virus ini, “Beber Sumule.
Hari ini ada Tambahan 7 kasus baru dan 2 pasien sembuh
Tambahan tujuh kasus baru yakni berasal dari Kabupaten Keerom (2 orang), ABK Kapal KM Dobonsolo (3 Orang) dan dari kabupaten Mimika 1 Orang.
“Dari total 131 pasien positif kita, saat ini ada 89 orang yang dalam perawatan atau 68 persen dari jumlah pasien positif, ada 35 pasien yang sembuh atau 27persen dari total pasien positif dan Puji Tuhan sudah 13 hari ini untuk pasien yang meninggal dunia tidak ada penambahan, tetap diangka 7 atau hanya 5 persen dari total pasien positif, “Jelas Sumule.
Sementara untuk data ODP sebanyak 3850 orang atau bertambah sebanyak 109 orang, sedangkan jumlah PDP juga bertambah sebanyak 15 orang dari 160 menjadi 175 orang.
“ Sampai saat ini kami juga telah berhasil melakukan test PCR sebanyak 682 sampel, sementara untuk kondisi 89 pasien yang sampai saat ini masih dalam perawatan kondisi mereka stabil dan berada dalam status sakit ringan sampai sedang, “Beber Sumule.
Sumule juga memberikan apresiasi kepada tim medis di rumah sakit rujukan di seluruh Papua yang telah bekerja keras hingga jumlah pasien sembuh di Papua terus meningkat.
“ Puji Tuhan walaupun hari ini ada tambahan 7 kasus baru, tapi ada juga dua pasien kita di kota jayapura yang sembuh, dan bila kita persentasekan maka tingkat kesembuhan kita di Papua termasuk tertinggi di Indonesia yaitu mencapai 27 persen, angka kematian pasien kita juga bisa kita pertahankan tetap diangka 7, “Kata Sumule.
Ditanya soal tingginya angka kesembuhan di Papua, Sumule menjelaskan bila angka tersebut bisa di raih karena kerja keras tim surveilance yang mampu menemukan pasien sedini mungkin.
“ Pasien Sembuh kita banyak karena petugas-peugas kita mampu menemukan kasus sedini mungkin, sehingga saat tiba di rumah sakit langsung di tangani sehingga statusnya tidak naik, jika datang dengan sakit ringan maka kita usahakan agar tidak naik ke sakit sedang, begitu juga bila datang dengan status sedang akan kita usahakan agar tidak naik menjadi sakit berat, “Jelas Sumule.
Sumule pun berharap agar masyarakat lebih tertib lagi dalam menjalankan protokol-protokol kesehatan yang di sampaikan oleh pemerintah.
“Jangan keluar rumah bila tidak penting, kalau terpaksa keluar rumah selalu gunakan masker, hindari kerumunan, jangan kontak dengan orang di luar rumah, jaga kebersihan lingkungan dan selelu mencuci tangan, “Pungkas Sumule. #kojagasasajagakotongsemuaselamat. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




