Keracunan RW di Pesta Ultah, 53 Orang Masuk RS di Boven Digoel
- account_circle topik papua
- calendar_month Ming, 23 Okt 2022
- visibility 548
- comment 0 komentar

Para pasien keracunan daging RW (anjing) di Boven Digul/ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Sebanyak 53 warga dikabarkan mengalami keracunan usai menyantap daging anjing atau RW saat menghadiri pesta ulang tahun di Jalan Ampera, Kampung Persatuan Distrik Mandobo, Kabupaten Boven Digoel, Sabtu (22/10/2022).
Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal membenarkan insiden tersebut.
“Ya, saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh Sat Reskrim Polres Boven Digoel,” katanya saat dikonfirmasi, Minggu (23/10/2022) malam.
Kamal menjelaskan, peristiwa keracunan tersebut berawal dari adanya laporan warga kepada piket jaga Polres Boven Digoel Sabtu malam sekitar pukul 22.00 WIT.
Saat itu, sambung dia, pihak pelapor memberitahukan ada sejumlah warga yang dilarikan ke rumah sakit akibat keracunan makanan.
“Dari laporan itu, anggota piket jaga dipimpin Pawas AKP Husain ABD Rahim dan Kapolsek Mandobo Iptu Susanto mendatanggi TKP dan mengecek keadaan para korban di RSUD Boven Digoel,” tutur Kamal.
Dari keterangan pihak rumah sakit, para korban yang datang rata-rata mengeluh mereka mengalami rasa mual, muntah, pusing, mencret, dan berkeringat.
“Dari keterangan para pasien, mereka dari tempat acara yang sama dan menyantap makanan yang sama yaitu daging anjing atau RW sehingga dicurigai bahwa para pasien keracunan daging tersebut,”beber Kamal.
Adapun jumlah korban yang mengalami keracunan yaitu 53 orang. Saat ini warga yang keracunan itu telah mendapat penanganan medis, dan mulai berangsur meninggalkan rumah sakit, dan kembali ke rumah masing-masing.
“Setelah mendapatkan penanganan medis pasien sudah membaik di perbolehkan pulang namun bila sampai rumah masih merasa kurang sehat masyarakat bisa kembali ke RSUD guna melakukan kontrol,” ucap Kamal.
Selanjutnya Satuan Reskrim Polres Boven Digoel telah memeriksa TKP, dan sudah mengambil sempel makanan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




