Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » KESEHATAN » Polemik Suplemen Purtier Placenta Bagi ODHA, Ini Komentar dr. Jhon Manansang

Polemik Suplemen Purtier Placenta Bagi ODHA, Ini Komentar dr. Jhon Manansang

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sel, 14 Mei 2019
  • visibility 4.017
  • comment 0 komentar

Sentani, Topikpapua.com, -Belakangan beredar informasi di tengah masyarakat yang mengatakan obat bahwa obat ARV (antiretroviral) untuk pasien Human Immunodeficieny Virus (HIV) atau ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) akan diganti dengan suplemen Purtier Placenta.

Menangapi kabar tersebut, Redaksi Topik mencoba  mengklarifikasi kebenaran informasi kepada salah satu anggota Team Elite PAVO Papua di perusahan Riway International di Singapura yang memproduksi Purtier Placenta Sixth Edition, dr Jhon Manansang.

” Memang benar ada obat/suplemen baru yang namanya Purtier Placenta , namun kehadiran Purtier Placenta itu bukan untuk mengganti ARV, Tapi, hanya sebagai pendukung dari ARV,” Jelas dr. Jhon Manansang saat ditemui Redaksi Topik di Kediamannya belum lama ini.

Menurut dr Jhon, produk Purtier Placenta yang diproduksi dari New Zealand ini di organisir oleh perusahaan Riway International yang ada di Singapura dan sampai hari ini sudah 80 negara yang mengkonsumsi Purtier Plasenta.

 ” Dari 80 Negara di dunia, Indonesia merupakan negara kedelapan yang mengkonsumsi atau merima Purtier Plasenta sebagai salah satu solusi kesehatan bagi ODHA,” ungkap dr Jhoon.

Dirinya menyebutkan, isi Purtier Placenta yang dalam bentuk kapsul itu salah satu kandungan zatnya adalah steamcell 100 mg ditambah 12 bahan-bahan alami atau herbal.

“Isinya menurut saya, dari ilmu pengetahuan yang saya baca atau yang saya ketahui, ini memang sebuah produk dengan nilai yang sangat unik dan sangat luar biasa. Dia (Purtier Placenta) bisa memberikan peningkatkan kekebalan (imunitas), dia juga bisa memperbaiki sel-sel yang rusak dan sel-sel yang mati bisa dihidupkan kembali,” bebernya.

Jhon menilai, manfat dari Kapsul itu sangat bagus untuk hal-hal pada pasien-pasien yang memang di dalam tubuhnya mengalami kematian sel secara permanen. Sebagaimana dalam kasus gagal ginjal, diabetes mellitus, dan juga kematian sel akibat inveksi HIV yang mematikan T-limfosit atau sel kekebalan tubuh manusia.

Beberapa waktu lalu, dr Jhon mengisahkan bila produk Stemcell tersebut di berikan ke salah satu pasienn nya yang datang dengan keluhan inveksi HIV dan merasa bosan atau jenuh minum obat ARV.

“Pasien yang pertama saya tangani itu, dia pasien yang telah minum ARV selama tiga tahun. Karena berhenti minum ARV, sehingga kondisinya drop dan saat hendak kembali meminta ARV ke pusat layanan ditolak. Karena kondisi HIV/AIDS-nya sudah mencapai stadium tiga, sehingga tidak bisa minum lagi obat ARV ini. Nah, Dalam kondisi tersebut dan tidak minum obat apa-apa, saya suruh dia untuk mencoba produk Purtier Stimcell dan ternyata keesokan harinya mulai ada semangat dan perubahannya begitu cepat, sehingga satu minggu kemudian disarankan kembali ke pusat layanan untuk kembali mendapatkan ARV,” beber dr Jhon.

Lanjutnya, Setelah diperiksa apakah pantas untuk kembali mengkonsumsi ARV, dia dinyatakan berhak untuk mendapatkan ARV karena kondisinya sudah membaik. “ Jadi anjuran kita dia harus tetap minum ARV nanti malam sebelum tidur kita suruh minum purtier placenta sebagai pendukung untuk menambah kekebalan tubuh serta sel-sel yang sebelumnya telah mati,” jelas dr Jhon yang juga salah satu member dari produk tersebut.

Dari pengalaman tersebut, dr Jhon kemudian menginformasikan ke pengurus KPA Provinsi Papua, “ kejadian itu saya Laporkan ke pemerintah, laporkan ke dinas kesehatan, laporkan kepada semua institusi yang terkait. Supaya coba lihat, ini peluang ini baik atau tidak,” jelas dr Jhon.

Walau demikian dr Jhon mengaku bila ARV adalah lini primer (lini pertama) untuk pengobatan menekan virus. Sedangkan produk Purtier Plasenta sebagai penunjang/pendukung terhadap harapan pasien untuk mendapat kesembuhan.

 “Nah ini mimpi dari saya. Suatu ketika dunia ini mengetahui bahwa ada obat atau ada kombinasi obat yang bisa menyembuhkan orang dari HIV. Dia harus sembuh supaya dia kembali kepada keluarga yang normal,” lanjut Jhon Manansang.

Masalah harganya yang mahal, diakui produk tersebut barang mahal, karena hidup orang Papua mahal.

“Untuk hidup ini mahal. Apalagi pak Gubernur bilang, “Selamatkan yang sisa dari yang tersisa”. Yang tersisa sedikit stok itu sangat mahal,” imbuhnya.

Legal kah Suplemen Purtier Placenta…??

Disinggung tentang legalitas yang disebut Balai Besar POM Jayapura belum teregister, hal itu ditepis oleh dr. Jhon Manansang, karena menurut nya, Purtier Placenta sudah ada di lima wilayah di Indonesia, dan sangat terbuka di Jakarta dan dimana-mana.

