Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » KESEHATAN » Polda Papua Periksa dr. Manansang Terkait Obat Illegal HIV/AIDS

Polda Papua Periksa dr. Manansang Terkait Obat Illegal HIV/AIDS

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sen, 3 Feb 2020
  • visibility 7.174
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, –  Polda Papua saat ini sedang menyidik kasus yang melibatkan dokter Jhon Manansang terkait penjualan obat/suplemen Purtier Placenta yang di klaim dapat menyembuhkan penyakit HIV/AIDS.

Penyidikan tersebut mencuat setelah Polisi mendapat pengaduan dari masyarakat yang mengeluh pasca pengunaan obat/suplemen Purtier Placenta.

” Awal pengenalan obat ini di perkenalkan oleh dokter Manangsang sebagai pengganti obat HRV, kami mendapat keluhan dari banyak orang yang sudah mengkomsumsi obat ini, bahwa kesehatan nya malah tidak membaik, menurun bahkan ada yang meninggal dunia, ” Ungkap Kanit I Sub Dit Indagsi Reskrimsus Polda Papua, AKP. Komang Yustrio Wirahadi kepada Redaksi Topik, Senin (03/02/20).

Menurut Komang hingga saat ini dari hasil laporan masyarakat dan hasil penyidikan polisi, di dapati sudah empat orang di laporkan meninggal dunia akibat mengkomsumsi obat/suplemen Purtier Placenta.

” Ada laporan dari warga sudah empat orang yang meninggal dunia akibat mengkomsumsi suplemen ini, sementara itu kami juga sudah memeriksa tiga saksi yang mana mereka adalah pemakai obat/suplemen itu. ketiganya adalah korban yang juga adalah penderita HIV, ” Beber Komang.

Menurut Komang, dari hasil keterangan dan verifikasi di lapangan, peredaran obat/suplemen Purtier Placenta sudah hampir dua tahun lamanya, namun baru terungkap setelah banyaknya orang yang mengadu baik itu ke balai POM, KPA  dan ke Polisi.

“Kebanyakan aduannya sama yakni sejak mengkomsumsi suplemen tersebut mereka tidak sembuh tetapi kesehatannya semakin menurun, sementara mereka sudah mengeluarkan uang yang cukup banyak untuk membeli suplemen tersebut, ” Jelasnya.

Lanjut Komang bila pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Balai Pegawasan Obat dan Makanan Provinsi Papua terkait peredaran obat/suplemen Purtier Placenta.

” Balai POM juga sudah menyampaikan kepada kami bahwa penyebaran obat ini sudah sangat meresahkan, khususnya di tanah Papua, dan menurut mereka (BPOM) sebenarnya Purtier Placenta ini adalah suplemen dan bukan obat, ” tukasnya.

Lanjutnya, setelah di selidiki ternyata Purtier Placenta adalah suplemen generasi keenam, dimana kandungan nya ada plasenta rusa di dalamnya, ” Balai POM sudah menyampaikan ke kami bahwa barang ini belum memiliki ijin edar, jadi belum layak untuk di komsumsi atau diedarkan ke masyarakat secara luas, ” Tegas AKP Komang.

” Kami sudah menyita suplemen plasenta ini dari dokter jhon manangsang sebanyak 30 kotak, dimana satu kotaknya berisikan 30 pil. harga 1 kotak ini adalah 6 juta rupiah, tapi di daerah jawa harganya hanya 1-2 juta rupiah, ” Tambah nya.

Menurut Komang, atas temuan ini bila terbukti maka tersangka nantinya akan di kenakan pasal tentang kesehatanyakni, 197 junto pasal 106 dengan ancaman 15 tahun penjara.

” Perkara ini sudah kami lakukan penyidikan tapi belum ada penetapan tersangka, jadi dokter Jhon hingga saat ini statusnya masih saksi. dalam hal ini kami butuh proses lebih lanjut tidak serta merta menetapkan orang sebagai tersangka sebelum melewati tahapan-taapan pemeriksaan saksi, pengumpulan barang bukti dan langkah lainnya, ” Ungkap AKP Komang.

Disinggung soal penyebaran obat/suplemen yang sudah menyebar ke banyak daerah di Papua dan banyaknya penjual obat/suplemen tersebut (selain dr Jhon) , AKP Komang mengaku bila pihaknya saat ini baru memanggil dr Jhon sebagai saksi karena menemukan bukti bahwa dr Jhon menyatakan obat/suplemen Purtier Placenta adalah obat HIV/AIDS.

” Ada beberapa orang yang juga mengedarkan barang ini tapi sebagai suplemen, tetapi untuk dokter manansang mengedarkan barang ini dengan pengakuan ini adalah obat pengganti HRV yang dapat menyembuhkan HIV/AIDS, bahkan meyakinkan konsumennya lewat tulisan nya di buku dan di berbagai seminar yang mengatakan bahwa plasenta ini adalah obat HIV, sedangkan kami verifikasi ternyata hanyalah suplemen, ” kata AKP Komang menjelaskan alasan pemanggilan dokter Jhon sebagai saksi.

” kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak salah menafsirkan, yang ingin kami sampaikan bahwa apa yang di sampaiakan oleh dokter manansang bahwa Purtier Placenta yang di jualnya adalah obat itu salah, yang benar adalah suplemen makanan yang notabene tidak bisa menyembuhkan penyakit HIV atau penyakit lainnya, ” Pungkas AKP. Komang Yustrio Wirahadi. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawa 21 Kg Ganja ke Kota Jayapura, Lima WNA Ditetapkan Tersangka

    Bawa 21 Kg Ganja ke Kota Jayapura, Lima WNA Ditetapkan Tersangka

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Tim Opsnal Satuan Narkoba Polresta Jayapura Kota  menetapkan lima tersangka pelaku penyalahgunaan narkotika jenis ganja. Lima tersangka itu merupakan warga negara (WN) Papua Nugini (PNG). Sebelumnya, kelima tersangka ditangkap pada Selasa (12/4/2022) saat meggunakan longboat melintasi Pantai Ciberi menuju ke Kampung Enggros, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, sekira pukul 01.30 WIT. Dalam […]

  • DPO KKB Puncak Tertangkap di Sentani, Ini Kejahatannya

    DPO KKB Puncak Tertangkap di Sentani, Ini Kejahatannya

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Satgas Ops Damai Cartenz-2025 berhasil menangkap seorang DPO Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Sentani, Jayapura, pada Jumat, (31/01/2025). DPO yang diamankan adalah Yantis Murib alias Nosin Murib, yang diketahui merupakan bagian dari kelompok yang dipimpin oleh Jeki Murib alias Papuanus alias Kasuari. Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Faizal Ramadhani, menyampaikan bahwa Yantis […]

  • Hijaukan Merauke, Polsek Jagebob Tanam Ratusan Bibit Pohon

    Hijaukan Merauke, Polsek Jagebob Tanam Ratusan Bibit Pohon

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Merauke, Topikpapua.com,  – Polsek Jagebob Merauke menyiapkan lahan seluas 12.500 m² untuk di tanami ratusan bibit Pohon. Giat ini di gelar guna menyukseskan satu juta pohon untuk Indonesia yang di canangkan Kapolri. Kapolsek Jagebob, Ipda Sukirno beserta anggotanya mulai menanam ratusan Pohon pada Rabu, (8/1/2020).  Penanaman Pohon di laksanakan dihalaman Mapolsek Jagebob dan Tanah milik […]

  • Ini Daftar Prestasi Matius D Fakhiri, Raih KPLB Menjadi Komjen Polisi

    Ini Daftar Prestasi Matius D Fakhiri, Raih KPLB Menjadi Komjen Polisi

    • calendar_month Jum, 23 Agu 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.206
    • 0Komentar

    Jakarta, Topikpapua.com, – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara korps raport kenaikan pangkat sejumlah perwira tinggi (pati) Polri di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Jumat (23/8/2024). Tercatat ada 12 pati Polri yang naik pangkat dari Brigjen atau jenderal bintang satu hingga Komjen atau jenderal bintang tiga. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol […]

  • Dewan Adat Sarmi Sayangkan Komentar KNPI Sarmi Terkait Kinerja PJ Bupati

    Dewan Adat Sarmi Sayangkan Komentar KNPI Sarmi Terkait Kinerja PJ Bupati

    • calendar_month Sel, 14 Feb 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Dewan Adat Kabupaten Sarmi bersama lima kepala suku besar Kabupaten Sarmi menyayangkan kritikan dan rekomendasi KNPI Sarmi terhadap Pj Bupai Sarmi tentang keberadaannya yang jarang di tempat. Sebelumnya beredar rekomendasi KNPI Sarmi yang meminta digantinya Pj Sarmi saat ini karena dinilai jarang di tempat. “Untuk menyikapi ini kami ketua-ketua dari lima suku […]

  • 150 Prajurit Korem 172/PWY Dibekali Wawasan HAM

    150 Prajurit Korem 172/PWY Dibekali Wawasan HAM

    • calendar_month Rab, 23 Nov 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Sebanyak 150 personel Korem 172/PWY menerima pembekalan tentang wawasan Hak Asasi Manusia yang diberikan oleh Direktur Perhimpunan Advokasi Kebijakan Hak Asasi Manusia (PAK-HAM) Papua, Mathius Murib, bertempat di Aula Makorem 172/PWY, Rabu (23/11/2022). Kepala Staf Korem (Kasrem) 172/PWY Kolonel Inf Bayu Sudarmanto menyampaikan bahwa kegiatan ini diberikan tidak hanya bagi prajurit Makorem […]

expand_less