“Kenapa sampai yang edisi keenam ini belum terlabel nomor, karena masih diperiksa. Dia kan baru selesai di edisi kelima, baru masuk di edisi keenam ini baru beberapa bulan terakhir ini. Itu Balai Besar POM belum selesai memeriksa. Kalau sudah selesai pasti akan dikasihi nomor register,” paparnya.

Dikatakan, target dari perusahaan Riway selaku produsen Purtier Stemcell adalah bagaimana bisa memberikan nomor Balai Besar POM yang konstan untuk beberapa waktu kedepan.

“Karena kita tiap dua tahun sudah ubah, untuk menghindari pemalsuan dan juga menghindari masa expired (kadaluwarsa),” bebernya.

Sehingga ditekankan bahwa terkait situasi yang terakhir berkembang di wilayah Kota Jayapura dan Papua pada umumnya bahwa seolah-olah kehadiran Purtier Placenta akan menggantikan ARV, adalah satu pandangan yang keliru.

“Karena ARV dengan Purtier Placenta merupakan dua produk atau dua zat yang berbeda. Sebagai seorang medis sangat mengerti, ARV diperuntukkan untuk menekan atau merepresi virus HIV. Itu jelas sekali, dan itu merupakan prioritas primer dalam penanganan HIV di seluruh dunia,” Pungkas dr Jhon Manansang. (Irf/RT)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Horee.., Sudah 29 Orang Pasien Positif C-19 di Papua dinyatakan Sembuh

    Horee.., Sudah 29 Orang Pasien Positif C-19 di Papua dinyatakan Sembuh

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 4.030
    • 2Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Berita menggembirakan datang dari pandemi C-19 di Papua, Hari ini, Senin 20 April 2020 di laporkan Satgas Covid-19 Papua bahwa Sebanyak 29 pasien positif Covid-19 di Provinsi Papua dinyatakan sembuh. Angka tersebut setara dengan 27 persen dari jumlah total kasus yang ditangani Papua selama masa pandemic Corona 17 Maret lalu. “Kami senang […]

  • Kalah dari Borneo, JFT Tak Mau Salahkan Wasit

    Kalah dari Borneo, JFT Tak Mau Salahkan Wasit

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.385
    • 0Komentar

    Samarinda, Topikpapua.com, – Borneo Fc berhasil meraih poin penuh saat menjamu Persipura Jayapura dalam lanjutan liga 1 tahun 2020. Pada pertandingan yang di gelar di stadion Segiri Samarinda Sabtu (07/03/20) tersebut Pesut Etam berhasil menang dua kosong atas Mutiara Hitam. Meskipun Borneo FC diuntungkan setelah dikartumerahkannya Arthur Cunha pada menit ke 9, namun Gol Borneo […]

  • Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Keerom Terendam Banjir

    Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Keerom Terendam Banjir

    • calendar_month Sab, 29 Des 2018
    • account_circle topik papua
    • visibility 880
    • 0Komentar

    Jayapura,Topikpapua.com, – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Jayapura dan sekitar nya dalam kurun waktu dua hari terkahir mengakibatkan ratusan rumah di Kabupaten Keerom terendam banjir. Dari data yang dihimpun Redaksi Topik dari berbagai sumber, wilayah yang dilanda banjir dengan ketinggian air mencapai kurang lebih 1 meter antara lain Kampung Jaifuri Arso III, Kampung wulukbun […]

  • DPRD Kabupaten Jayapura Setuju Anggaran Covid-19 di Tambah

    DPRD Kabupaten Jayapura Setuju Anggaran Covid-19 di Tambah

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 668
    • 0Komentar

    Sentani, Topikpapua.com –  Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Klemens Hamo, S.IP mendukung sikap pemerintah, untuk  menambah biaya penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Jayapura.  “Kami dari Dewan tentunya sangat mendukung untuk penambahan anggaran penanganan Covid-19,” jelas Ketua DPRD Kabupaten Jayapura kepada wartawan di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, belum lama ini. Kata Klemen, saat ini penanganan Covid-19 […]

  • Bangkai Pesawat Perang Dunia II di Temukan

    Bangkai Pesawat Perang Dunia II di Temukan

    • calendar_month Sel, 28 Jul 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 451
    • 0Komentar

    Sentani, Topikpapua.com –  Puing pesawat yang diduga sisa peninggalan Perang Dunia (PD) ke-II , ditemukan penyelam di laut sekitar Tanjung Demoy, Depapre. Puing berupa sayap kanan dan propeller atau baling-baling Pesawat itu, menurut Wadir Polair Polda Papua, AKBP Michael Mumbunan, S.IK, ditemukan oleh Club Selam MM97DC Papua di kedalaman 15 meter. ” Kami duga itu bangkai pesawat PD […]

  • BTM : Penghentian Liga 2 Bukan Keputusan Ketum PSSI

    BTM : Penghentian Liga 2 Bukan Keputusan Ketum PSSI

    • calendar_month Sel, 7 Mar 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Ketua Umum Persipura Jayapura, yang juga Komisaris Utama PT. Persipura Papua, Benhur Tomi Mano menanggapi soal informasi bahwa Klub Persipura Jayapura mengungkapkan kekecewaan atas keputusan penghentian kompetisi Liga 2 pasca Sarasehan Sepakbola di Surabaya, beberapa waktu lalu. BTM menjelaskan, bahwa sesuai undangan Sarasehan dari PSSI, Persipura Jayapura diwakili oleh Direktur Utama, Herat […]

expand_less